Rabu, 3 Jun 2026
light_mode

Pemkab Purwakarta Komitmen Lakukan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan

  • account_circle
  • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
  • print Cetak

HITVberita.COM | PURWAKARTA – Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) terus berkomitmen melakukan pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan.

Untuk itu, Dinas Pendidikan Purwakarta mengundang seluruh kepala sekolah dan pengawas jenjang pendidikan SD dan SMP se-Kabupaten Purwakarta untuk mengikuti Seminar Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan, Selasa 12 November 2024.

Seminar yang digelar di Aula Yudistira ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha mewakili Penjabat Bupati Purwakarta Benni Irwan.

Turut hadir pada agenda seminar, Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta Purwanto, Dewan Pendidikan Purwakarta, Dinsos P3A Purwakarta, KPAI Purwakarta dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto mengatakan, selain untuk bersilaturahmi, agenda seminar juga menambah wawasan, ide, dan persepsi yang positif tentang cara-cara mengelola sekolah, membangun ekosistem sekolah, merubah cara pandang terhadap anak-anak, dan merubah cara pandang terhadap belajar.

“Dengan diadakannya seminar ini, mudah-mudahan bisa bertambah wawasan kita, sehingga kita semakin arif dan bijaksana dalam menghadapi segala macam persoalan dan tantangan yang dihadapi di lingkungan sekolah kita masing-masing,” kata Purwanto.

Saat ini, lanjut Purwanto, dunia pendidikan selalu diramaikan dengan kasus-kasus yang seharusnya tidak terjadi di sekolah dan yang harusnya jauh dari sekolah.

Masalahnya akan terus muncul dan akan terus ada, tinggal bagaimana tenaga pendidik menempatkan cara pandang secara benar, kemudian membuat langkah-langkah secara benar dalam menangani segala persoalan.

“Pemerintah dan kementerian menyebutnya ada tiga dosa besar pendidikan, yakni kekerasan seksual, perundungan, dan intoleransi,” ujarnya.

Terkait persoalan tersebut, pemerintah kemudian menerbitkan sejumlah peraturan, hingga membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPKS) di Satuan Pendidikan.

“Alhamdulillah, di Purwakarta TPPKS sudah terbentuk 100 persen,” ucapnya.

Peraturan hingga pembentukan tim, Purwanto menambahkan, sebatas sistem namun belum 100 persen bisa menyelesaikan persoalan yang terjadi.

Oleh karena itu, para tenaga pendidik penting menambah wawasan, menambah cara pandang terhadap anak, menambah cara pandang terhadap orang tua, menambah cara pandang terhadap belajar dan menambah cara terhadap komunikasi terhadap masyarakat.

Purwanto mengingatkan para tenaga pendidik di Purwakarta untuk sadar bahwa anak-anak saat ini merupakan generasi Z.

Kebanyakan tenaga pendidikan saat ini merupakan generasi baby boomers, ada juga generasi X dan Y yang dibesarkan dengan cara yang sangat berbeda.

“Maka yang paling penting kita di Purwakarta berupaya terus bagaimana merubah mindset dan merubah mental model. Sebagai kepala sekolah harus memandang bahwa sekolah itu harus menjadi sebuah ekosistem yang bisa menumbuhkembangkan anak-anak, dan guru-gurunya,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Purwakarta, Norman Nugraha mengatakan, pendidikan merupakan urusan pemerintah daerah yang masuk dalam urusan wajib pelayanan dasar.

“Pendidikan, masuk ke urusan wajib, pelayanan dasar. Sudah wajib dan masuk pelayanan dasar, artinya harus ada upaya lebih,” kata Norman.

Ia menjelaskan, komitmen Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pendidikan sudah melakukan secara maksimal memberikan pelayanan-pelayanan kepada masyarakat, salah satunya soal pendidikan.

Ketika berbicara soal pelayanan dasar kepada masyarakat, hal itu sudah tidak bisa lagi, diskusikan, harus satu pemahaman, satu kesepakatan, bahwa pelayanan terhadap dunia pendidikan, harus berjalan dengan baik.

“Pencapaian, pemenuhan standar pelayanan minimalnya harus tercapai dengan baik,” ujarnya.

Pemkab Purwakarta berkomitmen memberikan perlindungan terhadap anak, dimana Kabupaten Purwakarta dinobatkan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak.

Sebagai Kabupaten Layak Anak, lanjut Norman, tentunya tidak hanya urusan bidang pendidikan saja yang bergerak, seluruh stakeholder yang berkepentingan, yang terkait dengan perlindungan anak harus sama-sama terus bergerak.

