Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Dari Tanah Wakaf, Warga Desa Nipa Membuka Jalan Menuju Pantai Mbawe

  • account_circle Sahbudin, S.Pdi
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

Sebuah jalan baru tidak selalu lahir dari proyek besar dan anggaran pemerintah. Di Desa Nipa, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, akses menuju kawasan Pantai Mbawe justru mulai dibuka dari kerelaan warga yang menyisihkan tanah miliknya untuk kepentingan bersama.

BIMA, HITV Langkah itu menjadi cerita tersendiri tentang bagaimana pembangunan infrastruktur dapat tumbuh dari semangat gotong royong masyarakat.

Sejumlah warga Desa Nipa mewakafkan sebagian tanah mereka untuk dijadikan akses jalan umum menuju kawasan Pantai Mbawe. Kesepakatan tersebut dilakukan pada Senin (10/8/2026), sekaligus menjadi titik awal pembukaan rintisan jalan yang kini diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Jumadin, S.Pd.I., menjadi salah satu penggagas gerakan tersebut bersama keluarga Abdurahman Ayub yang diwakili anak ketiganya, Sahbudin. Keluarga Ina Imo bersama anak dan cucunya juga mengambil keputusan serupa dengan menyerahkan sebagian lahan mereka untuk akses masyarakat.

Bagi warga, keputusan tersebut bukan sekadar soal melepaskan sebagian hak atas tanah. Ada kepentingan yang lebih besar, yakni menghadirkan akses yang selama ini dibutuhkan untuk menghubungkan permukiman dan aktivitas masyarakat dengan kawasan pesisir.

“Setelah lahan diukur dan dilakukan pematokan, warga menyepakati pembukaan rintisan jalan secara gotong royong. Dari sinilah gagasan membangun akses menuju Pantai Mbawe mulai bergerak dari kesepakatan menjadi pekerjaan nyata di lapangan.

PROSES tersebut turut disaksikan Kepala Dusun setempat, Darwis. Kehadiran pemerintah di tingkat dusun menjadi bagian penting dalam memastikan proses penyerahan lahan dan kesepakatan warga berjalan tertib.

Pengamanan kegiatan juga melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Nipa, Putra Rahmatullah, bersama Babinsa, Serka Herman. Sinergi masyarakat dengan unsur TNI dan Polri ikut menjaga proses pembukaan akses berjalan aman dan kondusif.

Kini, perhatian warga mulai tertuju pada bagaimana rintisan jalan tersebut dapat dikembangkan menjadi akses yang benar-benar layak digunakan.

Pantai Mbawe menjadi salah satu alasan utama mengapa pembukaan jalan ini dianggap penting. Kawasan pesisir tersebut menyimpan potensi wisata sekaligus ruang ekonomi bagi masyarakat. Namun, potensi tanpa akses yang memadai akan sulit berkembang secara optimal.

Jalan yang dibuka melalui swadaya warga diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai aktivitas. Nelayan akan lebih mudah menjangkau kawasan pesisir, petani memiliki akses mobilitas yang lebih baik, sementara masyarakat dapat melihat peluang baru dari aktivitas ekonomi dan wisata.

Dalam jangka panjang, keberadaan akses tersebut juga berpotensi mengubah wajah kawasan Pantai Mbawe. Bukan hanya sebagai ruang pesisir yang dikunjungi masyarakat setempat, tetapi juga sebagai kawasan yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat.

Tentu, pembukaan rintisan jalan merupakan langkah awal. Masih dibutuhkan penataan, peningkatan kualitas jalan, serta dukungan berbagai pihak agar akses tersebut dapat berfungsi secara optimal dan berkelanjutan.

Namun, fondasi terpenting sudah diletakkan: kemauan warga untuk berbagi dan bekerja bersama.

Tanah yang semula menjadi bagian dari kepemilikan keluarga kini diharapkan berubah menjadi jalan yang dilalui banyak orang.

“Dari keputusan sejumlah warga untuk mewakafkan lahan, Desa Nipa sedang membuka bukan hanya jalur menuju Pantai Mbawe, tetapi juga kemungkinan baru bagi mobilitas, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.

