Presiden Prabowo Subianto Pastikan Penanganan Korban Kecelakaan KA dan Desak Investigasi Transparan
- account_circle Raffa Christ Manalu
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Presiden Prabowo Subianto menggunakan kendaraan dinas Maung berpelat RI 1, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta pengawal terbatas. (Dok/Foto/Raffa)
Negara Hadir di Tengah Duka: Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta api di RSUD Chasbullah Abdulmajid, Selasa (28/4/2026) pagi.
BEKASI, HITV— Kunjungan Presiden RI Ke-8 ke RSUD milik Pemkot Bekasi itu menjadi penegasan kehadiran negara di tengah duka yang masih menyelimuti para korban dan keluarga pasca-insiden tabrakan Kereta Api Jarak Jauh dan KRL Commuter Line di kawasan Bekasi Timur sehari sebelumnya.
Prabowo tiba sekitar pukul 08.36 WIB menggunakan kendaraan dinas Maung berpelat RI 1. Ia didampingi Sekretaris Kabinet serta pengawal terbatas.
Di halaman rumah sakit, Presiden Prabowo disambut Wali Kota Bekasi Tri Adhianto dan Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri, dan jajaran manajemen rumah sakit.
Tanpa banyak seremoni, Presiden langsung memasuki Gedung C menuju ruang perawatan. Di sana, sedikitnya 52 korban luka tengah menjalani perawatan intensif. Prabowo menyapa satu per satu pasien dan keluarga yang menunggu dengan raut wajah tegang namun berharap.
Di hadapan keluarga korban, Presiden menyampaikan belasungkawa sekaligus memastikan pemerintah mengambil langkah cepat dan terukur. “Atas nama pribadi dan pemerintah, saya turut berduka cita. Negara memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik,” ujar Prabowo.
Ia menekankan pentingnya investigasi yang menyeluruh dan transparan atas penyebab kecelakaan. Menurut dia, peristiwa ini harus menjadi momentum evaluasi serius terhadap sistem keselamatan transportasi perkeretaapian.
Presiden juga meminta PT Kereta Api Indonesia bersama Kementerian Kesehatan untuk tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga pemulihan psikososial korban.
Data sementara dari pihak operator menyebutkan, total korban luka mencapai 81 orang. Selain yang dirawat di RSUD Kota Bekasi, sejumlah korban lainnya tersebar di beberapa rumah sakit rujukan di Bekasi dan Jakarta.
Untuk memudahkan akses informasi, pemerintah membuka posko di Stasiun Bekasi serta layanan call center 121. Langkah ini diharapkan dapat membantu keluarga korban memperoleh informasi secara cepat dan akurat.

Presiden Prabowo meminta PT Kereta Api Indonesia bersama Kementerian Kesehatan untuk tidak hanya fokus pada penanganan medis, tetapi juga pemulihan psikososial korban. (Dok/Foto/Raffa)
Kunjungan Presiden yang berlangsung singkat namun padat itu menjadi simbol empati sekaligus pengingat bahwa di balik setiap angka korban, terdapat manusia dengan harapan yang harus dipulihkan—dan kepercayaan publik yang harus dijaga. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Jabar
- Penulis: Raffa Christ Manalu






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.