Cegah Bullying dan Narkoba, Polisi Edukasi Pelajar SMPN 12 Pekalongan
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month 44 menit yang lalu
- print Cetak

Polisi hadir di sekolah bukan sekadar menjaga keamanan, tetapi membangun komunikasi dan kesadaran generasi muda sejak dini, ujar Ps. Kasi Humas Polres Pekalongan Kota Iptu Purno Utomo. (dok/Foto/HL)
Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan ramah anak terus diperkuat Polres Pekalongan Kota.
PEKALONGAN, HITV— Melalui program Police Goes to School, kepolisian memberikan edukasi langsung kepada pelajar mengenai bahaya perundungan, narkoba, hingga pentingnya keselamatan berlalu lintas.
Edukasi tersebut disampaikan personel Polsek Pekalongan Utara saat menjadi pembina upacara di SMP Negeri 12 Kota Pekalongan, Senin (14/9/2026).
Dalam kesempatan itu, Panit Binmas Polsek Pekalongan Utara mengingatkan para siswa agar tidak terlibat dalam praktik bullying, baik dalam bentuk kekerasan fisik, verbal maupun melalui media sosial.
Para pelajar juga diajak membangun pertemanan yang sehat dengan saling menghormati dan menghargai. Sikap tersebut dinilai penting untuk menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, sekaligus mendukung proses belajar.
Selain persoalan perundungan, kepolisian menyoroti keselamatan berlalu lintas. Para siswa diminta mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum memenuhi persyaratan dan ketentuan yang berlaku.
Pesan lain yang tidak kalah penting adalah pencegahan penyalahgunaan narkoba. Polisi meminta pelajar berani mengatakan tidak terhadap setiap ajakan yang dapat menyeret mereka ke dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Dies Ferra Ningtias, S.I.K., M.Si., melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, S.H., mengatakan kehadiran polisi di sekolah merupakan bagian dari langkah preventif sekaligus membangun komunikasi dengan generasi muda sejak dini.
“Kegiatan ini merupakan upaya Polres Pekalongan Kota membangun pelajar yang berkarakter positif, cerdas, disiplin, serta memiliki kesadaran untuk menjauhi bullying, narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja,” kata Purno.
Menurut dia, sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang strategis untuk membentuk karakter dan perilaku generasi muda. Karena itu, upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman membutuhkan keterlibatan kepolisian, sekolah, orang tua, dan para pelajar.
“Melalui edukasi dan komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap para pelajar mampu menjadi generasi yang menjaga diri, menghargai sesama dan ikut menciptakan situasi kamtibmas yang aman, khususnya di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Polres Pekalongan Kota memastikan kegiatan pembinaan di lingkungan pendidikan akan terus dilakukan sebagai bagian dari strategi pencegahan. Edukasi sejak dini diharapkan dapat membentengi pelajar dari perundungan, narkoba, pelanggaran lalu lintas, dan berbagai bentuk kenakalan remaja. (*/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Pekalongan Kota
- Penulis: Hadi Lempe





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.