Dukung Sport Tourism dan Tekan Balap Liar, Wali Kota Tebing Tinggi Bidik Grasstrack Jadi Agenda Kejurda
- account_circle Jhon P Tobing
- calendar_month 21 jam yang lalu
- print Cetak

Wali Kota Iman Irdian Saragih (kiri) bersama Ketua Panitia Pelaksana event, Arif Hutajulu di Ruang Kerja Wali Kota Lantai IV Balai Kota, Jumat 30 Oktober 2026. (Dok/Foto/Jhon)
Pemerintah Kota Tebing Tinggi mulai mendorong pengembangan olahraga otomotif sebagai bagian dari strategi sport tourism sekaligus upaya menyediakan ruang penyaluran bakat bagi generasi muda.
TEBING TINGGI, HITV – Salah satunya melalui penyelenggaraan Tebing Tinggi Speed Grasstrack 2026 yang diharapkan berkembang menjadi agenda olahraga tahunan hingga menembus level kejuaraan daerah (Kejurda).
Dukungan tersebut disampaikan Wali Kota Tebing Tinggi, H. Iman Irdian Saragih, saat menerima audiensi panitia pelaksana di Ruang Kerja Wali Kota, Lantai IV Balai Kota Tebing Tinggi, Jumat (30/10/2026).
Menurut Iman, penyelenggaraan balap motor di sirkuit resmi bukan sekadar kegiatan olahraga dan hiburan, melainkan juga menjadi alternatif untuk mengalihkan minat pembalap muda dari aksi balap liar yang berisiko tinggi di jalan raya.
Ia menilai, pemerintah daerah perlu hadir menyediakan wadah kompetisi yang aman, terarah, dan berorientasi pada prestasi agar potensi generasi muda di bidang otomotif dapat berkembang secara positif.
“Saya dan seluruh jajaran pasti mendukung kegiatan ini karena sangat positif. Artinya, kita juga menghindari risiko di jalanan yang taruhannya bisa nyawa atau cedera. Kita berharap kegiatan ini bisa naik tingkat hingga Kejurnas,” tegas Iman.
Lebih jauh, Wali Kota berharap kegiatan tersebut mampu menjadi daya tarik bagi pihak luar untuk berkunjung dan berinvestasi di Tebing Tinggi. Pengembangan kegiatan olahraga, menurutnya, perlu berjalan beriringan dengan pembenahan kota agar semakin tertata, bersih, dan nyaman.
Dukungan pemerintah daerah juga diarahkan pada keberlanjutan kegiatan. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Tebing Tinggi, Muhammad Fadly, menyatakan pihaknya akan mendorong Tebing Tinggi Speed Grasstrack masuk dalam kalender event tahunan daerah.
Dengan agenda yang terjadwal dan promosi lebih luas, event otomotif tersebut diharapkan mampu menarik peserta maupun penonton dari berbagai daerah, sekaligus meningkatkan kunjungan wisata ke Kota Tebing Tinggi.
“Kalau ini bisa menjadi event rutin tahunan, tentu akan kita promosikan. Kita sebar ke luar agar semakin banyak orang tahu. Dengan begitu, masyarakat luar akan bersiap dan menjadwalkan kunjungan ke Tebing Tinggi setiap ada agenda balap,” ujar Fadly.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Arif Hutajulu, menjelaskan bahwa Tebing Tinggi Speed Grasstrack 2026 akan berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026, bertempat di Sirkuit Permanen ATT, Jalan Pramuka, Kelurahan Pinang Mancung, Kecamatan Bajenis.
Selain menjadi ruang kompetisi bagi para pembalap, kegiatan ini juga diharapkan memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Panitia berharap kehadiran peserta dan pengunjung dari luar daerah dapat menggerakkan aktivitas perdagangan, kuliner, serta usaha masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
“Kegiatan ini sekaligus mendukung program Bapak Wali Kota untuk menggairahkan dan menumbuhkan UMKM di Kota Tebing Tinggi. Tidak hanya di pusat kota, kita berharap perputaran ekonomi juga bisa dirasakan di seputaran Kecamatan Bajenis,” ungkap Arif.
Dalam kompetisi tersebut, panitia menyiapkan 14 kelas perlombaan, mulai dari Trail Standar 155 cc Open, Bebek Modifikasi Open, FFA Open, RBT Open hingga sejumlah kelas lokal.
Peserta dijadwalkan datang dari sejumlah daerah di Sumatera Utara, di antaranya Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Batu Bara, dan Simalungun.
Penyelenggaraan ajang ini juga telah mengantongi rekomendasi dan izin resmi dari Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara, dengan menggandeng New Speed Motor Sport Tebing Tinggi sebagai penyelenggara teknis.
Dengan dukungan pemerintah daerah dan keterlibatan komunitas otomotif, Tebing Tinggi Speed Grasstrack 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi dua hari.
Lebih dari itu, keberlanjutan event ini akan menjadi salah satu tolok ukur keseriusan daerah dalam membangun ekosistem olahraga otomotif, membuka ruang prestasi bagi pembalap muda, serta menggerakkan ekonomi masyarakat melalui sport tourism.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Ramadhan Barqah Pulungan, Kabag Prokopim Setdako Faisal Ahmad, jajaran panitia pelaksana, serta Tim Peliputan Dinas Kominfo Kota Tebing Tinggi. (*/)
Penulis: Jhon P. Tobing
Editor: AYS
- Penulis: Jhon P Tobing






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.