Halal Bihalal Keturunan Al-Zubaidy Bima-Dompu Pererat Ikatan Keluarga dan Jaga Warisan Leluhur
- account_circle Sahbudin, S.Pdi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Halal Bihalal Keturunan Al-Zubaidy Bima-Dompu Pererat Ikatan Keluarga dan Jaga Warisan Leluhur. (Dok/Foto/Sahbudin)
Ratusan anggota keluarga besar keturunan Al-Zubaidy dari Bima dan Dompu berkumpul dalam kegiatan halal bihalal dan silaturahmi keluarga di Pantai Sanosu, Desa Mawu, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Minggu (31/5/2026).
BIMA, HITV — Pertemuan lintas generasi itu tidak sekadar menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga momentum memperkuat ikatan kekeluargaan serta menjaga warisan sejarah dan silsilah keluarga.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dihadiri berbagai perwakilan keluarga dari sejumlah wilayah di Bima dan Dompu. Hadir pula Wakil Bupati Bima, Dr. H. Irfan Zubaidy, yang merupakan bagian dari keluarga besar Al-Zubaidy.
Ketua panitia, Abdurahim Zubaidy, mengatakan kegiatan itu sengaja digelar untuk menjaga kesinambungan hubungan antaranggota keluarga yang kini tersebar di berbagai daerah.
“Melalui pertemuan seperti ini, kami ingin memastikan hubungan kekeluargaan tetap terjalin erat dan silsilah keluarga terus dikenal oleh generasi muda,” ujarnya.
Salah satu agenda utama kegiatan adalah pembacaan silsilah keturunan Al-Zubaidy yang dipandu langsung oleh Dr. H. Irfan Zubaidy. Di hadapan para peserta, ia menjelaskan runtutan nasab keluarga dari generasi pendahulu hingga keturunan masa kini.
Pembacaan silsilah itu mendapat perhatian besar, terutama dari kalangan muda yang mengaku baru pertama kali mendengar secara lengkap sejarah dan jalur keturunan keluarga mereka.
Suasana khidmat tampak ketika satu per satu nama leluhur disebutkan sebagai bagian dari upaya menjaga memori kolektif keluarga besar Al-Zubaidy.
Usai pembacaan silsilah, seluruh peserta melaksanakan shalat berjamaah di area terbuka Pantai Sanosu.
Shalat dipimpin oleh Dr. H. Irfan Zubaidy dan dilanjutkan dengan zikir serta doa bersama untuk keselamatan dan keberkahan seluruh keluarga.
Nuansa religius semakin terasa melalui tausiyah yang disampaikan KH. H. Jainudin Zubaidy. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi persatuan keluarga.
“Silaturahmi memperpanjang umur, melapangkan rezeki, dan memperkuat persatuan. Keluarga Zubaidy harus menjadi teladan dalam menjaga kekompakan di tengah masyarakat,” kata Jainudin di hadapan para peserta.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas berkumpulnya keluarga besar Al-Zubaidy dari berbagai wilayah. Menurut dia, pertemuan tersebut hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi tradisi yang terus berlanjut.
“Kita membawa nama Zubaidy sebagai amanah dari para leluhur. Amanah itu harus dijaga dengan saling menghargai, saling membantu, dan saling menguatkan,” tuturnya.
Dalam sambutannya, Irfan Zubaidy mengapresiasi inisiatif keluarga besar Al-Zubaidy yang terus mempertahankan tradisi halal bihalal dan pembacaan silsilah keluarga. Menurut dia, kegiatan semacam itu memiliki nilai penting dalam menjaga identitas keluarga sekaligus melestarikan sejarah yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Momen yang paling mengharukan terjadi saat sesi saling bermaafan. Para peserta yang terdiri atas paman, bibi, sepupu, hingga kerabat jauh saling bersalaman dan berpelukan. Sebagian di antara mereka baru bertemu secara langsung setelah sekian lama hanya berkomunikasi melalui grup keluarga di aplikasi perpesanan.
Kebersamaan semakin terasa ketika seluruh keluarga menikmati makan bersama di tepi pantai. Beragam hidangan khas dibawa secara swadaya oleh masing-masing keluarga, mulai dari ikan bakar, ayam panggang, hingga aneka kue tradisional khas Mbojo.
Di sela-sela kegiatan, para peserta memanfaatkan suasana Pantai Sanosu yang cerah dan berangin sejuk untuk berbincang, bertukar cerita, dan mengabadikan momen kebersamaan melalui foto keluarga.
Menjelang penutupan acara, Irfan Zubaidy mengusulkan pembentukan grup komunikasi keluarga yang lebih terorganisasi serta mendorong agar kegiatan silaturahmi serupa dijadwalkan secara rutin setiap tiga bulan dengan sistem tuan rumah bergilir di wilayah domisili keluarga Al-Zubaidy di Bima dan Dompu.
Usulan tersebut mendapat sambutan positif dari para peserta yang berharap ikatan kekeluargaan tidak hanya terjalin saat perayaan keagamaan, tetapi terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama seluruh keluarga besar keturunan Al-Zubaidy Bima-Dompu.
Dari pertemuan itu, para peserta pulang membawa semangat baru untuk menjaga persaudaraan, merawat sejarah keluarga, dan meneruskan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur kepada generasi mendatang. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV NTB
#Halal Bihalal, #Keturunan Al-Zubaidy Bima-Dompu, #Pererat Ikatan Keluarga, #Jaga Warisan Leluhur,
- Penulis: Sahbudin, S.Pdi





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.