“Saya juga mengapresiasi berbagai inovasi yang dilakukan Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta yang berdampak positif bagi dunia pendidikan dan membawa perkembangan positif bagi anak-anak di Kabupaten Purwakarta,” tandasnya.

(HI/Network)

  • Penulis:

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terlibat Aksi Tawuran, 16 Remaja Diamankan Polisi di Purwakarta

    Terlibat Aksi Tawuran, 16 Remaja Diamankan Polisi di Purwakarta

    • 0Komentar

    Belasan Remaja Yang Terdiri Dari Dua Kelompok Yang Beralamat di Kampung Mekarsari, Desa Cibatu, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat Diamankan Pihak Kepolisian Akibat Melakukan Aksi Tawuran Menggunakan Sarung atau ‘Perang Sarung’. Belasan Remaja Yang Diamankan Masih Berstatus Pelajar di Kabupaten Purwakarta. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Aksi tawuran yang dilakukan belasan remaja itu terjadi pada […]

  • Warga Sei Temiang Terdesak Klaim Lahan: Janji Relokasi BP Batam Dipertanyakan

    Warga Sei Temiang Terdesak Klaim Lahan: Janji Relokasi BP Batam Dipertanyakan

    • 0Komentar

    Penulis: Ismail Ratusimbangan Keresahan warga Sei Temiang memuncak. Lahan pertanian dan perikanan yang mereka kelola lebih dari dua dekade yakni hasil relokasi resmi BP Batam—kini diklaim milik perusahaan dan terancam dialihkan menjadi kawasan properti. HITVBERITA.COM | Batam — Di tengah ketidakpastian status lahan tersebut, warga pun merasa dikorbankan dan menuding BP Batam mengingkari komitmen yang […]

  • Kapolda Babel Irjen Pol Hendro Pandowo

    Kapolda Babel Irjen Pol Hendro Pandowo

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BABEL – Polda Bangka Belitung mengimbau kepada para pendukung paslon di Pilkada Ulang Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka untuk tidak bereuforia berlebihan dan menunggu hasil perhitungan resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). “Kami imbau kepada seluruh masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penghitungan resmi dari KPU Kabupaten ataupun Kota,”kata Kapolda Babel Irjen Pol Hendro […]

  • Deklarasi Damai Pilgub Jakarta Di Kota Tua, Sempat Di Guyur Hujan

    Deklarasi Damai Pilgub Jakarta Di Kota Tua, Sempat Di Guyur Hujan

    • 0Komentar

    Kolase Foto HITV: Acara Deklarasi Kampanye Damai Pilgub DKI Jakarta di Kota Tua Jakarta Barat. (dok/foto/AR) HITVBerita.COM | JAKARTA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta, sore hari tadi Selasa 24 September 2024, menggelar acara Deklarasi Kampanye Damai Pilgub DKI Jakarta bertempat di kawasan Kota Tua Jakarta Barat. Hadir dalam Acara tersebut, Ketua KPU DKI […]

  • Kapolda Babel Bersama Forkopimda Cek Kesiapan Jelang Pemungutan Suara Pilkada 2024

    Kapolda Babel Bersama Forkopimda Cek Kesiapan Jelang Pemungutan Suara Pilkada 2024

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Babel – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo bersama Pj. Gubernur Sugito serta jajaran Forkopimda melakukan pengecekan kesiapan tahapan pemungutan suara Pilkada Serentak 2024. Pengecekan tersebut dilakukan di dua TPS yang ada di Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka yakni TPS 002 Kecamatan Girimaya dan TPS 001 di Kecamatan Merawang. Dalam pengecekannya, Kapolda memastikan […]

  • Perkuat Sinergi Pemasyarakatan–Imigrasi, Kalapas Batang Hadiri Puncak Hari Bhakti Imigrasi ke-76

    Perkuat Sinergi Pemasyarakatan–Imigrasi, Kalapas Batang Hadiri Puncak Hari Bhakti Imigrasi ke-76

    • 0Komentar

    Upaya memperkuat sinergi antara Pemasyarakatan dan Imigrasi kembali ditegaskan dalam puncak peringatan Hari Bhakti Imigrasi (HBI) ke-76 yang digelar di Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang, Senin (26/1/2026). PEMALANG | HITV— Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Batang, Nurhamdan, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai representasi kolaborasi lintas Unit Pelaksana Teknis (UPT) di bawah […]

expand_less