JIKA semangat gotong royong itu terus terjaga dan mendapat dukungan pembangunan yang berkelanjutan, jalan kecil yang dirintis hari ini bukan tidak mungkin menjadi salah satu jalur penting bagi masa depan Desa Nipa. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Bima

  • Penulis: Sahbudin, S.Pdi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aliansi Masyarakat Bintan Utara Berdiri, Siap Kawal Isu Sosial dan Lingkungan

    Aliansi Masyarakat Bintan Utara Berdiri, Siap Kawal Isu Sosial dan Lingkungan

    • 0Komentar

    BINTAN | HITV – Aliansi Masyarakat Bintan Bagian Utara menggelar doa bersama sekaligus pemasangan papan nama organisasi di kediaman Ketua Aliansi, Syamsudin, pada Jumat (5/12/2025). Kegiatan ini menjadi penanda resmi berdirinya aliansi tersebut. Doa dipimpin Ustad Muklas dari Tanjung Uban, yang berharap keberadaan aliansi dapat membawa manfaat bagi masyarakat. Acara dilanjutkan dengan makan bersama para […]

  • Prabowo: Pasal 33 UUD 1945 Fondasi Ekonomi Nasional

    Prabowo: Pasal 33 UUD 1945 Fondasi Ekonomi Nasional

    • 0Komentar

    Penulis: Raffa Christ Manalu Presiden tegaskan tak ada pemutihan aset negara; 3,2 juta hektar lahan berhasil dikembalikan HITVBERITA.COM | Tangerang, Kompas— Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 sebagai pijakan utama pembangunan ekonomi Indonesia. Dalam pembukaan APKASI Otonomi Expo 2025 di Nusantara Hall, Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis […]

  • Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan Dorong Petani Sawit Terapkan Sertifikasi ISPO

    Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan Dorong Petani Sawit Terapkan Sertifikasi ISPO

    • 0Komentar

    ISPO merupakan standar nasional yang dirancang untuk memastikan praktik perkebunan sawit yang berkelanjutan, ramah lingkungan, dan memenuhi tanggung jawab sosial HITVBERITA.COM – BINTAN | Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bintan menggelar Sosialisasi Sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) sebagai upaya memperkuat penerapan prinsip keberlanjutan di sektor perkebunan kelapa sawit. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari […]

  • Warga Pertanyakan Keberadaan Lahan Milik Perum Bulog di Cilincing Jakarta Utara!?

    Warga Pertanyakan Keberadaan Lahan Milik Perum Bulog di Cilincing Jakarta Utara!?

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM JAKARTA UTARA |Warga masyarakat Jakarta Utara mempertanyakan terkait keberadaan lahan milik Perum Bulog seluas kurang lebih 50 Hektare yang terletak di Jl. Sarang Bango Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing Jakarta Utara, Pasalnya kendatipun di lahan itu telah terpasang plang yang menegaskan bahwa Perum Bulog sebagai pemilik lahan yang sah, juga di plang itu tertulis pengumuman […]

  • Polda Sumut Ringkus Dua Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan di Karo, Kapolda Motifnya Masih Didalami

    Polda Sumut Ringkus Dua Pelaku Pembakaran Rumah Wartawan di Karo, Kapolda Motifnya Masih Didalami

    • 0Komentar

    Medan | Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) menangkap dua orang berinisial R dan Y yang diduga sebagai pelaku pembakaran rumah wartawan Rico Sempurna Pasaribu di Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo, Sumut. “Pelaku yang ditangkap bertindak sebagai eksekutor,” kata Kapolda Sumatera Utara, Komisaris Jenderal Polisi Agung Setya Imam Effendi, saat merilis kasus tersebut di Karo, Sumatera […]

  • Halal Bihalal Bang Japar Jakarta Timur, Pererat Silaturahmi dan Teguhkan Nilai Kebersamaan 

    Halal Bihalal Bang Japar Jakarta Timur, Pererat Silaturahmi dan Teguhkan Nilai Kebersamaan 

    • 0Komentar

      Penulis: Bainana Bahthy Editor: AYS Prayogie Momentum Halal Bihalal kembali dimaknai sebagai ruang memperkuat persaudaraan dalam keluarga besar Bang Japar. JAKARTA TIMUR, HITV – Komandan Wilayah (Danwil) Jakarta Timur, Musa Marasabessy, SH, mengundang seluruh anggota Bang Japar se-Jakarta Timur untuk menghadiri kegiatan Halal Bihalal (open house) yang akan digelar di kediamannya, Sabtu (4/4/2026). Acara […]

expand_less