Senin, 24 Agu 2026
light_mode

MBG Belum Gerakkan Ekonomi Desa, KPK: Perputaran Uang Masih Terkonsentrasi di Kota

  • account_circle Bainana Bahthy
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak
Pengamat sosial dan pendidikan Taufiq Rahman, SH, S.Sos menilai pelaksanaan MBG sejauh ini belum berjalan sesuai tujuan awal pemerintah. (Dok/Foto/Red)

Pengamat sosial dan pendidikan yang juga saat ini masih tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina Media Independen Online (MIO) Indonesia,Taufiq Rahman, SH, S.Sos menilai pelaksanaan MBG sejauh ini belum berjalan sesuai tujuan awal pemerintah. (Dok/Foto/Red)

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi desa dinilai belum mampu menghadirkan dampak nyata di daerah.

JAKARTA, HITV Temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menunjukkan sebagian besar aliran belanja program MBG justru masih terkonsentrasi di perkotaan karena dominasi pemasok dari luar desa.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas program dalam mendorong pemerataan ekonomi, khususnya bagi masyarakat desa yang sejak awal disebut sebagai salah satu penerima manfaat utama.

Pengamat sosial dan pendidikan Taufiq Rahman, SH, S.Sos menilai pelaksanaan MBG sejauh ini belum berjalan sesuai tujuan awal pemerintah.

“Perputaran ekonomi daerah dari program MBG masih sangat minim. Harapan agar program ini menjadi penggerak ekonomi desa belum terlihat nyata,” ujar Taufiq, Kamis (22/5/2026), didampingi Ketua Umum Media Independen Online (MIO) Indonesia AYS Prayogie.

Kajian KPK tahun 2025 memperlihatkan keterlibatan pelaku usaha lokal dalam rantai pasok MBG masih sangat rendah. Dari total 40.433 pemasok bahan baku yang terlibat, hanya 18 entitas koperasi maupun badan usaha milik desa (BUMDes) yang tercatat ikut berpartisipasi.

Data tersebut berbanding lurus dengan rendahnya dampak ekonomi program di tingkat daerah. KPK mencatat perputaran ekonomi lokal dari program MBG masih berada di bawah 5 persen dari total anggaran yang digelontorkan pemerintah.

Di sisi lain, sebanyak 17.300 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi saat ini mayoritas masih bergantung pada pemasok berbasis perkotaan. Akibatnya, aliran uang program lebih banyak kembali ke kota dibanding berputar di wilayah desa tempat program dijalankan.

Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Aminudin menegaskan, struktur rantai pasok yang belum melibatkan pelaku usaha desa menjadi salah satu penyebab manfaat ekonomi program belum dirasakan secara luas di daerah.

“Dominasi pemasok dari kota membuat efek berganda ekonomi di desa menjadi sangat kecil,” ujarnya.

Temuan tersebut berbeda dengan proyeksi yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto. Dalam sejumlah kesempatan, Presiden menyebut program MBG berpotensi memutar uang hingga Rp900 juta per bulan di satu desa dengan sekitar 3.000 penerima manfaat.

Namun, menurut Taufiq, hitungan tersebut sulit tercapai apabila bahan baku dan kebutuhan program masih dipasok dari luar daerah.

“Kalau rantai distribusi dan penyedia bahan bakunya tidak berasal dari desa, uangnya tidak akan tinggal di desa. Yang menikmati justru pelaku usaha besar di kota,” katanya.

Direktur Jejaring Pendidikan KPK Aida Ratna Zulaiha mendorong pemerintah mengembangkan pola circular economic village atau ekonomi sirkular desa dalam pelaksanaan MBG.

Model tersebut menurut Ratna dinilai dapat memastikan kebutuhan program MBG dipenuhi melalui produksi dan distribusi lokal sehingga manfaat ekonomi dirasakan langsung masyarakat sekitar.

Menurut dia, keterlibatan petani, koperasi, UMKM, hingga BUMDes menjadi kunci agar program tidak hanya berfungsi sebagai bantuan pangan, tetapi juga instrumen penguatan ekonomi desa.

