Senin, 2 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Barisan Ajengan Anom Deklarasikan Dukungan Kepada Ambu Anne di Pilkada Purwakarta 2024

Barisan Ajengan Anom Deklarasikan Dukungan Kepada Ambu Anne di Pilkada Purwakarta 2024

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2024
  • visibility 30
  • print Cetak

𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦|Purwakarta -Barisan Ajengan Anom (Banom) mendeklarasikan dukungan di Pilkada 2024 kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dan Budi Hermawan. Deklarasi dukungan ratusan kyai muda yang berasal dari pondok pesantren di 17 kecamatan di Kabupaten Purwakarta yang tergabung dalam Banom, digelar di Teras Samara Nala Coffe, Jalan Taman Pahlawan, Purwakarta, pada Rabu 16 Oktober 2024.

Dari pantauan awak media dilapangan, kehadiran Anne Ratna Mustika dilokasi didampingi sejumlah pentolan tim pemenangan sekira Pukul 14.05 WIB, dan langsung disambut oleh sholawatan dari para Ajengan Anom.

Koordinator Barisan Ajengan Anom (Banom) Kabupaten Purwakarta, Yogie Mochamad, dalam keterangannya mengatakan, bahwa mubahatsah siasah merupakan istilah yang merujuk pada sebuah diskusi dan dialog mengenai topik politik dalam perspektif Islam.

“Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan. Namun, juga mengatur hubungan antar manusia dalam konteks sosial, politik, dan ekonomi. Mubahatsah siasah membantu umat Islam untuk memahami dimensi politik Islam secara lebih mendalam. Momentum Pilkada 2024 ini menjadi penting dalam konteks kepemimpinan Purwakarta berikutnya, dalam hal ini Banom telah mengambil sikap dengan menentukan arah dukungan di Pilkada Purwakarta,” kata Yogie.

Anne Ratna Mustika bersama tim pemenangan saat tiba dilokasi deklarasi. (*dok/Raffa)

Menurutnya, hal ini juga dalam upaya mencari solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi. Di era globalisasi ini, umat Islam dihadapkan pada berbagai tantangan dan permasalahan kontemporer yang bersifat kompleks. Melalui mubahatsah siasah ini, para Ajengan Anom dapat mencari solusi yang relevan dengan nilai-nilai Islam.

“Mubahatsah siasah juga dapat menjadi wadah untuk saling bertukar pikiran dan mencari titik temu, sehingga tercipta suasana yang kondusif menjelang perhelatan Pilkada serentak,” ujarnya.

Sementara itu, Anne Ratna Mustika dalam sambutannya membahas terkait slogan Purwakarta Cantik. Menurutnya, Purwakarta Cantik adalah sebuah slogan yang diperkenalkannya sebagai indetitas baru bagi Kabupaten Purwakarta. Slogan ini bukan hanya sekedar kata-kata, melainkan sebuah komitmen untuk membangun Purwakarta menjadi daerah yang lebih baik di segala aspek.

“Purwakarta Cantik bukan hanya tentang keindahan alam atau fisik semata. Slogan ini memiliki makna yang lebih dalam, yakni pertama Cerdas, masyarakat Purwakarta memiliki tingkat pendidikan yang tinggi dan berdaya saing. Kedua Akuntabel, pemerintahan yang transparan dan akuntabel dalam menjalankan tugasnya,” ujar Anne.

“Sementara, huruf N-nya adalah Nyantri, yakni komitmen kita untuk menjaga nilai-nilai agama dan budaya lokal yang luhur. Transparan, yaitu proses pemerintahan yang terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat. Inovatif, yaitu pemerintahan yang selalu berinovasi dalam berbagai bidang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dan K-nya, yakni kredibel adalah upaya untuk tetap membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan pemimpinnya,” imbuhnya.

