Listrik Padam Berulang di Singkep Barat, Warga Keluhkan Kerusakan Peralatan Elektronik
- account_circle Ruslan
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Salah seorang warga mengeluhkan pemadaman aliran listrik oleh pihak PLN wilayah setempat, yang terjadi hingga 7 kali mulai dari pagi hingga siang hari. (Dok/Foto/Selamat datang di papan klip Gboard, teks apa pun yang Anda salin akan disimpan di sini.Ruslan)
Warga di Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, mengeluhkan pemadaman listrik yang terjadi berulang kali tanpa pemberitahuan dari pihak PT PLN (Persero).
LINGGA, HITV – Dalam rentang sekitar tujuh jam, aliran listrik disebut padam hingga lima kali sehingga mengganggu aktivitas masyarakat dan memicu kerusakan sejumlah peralatan elektronik.
Sejumlah warga menilai pemadaman yang berlangsung berulang dalam waktu singkat itu tidak hanya menghambat aktivitas rumah tangga, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha kecil yang bergantung pada pasokan listrik.
Salah seorang warga mengatakan, pemadaman terjadi sejak pagi hingga siang hari. Namun, hingga listrik kembali menyala, masyarakat tidak memperoleh informasi resmi mengenai penyebab gangguan maupun estimasi waktu normalisasi.
«”Dalam kurun waktu tujuh jam listrik mati sampai lima kali. Tidak ada pemberitahuan apakah karena perbaikan atau ada kerusakan yang serius,” ujar seorang warga, Selasa (7/7/2026).
Menurut warga, minimnya informasi membuat masyarakat tidak memiliki kesempatan untuk mengantisipasi dampak pemadaman, seperti mencabut peralatan elektronik guna menghindari kerusakan akibat lonjakan tegangan saat listrik kembali menyala.
Akibat kondisi tersebut, sejumlah rumah dilaporkan mengalami gangguan instalasi listrik. Bahkan, beberapa peralatan elektronik milik warga, termasuk lemari pendingin, disebut mengalami kerusakan yang diduga dipicu oleh listrik yang padam dan menyala berulang kali.
“Kami yang menanggung kerugiannya. Ada rumah yang mengalami korsleting, ada juga kulkas yang rusak setelah listrik mati-hidup berkali-kali,” kata warga lainnya.
Bagi masyarakat Singkep Barat, pasokan listrik memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Selain digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, listrik menjadi penopang aktivitas pelaku UMKM, usaha perikanan, penyimpanan bahan pangan, hingga pelayanan kesehatan.
Warga menilai, apabila pemadaman memang tidak dapat dihindari karena adanya pemeliharaan jaringan atau gangguan pembangkit, PLN seharusnya menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi.
“Kalau memang ada pekerjaan atau perbaikan, beri tahu kami sebelumnya. Setidaknya kami bisa mengamankan peralatan elektronik agar tidak rusak,” ujar warga.
Masyarakat berharap PLN ULP Dabo Singkep meningkatkan keterbukaan informasi setiap kali terjadi gangguan maupun pemeliharaan jaringan. Informasi tersebut dinilai dapat disampaikan melalui media sosial resmi, pemerintah desa, maupun perangkat RT dan RW sehingga dapat diterima masyarakat secara luas.
Selain itu, warga meminta agar pemadaman tidak dilakukan berulang kali dalam waktu yang berdekatan dan, apabila terjadi kerusakan peralatan elektronik akibat gangguan tegangan, tersedia mekanisme penyelesaian maupun kompensasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Warga juga mendorong Pemerintah Kabupaten Lingga bersama DPRD Kabupaten Lingga untuk memfasilitasi dialog dengan pihak PLN guna membahas solusi jangka panjang terhadap keandalan pasokan listrik di wilayah Dabo Singkep dan sekitarnya, termasuk peningkatan kapasitas pembangkit serta penguatan sistem jaringan.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak PLN ULP Dabo Singkep belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pemadaman listrik yang terjadi maupun langkah penanganan yang sedang dilakukan. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab bagi PLN untuk memberikan penjelasan dan klarifikasi atas keluhan masyarakat tersebut. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Lingga
- Penulis: Ruslan





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.