Lapas Batang Perkuat Publikasi dan Kesiapan Jelang Rakor Kemenimipas
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Kepala Lapas Batang Nurhamdan bersama jajaran mengikuti pengarahan virtual Dirjenpas di Aula Baharuddin Lopa, Senin (14/9/2026). (Dok/Foto/HL)
Lapas Kelas IIB Batang memperkuat kesiapan menghadapi Rapat Koordinasi Kemenimipas 2026.
BATANG, HITV–– Penguatan tidak hanya menyangkut pelaksanaan kebijakan Pemasyarakatan, tetapi juga kualitas publikasi kinerja melalui pemberitaan yang faktual dan informatif.
Penguatan tersebut disampaikan dalam pengarahan virtual terpusat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) yang diikuti jajaran Lapas Kelas IIB Batang, Senin (14/9/2026).
Kegiatan berlangsung di Aula Baharuddin Lopa Lapas Batang dan diikuti Kepala Lapas Kelas IIB Batang Nurhamdan, pejabat struktural, Tim Humas, serta peserta magang. Pengarahan dipimpin Direktur Jenderal Pemasyarakatan bersama jajaran Pimpinan Tinggi Pratama Ditjenpas dan Kepala Biro Umum. (Dok/Foto/HL)
Dalam pengarahan tersebut disampaikan bahwa Rakor Kemenimipas akan digelar pada 20–23 September 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta. Salah satu fokus pembahasan ialah penguatan tata kelola layanan publik Pemasyarakatan serta kesiapan menghadapi implementasi KUHP dan KUHAP baru.
Selain persiapan Rakor, Ditjenpas memberikan sejumlah instruksi strategis kepada seluruh unit pelaksana teknis (UPT) Pemasyarakatan.
Di antaranya, penyiapan sarana Pos Bapas untuk mendekatkan layanan integrasi kepada masyarakat, pelaksanaan operasi gabungan penertiban telepon seluler dan tes urine bersama aparat penegak hukum pada 15–25 September 2026, serta optimalisasi Wartelsuspas untuk mencegah praktik judi daring dan peredaran narkoba.
Penguatan juga diarahkan pada pengawasan terpadu dan efisiensi pengelolaan bahan makanan melalui E-Katalog, pemberdayaan produk UMKM warga binaan agar dapat masuk ke platform e-commerce, serta penguatan Koperasi Inkopasindo.
Di bidang komunikasi publik, jajaran Pemasyarakatan diminta meningkatkan kemampuan Humas dalam mengolah informasi menjadi berita yang positif, faktual, dan memenuhi kaidah jurnalistik. Salah satu bentuknya melalui produksi straight news berkualitas untuk menyuplai kanal terpadu Apa Kabar Pemasyarakatan.
Arahan tersebut sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi peserta magang untuk memahami praktik government public relations (GPR), terutama bagaimana kinerja kelembagaan dikemas menjadi informasi publik yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Lapas Kelas IIB Batang Nurhamdan mengatakan seluruh jajarannya siap menindaklanjuti arahan Ditjenpas secara konkret.
«“Arahan Bapak Dirjenpas dan jajaran Pimpinan Tinggi Ditjenpas sangat jelas dan komprehensif. Lapas Batang siap mengakselerasi instruksi tersebut, mulai dari persiapan operasi gabungan pengamanan, optimalisasi Wartelsuspas, hingga peningkatan kualitas pembuatan straight news oleh Tim Humas,” kata Nurhamdan.»
Menurut dia, penguatan komunikasi publik merupakan bagian penting dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Pemasyarakatan.
“Kami berkomitmen mewujudkan Pemasyarakatan yang hadir untuk memanusiakan manusia secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.
Pengarahan virtual tersebut berlangsung tertib dan kondusif. Bagi Lapas Batang, agenda itu menjadi momentum untuk memastikan setiap kebijakan Ditjenpas tidak berhenti pada tataran instruksi, tetapi diterjemahkan menjadi langkah konkret, termasuk dalam pengamanan, pelayanan, pemberdayaan warga binaan, dan keterbukaan informasi publik. (*/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Batang
- Penulis: Hadi Lempe





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.