Ismail: Kedewasaan Pengurus Menjadi Kunci Besar Membangun Marwah IPJI Kepri
- account_circle Ning Surya
- calendar_month 6 jam yang lalu
- print Cetak

Ketua DPW IPJI Kepri Ismail saat menandatangani fakta integritas bersama Ketua Umum DPP IPJI Dr. Ir. Kun Wardana Abiyoto, MT seusai dikukuhkan secara definitif. (Dok/Foto/Yog)
Suasana hangat masih terasa sehari setelah prosesi pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Provinsi Kepulauan Riau periode 2026–2031 di Golden Prawn, Bengkong, Batam.
BATAM, HITV— Bagi Ketua DPW IPJI Kepri, Ismail, pelantikan bukanlah garis akhir sebuah proses organisasi, melainkan titik awal untuk membuktikan kualitas, integritas, dan kedewasaan para pengurus dalam mengemban amanah.
Di tengah dinamika dunia jurnalistik yang terus berkembang, Ismail menilai tantangan organisasi pers tidak lagi sederhana. Karena itu, seluruh pengurus IPJI Kepri dituntut mampu bersikap arif, bijaksana, dan profesional dalam menghadapi setiap persoalan yang muncul di lapangan.
“Pelantikan ini bukan sekadar seremoni. Mulai hari ini masyarakat akan melihat bagaimana kita bekerja, bagaimana kita bersikap, dan bagaimana kita menjaga nama baik organisasi. Kedewasaan dalam bertindak harus menjadi karakter setiap pengurus IPJI,” ujar Ismail, Kamis (9/7/2026).
Menurutnya, usia IPJI yang kini telah memasuki sekitar 27 tahun mencerminkan kematangan sebuah organisasi. Layaknya seseorang yang telah dewasa, organisasi harus menunjukkan sikap yang semakin bijak, terbuka terhadap kritik, serta mampu menghadirkan solusi di tengah berbagai dinamika kehidupan pers.
Ismail menegaskan bahwa IPJI Kepulauan Riau akan tetap berdiri sebagai organisasi yang independen, terbuka, dan siap membangun kemitraan dengan seluruh elemen bangsa. Sinergi dengan pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, organisasi pers, maupun berbagai pemangku kepentingan lainnya dinilai penting untuk memperkuat ekosistem informasi yang sehat.
Namun, ia mengingatkan bahwa kemitraan tidak boleh mengurangi independensi seorang jurnalis. Profesionalisme dan keberpihakan kepada kebenaran harus tetap menjadi fondasi utama dalam setiap karya jurnalistik.
“Jangan pernah lelah belajar dan meningkatkan kualitas. Semakin baik tulisan seorang jurnalis, semakin tinggi pula nilai dan kepercayaan yang diberikan masyarakat. Karena itu saya ingin seluruh pengurus memiliki karakter petarung, pantang menyerah, dan terus menghasilkan karya jurnalistik yang mencerahkan publik,” katanya.
Bagi Ismail, kekuatan organisasi bukan hanya terletak pada jumlah anggotanya, tetapi pada kualitas sumber daya manusia yang mampu menjaga etika, menjunjung kode etik jurnalistik, dan menghadirkan informasi yang akurat, berimbang, serta dapat dipertanggungjawabkan.
Ia optimistis, dengan semangat kebersamaan yang telah terbangun sejak proses persiapan hingga pelantikan, IPJI Kepulauan Riau akan semakin kokoh menjalankan perannya sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi pilar kontrol sosial yang konstruktif bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Ismail juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelantikan DPW IPJI Kepulauan Riau.
Ucapan terima kasih disampaikan kepada unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, organisasi pers, para pemilik media, tamu undangan, mitra kerja, serta seluruh panitia yang telah bekerja tanpa mengenal lelah.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pelantikan merupakan buah dari semangat gotong royong dan kebersamaan yang harus terus dipelihara dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Menatap masa bakti 2026–2031, Ismail berharap seluruh pengurus menjadikan amanah organisasi sebagai ruang pengabdian untuk meningkatkan kualitas pers di Kepulauan Riau. Ia meyakini insan pers memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran publik, mengawal demokrasi, serta menjadi bagian penting dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
“IPJI harus hadir sebagai organisasi yang melahirkan penulis dan jurnalis berintegritas, profesional, serta terus berkarya untuk kepentingan masyarakat. Mari kita buktikan bahwa IPJI Kepulauan Riau mampu menjadi organisasi pers yang semakin dipercaya dan memberi manfaat bagi daerah maupun bangsa,” pungkasnya. (\•/)
Editor: Saipul
Sumber: Divisi Humas MIO Indonesia
- Penulis: Ning Surya






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.