Jumat, 7 Agu 2026
light_mode

700 Juta Telur: Peluang atau Ketergantungan Baru?

  • account_circle Prof Dr Nandan Limakrisna, ST, MT
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • print Cetak

Oleh: Nandan Limakrisna

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membuka fakta yang mencengangkan: Indonesia membutuhkan sekitar 700 juta butir telur untuk memenuhi kebutuhan program tersebut.

Angka ini bukan sekadar statistik konsumsi, melainkan cerminan dari terbentuknya pasar pangan dalam skala nasional yang sangat besar.

Dalam merespons kebutuhan tersebut, muncul langkah menggandeng pelaku usaha luar negeri untuk memperkuat pasokan. Dari sudut pandang jangka pendek, langkah ini dapat dipahami sebagai upaya pragmatis untuk menjaga kelancaran program. Namun dari perspektif strategis, langkah tersebut memunculkan pertanyaan yang lebih mendasar: apakah pasar sebesar ini akan menjadi kekuatan ekonomi nasional, atau justru membuka ruang ketergantungan baru?

Kebutuhan ratusan juta telur bukan hanya soal pemenuhan gizi masyarakat. Ia adalah indikator bahwa Indonesia sedang membangun sebuah pasar yang sangat besar, terstruktur, dan berkelanjutan. Dalam ilmu ekonomi, pasar seperti ini memiliki daya tarik luar biasa karena mampu menciptakan rantai produksi, distribusi, dan konsumsi dalam skala luas.

Masalahnya, hingga saat ini, sistem produksi domestik belum sepenuhnya siap untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Akibatnya, solusi yang diambil cenderung mengarah pada kolaborasi eksternal. Jika tidak dikelola secara hati-hati, kondisi ini berpotensi membuat Indonesia hanya menjadi pasar, sementara nilai tambah ekonomi justru dinikmati oleh pihak lain.

Padahal, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadikan kebutuhan ini sebagai motor penggerak ekonomi nasional. Dengan jumlah peternak yang tersebar di berbagai daerah, keberadaan koperasi, serta jaringan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Indonesia memiliki fondasi untuk membangun sistem produksi berbasis masyarakat.

Dalam konteks ini, diperlukan pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan sistem ekonomi jangka panjang. Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan adalah Snowball Business Model (SBM).

SBM merupakan model ekonomi berbasis komunitas yang menekankan integrasi peran pelaku ekonomi dalam satu ekosistem. Dalam model ini, masyarakat tidak hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga sebagai konsumen dan promotor dalam satu jaringan yang saling mendukung.

Jika kebutuhan telur dalam program MBG diintegrasikan dengan SBM, maka peternak lokal dapat menjadi produsen utama, koperasi desa berperan sebagai pengelola distribusi, dan masyarakat menjadi bagian dari sistem konsumsi yang terorganisasi. Dengan demikian, pasar yang terbentuk tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang berkelanjutan di dalam negeri.

Pendekatan ini juga memiliki implikasi penting terhadap stabilitas ekonomi. Dengan sistem produksi dan distribusi yang berbasis lokal, ketergantungan terhadap pasokan eksternal dapat dikurangi. Selain itu, pelaku usaha di tingkat desa memperoleh kepastian pasar, sehingga mendorong peningkatan produksi dan investasi di sektor riil.

Lebih jauh lagi, SBM dapat menjadi dasar dalam membangun kedaulatan ekonomi rakyat. Dalam sistem ini, arus ekonomi tidak hanya terpusat pada pelaku besar, tetapi tersebar dan berputar di tingkat masyarakat. Hal ini sejalan dengan tujuan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Program MBG, dengan segala skalanya, seharusnya tidak dipandang hanya sebagai program sosial, melainkan sebagai peluang strategis untuk membangun industri pangan nasional. Jika dikelola dengan pendekatan yang tepat, kebutuhan 700 juta telur bukanlah beban, melainkan fondasi bagi kebangkitan ekonomi rakyat.

Pada akhirnya, pertanyaan yang harus dijawab bukan sekadar bagaimana memenuhi kebutuhan tersebut, tetapi bagaimana memastikan bahwa nilai ekonomi yang dihasilkan benar-benar dinikmati oleh bangsa sendiri. Indonesia tidak kekurangan pasar. Yang dibutuhkan adalah sistem yang mampu mengelola pasar tersebut secara berdaulat.

Jika kesempatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik, maka Indonesia tidak hanya akan mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan. (\β€’/)

Tentang Penulis

Nandan Limakrisna adalah Guru Besar Ilmu Manajemen di Universitas Persada Indonesia YAI (UPI YAI) yang menaruh perhatian pada kajian strategi bisnis, pemasaran, serta pengembangan ekonomi berbasis komunitas.

Ia aktif menulis dan memberikan pemikiran mengenai pemberdayaan UMKM, model bisnis kolaboratif, dan penguatan ekonomi rakyat. Melalui berbagai tulisan dan forum akademik, ia juga memperkenalkan konsep Snowball Business Model (SBM) sebagai pendekatan pengembangan ekosistem ekonomi komunitas.

