Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Kembangkan Desa Wisata, Pemkab Purwakarta Percepat Pembangunan Kawasan Pedesaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
  • print Cetak

Purwakarta | Puluhan desa wisata mulai dikembangkan di Kabupaten Purwakarta. Langkah itu ditempuh untuk mempercepat pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata.

“Langkah untuk mengembangkan desa wisata itu menjadi perhatian serius Pj Bupati, Benni Irwan. Dinas terkait telah diminta untuk menindaklanjutinya sebagai bagian percepatan pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, Rudi Hartono, pada Senin, 15 Juli 2024.

Potensi Unggulan Desa

Berdasarkan data dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta menyebutkan, sebanyak 22 desa telah disiapkan untuk dikembangkan menjadi desa wisata.

Tahap pertama sebanyak 11 desa telah ditetapkan untuk menjadi desa wisata rintisan. Dari sebelas desa itu, enam desa wisata berada di Kecamatan Kiarapedes, yakni Desa Wisata Margaluyu, Desa Wisata Garokgek, Desa Wisata Pusakamulya, Desa Wisata Ciracas, Desa Wisata Sumbersari dan Desa Wisata Mekarjaya.

Dua desa wisata berada di Kecamatan Tegalwaru, yakni Desa Wisata Sukamulya, dan Desa Wisata Pasanggrahan.

Sementara, tiga desa wisata lainnya masing-masing Desa Wisata Pasanggrahan Kecamatan Bojong, Desa Wisata Cibukamanah, Kecamatan Cibatu dan Desa Wisata Cibuntu, Kecamatan Wanayasa.

“Dari sebelas desa itu, satu desa sudah masuk kategori desa wisata berkembang, yakni Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong,” kata Mohamad Ramdhan, Kepala Disporaparbud Purwakarta.

Ia menyebutkan, pengembangan desa-desa wisata itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati (Kepbup) nomor 556/Kep.489-Disporaparbud/2022 tentang Penetapan Desa Wisata di Purwakarta.

Untuk tahap berikutnya, lanjut Ramdhan, sebelas desa lainnya juga tengah disiapkan untuk dikembangkan menjadi desa wisata, yang meliputi tiga desa di Kecamatan Wanayasa, yakni Desa Taringgul Tonggoh, Desa Wanayasa dan Desa Sumurugul.

Dua desa di Kecamatan Sukasari, yakni Desa Sukasari dan Desa Kutamanah. Dua desa di Kecamatan Plered, yakni Desa Plered dan Desa Anjun. Dua desa di Kecamatan Bojong, yakni Desa Cihanjawar dan Desa Cikeris, serta satu kampung di Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta.

Menurutnya, pengembangan desa wisata itu merupakan salah satu strategi kebijakan Pemkab Purwakarta untuk mempercepat pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor wisata.

“Langkah itu sekaligus untuk meningkatkan potensi dan kapasitas sumber daya lokal dalam sektor pariwisata. Melalui langkah itu, kita harapkan pembangunan kawasan pedesaan bisa kita percepat,” ujarnya.

Ramdhan mengungkap, desa-desa yang ditetapkan menjadi desa wisata itu, secara umum memiliki beragam potensi unggulan yang bisa mendatangkan wisatawan.

Potensi itu meliputi keindahan alam, keunikan seni budaya, peninggalan sejarah, keunggulan produk lokal seperti kerajinan tangan dan produk kuliner, keunggulan komoditas pertanian dan berbagai bentuk kreatifitas dan kearifan lokal masyarakat desa.

Pengembangan berbagai desa wisata tersebut, tambah dia, sekaligus semakin melengkapi berbagai potensi destinasi wisata yang sudah ada di Kabupaten Purwakarta.

Saat ini, di Kabupaten Purwakarta tercatat sebanyak 63 destinasi wisata yang banyak menjadi incaran para wisatawan untuk berkunjung.

Dari jumlah itu, 30 diantaranya merupakan destinasi wisata alam dan buatan. Sedangkan selebihnya meliputi wisata budaya, wisata kuliner, wisata religi dan wisata edukasi.

Kelompok Sadar Wisata

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Purwakarta, Mokhamad Aripin memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemkab Purwakarta dalam mengembangkan desa wisata.