Mantan Bupati Purwakarta periode 2018-2023 ini menyebut, untuk mewujudkan visi Purwakarta Cantik, berbagai upaya telah dilakukan, diantaranya peningkatan kualitas pendidikan, pembangunan sekolah-sekolah berkualitas, program beasiswa, dan peningkatan kompetensi guru, pengembangan infrastruktur, pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Anne Ratna Mustika didampingi tim pemenangan. (*dok/Raffa)

“Selain itu, ada juga upaya pelestarian lingkungan melalui penghijauan, pengelolaan sampah, dan upaya pelestarian sungai. Penguatan sektor pariwisata melalui pengembangan destinasi wisata baru, dan peningkatan kualitas pelayanan pariwisata dan pemberdayaan masyarakat melalui pemberian pelatihan keterampilan, bantuan modal usaha, serta pengembangan UMKM,” ungkap Perempuan yang akrab disapa Ambu Anne ini.

(HI/Network)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Karimun Ikuti Zoom Peresmian SPPG Polri

    Polres Karimun Ikuti Zoom Peresmian SPPG Polri

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle M. Saipul
    • visibility 56
    • 0Komentar

    Polres Karimun mengikuti Zoom Meeting peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serta Gudang Ketahanan Pangan oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis dan peningkatan gizi masyarakat di Kabupaten Karimun. KARIMUN | HITV – Polres Karimun mengikuti Zoom Meeting peresmian dan groundbreaking SPPG Polri serta peresmian Gudang Ketahanan Pangan oleh […]

  • ai sales bot 4

    ai sales bot 4

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Attention Sales Reps: AI is Coming For Your Job For Real. AI startup Rep ai raises $7.5M to launch ‘digital twin’ sales representatives Meet your audience where they are and use a chatbot to carry out your marketing strategy at scale. The ability to communicate with the technology makes the prospects of conversational chatbots exciting […]

  • Dana BOS dan Arogansi Kepala SMKN 1 Plered, Disdik Jabar Ditantang Tegas!

    Dana BOS dan Arogansi Kepala SMKN 1 Plered, Disdik Jabar Ditantang Tegas!

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Ucapan arogan Kepala SMKN 1 Plered, Ajang Sarif Hidayat, memicu gejolak. Publik menaruh curiga atas ketertutupan pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan mendesak Dinas Pendidikan Jawa Barat segera bertindak tegas. HITVBERITA.COM | Purwakarta — Sikap kepala sekolah yang dinilai tidak transparan itu, dinilai berpotensi merusak kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan […]

  • Seleksi Kesamaptaan Calon Paskibraka 2025 di Belitung Berlangsung Tertib

    Seleksi Kesamaptaan Calon Paskibraka 2025 di Belitung Berlangsung Tertib

    • calendar_month Senin, 21 Apr 2025
    • account_circle
    • visibility 46
    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Belitung– Seleksi tahap kesamaptaan bagi peserta calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Belitung tahun 2025 kembali digelar pada Minggu (20/4/2025). Kegiatan yang berlangsung di Stadion Pangkal Lalang, Kecamatan Tanjungpandan, diikuti oleh 38 peserta putri yang sebelumnya telah lolos dari berbagai tahapan seleksi awal. Kegiatan seleksi dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan […]

  • Wakil Bupati Lingga Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Desa Sedamai

    Wakil Bupati Lingga Hadiri Peringatan Hari Anak Nasional di Desa Sedamai

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Peringatan “Hari Anak Nasional” digelar di Desa Sedamai, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (26/7/2025). Kegiatan yang berlangsung meriah ini dihadiri oleh Wakil Bupati Lingga, H. Nofrizal, bersama Ketua Dekranasda Lingga, Feby Nofrizal. HITVBERITA.COM | Lingga — Acara juga turut dihadiri oleh anggota DPRD Lingga, Camat Singkep Pesisir; Kepala Puskesmas; […]

  • Kekhawatiran Warga Sungai Raya terhadap Investasi PT SPP

    Kekhawatiran Warga Sungai Raya terhadap Investasi PT SPP

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Ruslan
    • visibility 176
    • 0Komentar

    LINGGA | HITV – Warga Desa Sungai Raya, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, menyuarakan kekhawatiran terhadap rencana investasi perkebunan kelapa sawit oleh PT Singkep Payung Perkasa (SPP). Mereka menilai proses penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) perusahaan tersebut tidak dilakukan secara transparan dan minim pelibatan masyarakat setempat. Kekhawatiran itu mencuat dalam kegiatan sosialisasi yang digelar […]

expand_less