Senada dengan yang disampaikan Direktur Jejaring Pendidikan KPK Aida Ratna Zulaiha— dipenghujung sesi wawancara eksklusif itu Ketua Dewan Pembina MIO Indonesia Taufiq Rahman menegaskan, bahwa tanpa model ekonomi sirkular di desa, tujuan pemerataan ekonomi dari program MBG akan sulit tercapai. (\•/)

Editor: Tim Redaksi
Sumber: Humas MIO Indonesia

  • Penulis: Bainana Bahthy

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amankan Debat Publik Kedua Pilkada 2024, Polres Purwakarta Kerahkan 177 Personel

    Amankan Debat Publik Kedua Pilkada 2024, Polres Purwakarta Kerahkan 177 Personel

    • 0Komentar

    Terpantau Camera Awak Media: Tampak Personel Polwan Polres Purwakarta dengan sigap, namun tetap bersikap humanis saat menjaga ketat area pintu masuk menuju ruang debat. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA • Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta, Polda Jawa Barat mengerahkan sebanyak 177 personel untuk melakukan pengamanan debat publik kedua Pilkada 2024 yang berlangsung di Hotel Harper By Aston […]

  • Wabup Berharap, Klinik Abang Ijo Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Purwakarta!

    Wabup Berharap, Klinik Abang Ijo Bisa Bermanfaat Bagi Masyarakat Kurang Mampu di Purwakarta!

    • 2Komentar

    Ratusan masyarakat Purwakarta, khususnya warga Kecamatan Bungursari, hadir dalam acara Grand Opening Klinik Abang Ijo yang berlokasi di Harper By Aston Hotel, Jalan Raya Bungursari, Kabupaten Purwakarta, Jumat (7/3/2025). HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Acara peresmian Klinik yang dinamai “Klinik Abang Ijo” tersebut ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan oleh ibu kandung Abang Ijo Hapidin didampingi […]

  • Speedboat Siluman ABRAR JAYA Ditangkap di Perairan Barelang, ABK Diduga Kabur Atas Arahan Oknum Bea Cukai!

    Speedboat Siluman ABRAR JAYA Ditangkap di Perairan Barelang, ABK Diduga Kabur Atas Arahan Oknum Bea Cukai!

    • 0Komentar

    Gelapnya perairan Sungai Boloh, Jembatan 6 Barelang, pada malam 9 Juli 2025 ternyata menyimpan drama yang lebih kelam dari sekadar penangkapan kapal penyelundup. Sebuah speedboat tanpa nomor lambung, dikenal di kalangan pelabuhan sebagai “kapal siluman” dengan nama ABRAR JAYA, berhasil diamankan oleh Patroli Laut PSO Bea dan Cukai Batam. HITVBERITA.COM | BATAM – Kapal bertenaga […]

  • Kepala Desa Pelehu Dilaporkan ke Polda Gorontalo, Proyek Talud Tak Jelas Realisasinya!

    Kepala Desa Pelehu Dilaporkan ke Polda Gorontalo, Proyek Talud Tak Jelas Realisasinya!

    • 0Komentar

    Aktivis pemerhati tata kelola desa, Fery Isa. (Dok/Foto/HITV) Reporter: Yohanes Lamara Kepala Desa Pelehu, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, dilaporkan akan menghadapi proses hukum. Pasalnya, aktivis pemerhati tata kelola desa, Fery Isa, menyatakan akan melaporkan Kepala Desa Pelehu tersebut ke Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo. HITVBERITA.COM | Gorontalo — Laporan Fery Isa ini berkaitan dengan proyek pembangunan […]

  • Kejari Karimun Gelar Bazar Murah Rayakan Hari Jadi ke 80

    Kejari Karimun Gelar Bazar Murah Rayakan Hari Jadi ke 80

    • 0Komentar

    Penulis: M. Saipul Kejaksaan Negeri (Kejari)  Karimun menggelar pasar murah, menyambut hari jadi ke 80 yang tepat pada 2 September 2025 di halaman Kantor Kejari Karimun, Rabu (27/8/2025). HITVBERITA.COM | Karimun – Menurut Kajari Karimun, Denny Wicaksono, kegiatan ini semoga menjadi ladang ibadah. Pihaknya telah berkolaborasi dengan Bulog, menyediakan 300 paket sembako yang telah didistribusikan […]

  • Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2024 Dilaksanakan di Kantor Kementerian Dikdasmen RI

    Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2024 Dilaksanakan di Kantor Kementerian Dikdasmen RI

    • 0Komentar

    Peringatan “Hari Guru Nasional Tahun 2024″ yang Ke-30 dilaksanakan secara nasional di Kantor Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI di Jakarta.Selain dilaksanakan peringatannya di Kantor Kemendikdasmen RI tersebut, juga peringatan Hari Guru Nasional dirayakan diberbagai Instansi pendidikan di seluruh Indonesia. (Dok/Foto/Rosad) HITVBERITA.COM | JAKARTA – Peringatan Hari Guru Nasional merupakan wujud apresiasi terhadap peran Guru […]

expand_less