HANI 2026, Kakanwil Ditjen Imigrasi Kepri Tegaskan Komitmen Perangi Narkoba Demi Selamatkan Generasi Bangsa
- account_circle Ismail Ratusimbangan
- calendar_month 3 jam yang lalu
- print Cetak

Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, optimistis dengan komitmen yang terus diperkuat melalui pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan edukasi, cita-cita mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba dapat tercapai. (Dok/Foto/Is)
Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
BATAM, HITV – Di tengah semakin kompleksnya tantangan kejahatan lintas negara, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kepulauan Riau, Guntur Sahat Hamonangan, menegaskan optimisme bahwa Indonesia mampu melindungi generasi muda melalui sinergi antarlembaga yang kuat serta partisipasi aktif masyarakat.
Dalam peringatan HANI yang jatuh pada Jumat (26/6/2026), Guntur mengajak seluruh masyarakat menjadikan perang terhadap narkoba sebagai gerakan bersama. Menurutnya, ancaman narkotika tidak hanya merusak individu, tetapi juga mengancam masa depan bangsa dan ketahanan nasional.
“Selamat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional 26 Juni 2026. Mari bersama-sama menyatakan perang terhadap narkoba demi menciptakan Indonesia yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Menyelamatkan generasi muda berarti menjaga masa depan bangsa,” ujar Guntur.
Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkotika tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Upaya tersebut memerlukan kolaborasi seluruh lapisan masyarakat melalui penguatan edukasi, pengawasan lingkungan, serta penanaman nilai-nilai moral sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Sebagai wilayah yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga, Kepulauan Riau memiliki posisi strategis sekaligus menghadapi tantangan besar terhadap potensi penyelundupan narkotika melalui jalur internasional. Karena itu, Guntur memastikan jajaran Imigrasi akan terus memperkuat pengawasan keimigrasian di pintu-pintu masuk negara.
Selain meningkatkan fungsi pengawasan, Kanwil Ditjen Imigrasi Kepri juga terus mempererat sinergi dengan Kepolisian Republik Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN), Bea Cukai, TNI, serta berbagai instansi terkait lainnya untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika lintas negara.
Menurut Guntur, kolaborasi lintas sektor menjadi fondasi penting dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan narkotika yang semakin terorganisasi.
Ia berharap peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tidak berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan mampu membangun kesadaran kolektif bahwa perang terhadap narkoba merupakan tanggung jawab bersama.
Dengan komitmen yang terus diperkuat melalui pencegahan, pemberantasan, rehabilitasi, dan edukasi, Guntur optimistis cita-cita mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba dapat tercapai. Menurutnya, kolaborasi yang solid akan menjadi modal penting dalam melahirkan generasi muda yang sehat, produktif, dan berintegritas sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. (\•/)
Editor: Asep Yusuf Setyabudi
Sumber: HITV Kepri
- Penulis: Ismail Ratusimbangan





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.