Pemikirannya banyak menyoroti pentingnya sinergi antara industrialisasi nasional dan ekonomi rakyat dalam pembangunan ekonomi Indonesia. (\β€’/)

  • Penulis: Prof Dr Nandan Limakrisna, ST, MT

Rekomendasi Untuk Anda

  • BAHAN BAKU BAMBU YANG MELIMPAH, JADIKAN INDUSTRI KREATIF  TANTANGAN MASA DEPAN INDONESIA PENGGANTI BAHAN BAKU KAYU, MENJADI PRODUK GO GREEN PRODUCT MASA DEPAN

    BAHAN BAKU BAMBU YANG MELIMPAH, JADIKAN INDUSTRI KREATIF TANTANGAN MASA DEPAN INDONESIA PENGGANTI BAHAN BAKU KAYU, MENJADI PRODUK GO GREEN PRODUCT MASA DEPAN

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | JAKARTA – Anto Suroto, SH. MM, mengemukakan bahwa abundansi bahan baku bambu di Indonesia memiliki potensi besar untuk diolah menjadi industri kreatif yang berkelanjutan. Bambu, sebagai bahan yang cepat tumbuh dan ramah lingkungan, dapat menjadi alternatif pengganti kayu, mendukung upaya pelestarian hutan dan mengurangi deforestasi. Beberapa poin penting mengenai pemanfaatan bambu sebagai bahan […]

  • Polres Karimun Kawal Ibadah Kenaikan Kristus Berlangsung Aman

    Polres Karimun Kawal Ibadah Kenaikan Kristus Berlangsung Aman

    • 0Komentar

    Terpantau pengamanan peringatan Kenaikan Yesus Kristus pada hari Kamis (14/5/2026), di Kabupaten Karimun berlangsung tanpa gangguan. KARIMUN, HITV– Kepolisian Resor Karimun menurunkan personel di sejumlah gereja untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan khidmat. Sejumlah gereja yang berada di kawasan Balai, Tebing, Meral, Kundur, Kuba, Buru hingga Moro menjadi fokus pengamanan sejak […]

  • Paripurna DPRD: Bupati Purwakarta Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Purwakarta 2026

    Paripurna DPRD: Bupati Purwakarta Sampaikan Nota Keuangan RAPBD Purwakarta 2026

    • 0Komentar

    Bupati Purwakarta menegaskan bahwa penyusunan RAPBD 2026 bukan sekadar kewajiban administratif tahunan, tetapi komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD untuk menjamin kesinambungan pembangunan serta meningkatkan pelayanan publik yang berkeadilan.. HITVBERITA.COM – PURWAKARTA | Pemerintah Kabupaten Purwakarta resmi menyampaikan Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2026 dalam Rapat Paripurna DPRD […]

  • Perempuan Indonesia Maju: Jokowi Wujudkan Kemajuan Sosial dan Pemberdayaan Perempuan

    Perempuan Indonesia Maju: Jokowi Wujudkan Kemajuan Sosial dan Pemberdayaan Perempuan

    • 0Komentar

    π‡πˆπ“π•ππžπ«π’π­πš.𝐂𝐨𝐦| Jakarta – Menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, DPP Perempuan Indonesia Maju (PIM) menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam atas 10 tahun hasil kerja yang luar biasa. PIM menilai bahwa di bawah kepemimpinan Jokowi, Indonesia telah mengalami banyak kemajuan, terutama dalam bidang infrastruktur, kesejahteraan sosial, dan penguatan peran perempuan. Dengan visi dan […]

  • Pemkab Purwakarta Serahkan 15 Unit Power Teaser ke Kelompok Tani!

    Pemkab Purwakarta Serahkan 15 Unit Power Teaser ke Kelompok Tani!

    • 0Komentar

    Sekretaris Daerah Purwakarta, Norman Nugraha didampingi Kepala Dispangtan saat penyerahan bantuan secara simbolis kepada kelompok tani. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu Penyerahan power teaser atau mesin perontok padi oleh Pemkab Purwakarta kepada sejumlah kelompok tani tersebut, tujuannya untuk mendorong produktivitas padi dan ketahanan pangan daerah. HITVBERITA.COM | Purwakarta β€” Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyerahkan 15 unit […]

  • Pelantikan 47 PPPK, Loyalitas dan Integritas Jadi Kunci Pembangunan Purwakarta Istimewa

    Pelantikan 47 PPPK, Loyalitas dan Integritas Jadi Kunci Pembangunan Purwakarta Istimewa

    • 0Komentar

    Penulis: Yosefa Putri AM Semangat baru membara di Kabupaten Purwakarta pada Rabu (24/9/2025), Pendopo Pemkab Purwakarta menjadi saksi bisu momen bersejarah pengambilan sumpah jabatan dan penyerahan petikan keputusan pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Formasi Tahun 2024. HITVBERITA.COM | Purwakarta – SebanyakΒ 47 putra-putri terbaik Purwakarta, yang terdiri dari tenaga kesehatan (Nakes), guru, […]

expand_less