Menurutnya, banyak desa di Kabupaten Purwakarta yang memiliki potensi sangat besar di sektor pariwisata yang bisa mendatangkan wisatawan sehingga mampu menggerakan roda perekonomian desa.

“Pengembangan desa wisata itu merupakan langkah yang sangat strategis untuk membangun desa. Langkah itu bisa menggerakan perekonomian desa yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat desa,” kata Aripin.

Ia menyebut, untuk medukung pembentukan desa wisata itu pihaknya telah menyiapkan 63 orang anggota Pokdarwis Purwakarta untuk terlibat aktif mempercepat lahirnya desa-desa wisata baru.

“Kita akan sebar anggota Pokdarwis Purwakarta ke semua desa yang berpotensi menjadi desa wisata. Kita ingin membantu percepatan pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata,” tandasnya.

(Raffa Christ Manalu)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diduga Tidak Transparan, Desa Tanjung Jaya Menjadi Sorotan Publik

    Diduga Tidak Transparan, Desa Tanjung Jaya Menjadi Sorotan Publik

    • 0Komentar

    Kantor Desa Tanjung Jaya saat dikunjungi tim media suasananya sepi. (Foto:Dinar/HiTv) Penulis: Dinar Editor  : Kang Aden Sungguh ironis, penggunaan Dana Desa (DD) Tanjung Jaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menuai sorotan masyarakat. Pasalnya, papan informasi APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) tidak terpasang di area publik, baik di dalam maupun di luar kantor desa. HITVBERITA.COM […]

  • Eks Karyawan RS Haji UIN Syarif Hidayutllah Jakarta, Gelar Aksi Damai

    Eks Karyawan RS Haji UIN Syarif Hidayutllah Jakarta, Gelar Aksi Damai

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Jakarta – Ratusan orang Eks Karyawan RS Haji Jakarta, yang tergabung dalam Serikat Pekerja Rumah Sakit Haji Jakarta dan Forum Karyawan Rasionalisasi serta Forum Eks Karyawan Rumah Sakit Haji Jakarta, yang terdiri dari Para Medis, tenaga kesehatan serta tenaga non kesehatan (administrasi), yang menjadi korban PHK, hari ini Senin tanggal 12 Agustus 2024, […]

  • PT Adaro Energy Indonesia Tbk dan Jejak Kebijakan di Barito Timur

    PT Adaro Energy Indonesia Tbk dan Jejak Kebijakan di Barito Timur

    • 0Komentar

    Dalam surat bernomor 01/HITV/Red-Klarifikasi/II/2026 itu, redaksi meminta penjelasan resmi atas sejumlah isu krusial, termasuk dugaan penggunaan memo dinas Bupati Barito Timur tahun 2006 sebagai dasar pengelolaan atau penunjukan pihak angkutan batu bara.  JAKARTA, HITV— Polemik pengelolaan angkutan batu bara yang melintasi Kabupaten Barito Timur kembali mengemuka. Redaksi HITVberita.com melayangkan surat permintaan klarifikasi kepada manajemen PT […]

  • Kebersamaan Warnai Malam Tahun Baru Warga RT 12 RW 06 Warakas

    Kebersamaan Warnai Malam Tahun Baru Warga RT 12 RW 06 Warakas

    • 0Komentar

    JAKARTA UTARA | HITV – Warga RT 12 RW 06 Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, merayakan malam pergantian Tahun Baru 2025 dengan kegiatan sederhana berupa bakar ikan dan ayam bersama di posko warga, Rabu (31/12/2024) malam. Perayaan malam tahun baru tersebut diikuti oleh warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang […]

  • Bupati Purwakarta Luncurkan Program “Gerakan Purwakarta Nyaah ka Indung”

    Bupati Purwakarta Luncurkan Program “Gerakan Purwakarta Nyaah ka Indung”

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Purwakarta resmi meluncurkan program Gerakan Purwakarta Nyaah ka Indung, Jumat (11/4/2025), di Desa Cikumpay, Kecamatan Campaka. HITVBERITA.COM | Purwakarta– Program ini merupakan bagian dari inisiatif sosial yang diusung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan fokus utama pada peningkatan kesejahteraan kelompok lanjut usia, khususnya kaum ibu berusia di atas 50 tahun yang tidak […]

expand_less