Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Kembangkan Desa Wisata, Pemkab Purwakarta Percepat Pembangunan Kawasan Pedesaan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
  • print Cetak

Purwakarta | Puluhan desa wisata mulai dikembangkan di Kabupaten Purwakarta. Langkah itu ditempuh untuk mempercepat pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata.

“Langkah untuk mengembangkan desa wisata itu menjadi perhatian serius Pj Bupati, Benni Irwan. Dinas terkait telah diminta untuk menindaklanjutinya sebagai bagian percepatan pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta, Rudi Hartono, pada Senin, 15 Juli 2024.

Potensi Unggulan Desa

Berdasarkan data dari Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Purwakarta menyebutkan, sebanyak 22 desa telah disiapkan untuk dikembangkan menjadi desa wisata.

Tahap pertama sebanyak 11 desa telah ditetapkan untuk menjadi desa wisata rintisan. Dari sebelas desa itu, enam desa wisata berada di Kecamatan Kiarapedes, yakni Desa Wisata Margaluyu, Desa Wisata Garokgek, Desa Wisata Pusakamulya, Desa Wisata Ciracas, Desa Wisata Sumbersari dan Desa Wisata Mekarjaya.

Dua desa wisata berada di Kecamatan Tegalwaru, yakni Desa Wisata Sukamulya, dan Desa Wisata Pasanggrahan.

Sementara, tiga desa wisata lainnya masing-masing Desa Wisata Pasanggrahan Kecamatan Bojong, Desa Wisata Cibukamanah, Kecamatan Cibatu dan Desa Wisata Cibuntu, Kecamatan Wanayasa.

“Dari sebelas desa itu, satu desa sudah masuk kategori desa wisata berkembang, yakni Desa Pasanggrahan, Kecamatan Bojong,” kata Mohamad Ramdhan, Kepala Disporaparbud Purwakarta.

Ia menyebutkan, pengembangan desa-desa wisata itu ditetapkan melalui Surat Keputusan Bupati (Kepbup) nomor 556/Kep.489-Disporaparbud/2022 tentang Penetapan Desa Wisata di Purwakarta.

Untuk tahap berikutnya, lanjut Ramdhan, sebelas desa lainnya juga tengah disiapkan untuk dikembangkan menjadi desa wisata, yang meliputi tiga desa di Kecamatan Wanayasa, yakni Desa Taringgul Tonggoh, Desa Wanayasa dan Desa Sumurugul.

Dua desa di Kecamatan Sukasari, yakni Desa Sukasari dan Desa Kutamanah. Dua desa di Kecamatan Plered, yakni Desa Plered dan Desa Anjun. Dua desa di Kecamatan Bojong, yakni Desa Cihanjawar dan Desa Cikeris, serta satu kampung di Kelurahan Cipaisan, Kecamatan Purwakarta.

Menurutnya, pengembangan desa wisata itu merupakan salah satu strategi kebijakan Pemkab Purwakarta untuk mempercepat pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor wisata.

“Langkah itu sekaligus untuk meningkatkan potensi dan kapasitas sumber daya lokal dalam sektor pariwisata. Melalui langkah itu, kita harapkan pembangunan kawasan pedesaan bisa kita percepat,” ujarnya.

Ramdhan mengungkap, desa-desa yang ditetapkan menjadi desa wisata itu, secara umum memiliki beragam potensi unggulan yang bisa mendatangkan wisatawan.

Potensi itu meliputi keindahan alam, keunikan seni budaya, peninggalan sejarah, keunggulan produk lokal seperti kerajinan tangan dan produk kuliner, keunggulan komoditas pertanian dan berbagai bentuk kreatifitas dan kearifan lokal masyarakat desa.

Pengembangan berbagai desa wisata tersebut, tambah dia, sekaligus semakin melengkapi berbagai potensi destinasi wisata yang sudah ada di Kabupaten Purwakarta.

Saat ini, di Kabupaten Purwakarta tercatat sebanyak 63 destinasi wisata yang banyak menjadi incaran para wisatawan untuk berkunjung.

Dari jumlah itu, 30 diantaranya merupakan destinasi wisata alam dan buatan. Sedangkan selebihnya meliputi wisata budaya, wisata kuliner, wisata religi dan wisata edukasi.

Kelompok Sadar Wisata

Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kabupaten Purwakarta, Mokhamad Aripin memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan Pemkab Purwakarta dalam mengembangkan desa wisata.

Menurutnya, banyak desa di Kabupaten Purwakarta yang memiliki potensi sangat besar di sektor pariwisata yang bisa mendatangkan wisatawan sehingga mampu menggerakan roda perekonomian desa.

“Pengembangan desa wisata itu merupakan langkah yang sangat strategis untuk membangun desa. Langkah itu bisa menggerakan perekonomian desa yang manfaatnya bisa dirasakan langsung masyarakat desa,” kata Aripin.

Ia menyebut, untuk medukung pembentukan desa wisata itu pihaknya telah menyiapkan 63 orang anggota Pokdarwis Purwakarta untuk terlibat aktif mempercepat lahirnya desa-desa wisata baru.

“Kita akan sebar anggota Pokdarwis Purwakarta ke semua desa yang berpotensi menjadi desa wisata. Kita ingin membantu percepatan pembangunan kawasan pedesaan melalui sektor pariwisata,” tandasnya.

(Raffa Christ Manalu)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Desa Posek Sepakati Lokasi Kampung Nelayan Perikanan, Dipusatkan di RT 01/RW 06 Dusun III

    Warga Desa Posek Sepakati Lokasi Kampung Nelayan Perikanan, Dipusatkan di RT 01/RW 06 Dusun III

    • 0Komentar

    Musyawarah warga Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, akhirnya menetapkan satu lokasi pembangunan Kampung Nelayan Perikanan setelah melalui pembahasan yang melibatkan pemerintah desa, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat lingkungan, hingga tokoh masyarakat dan pemuda. LINGGA, HITV — Kesepakatan itu dicapai dalam musyawarah desa yang digelar pada Selasa (13/5/2026) di rumah salah seorang warga […]

  • Kepergian Cak Wid, Sosok Loyalis Organisasi dan Karateka yang Tak Pernah Padam

    Kepergian Cak Wid, Sosok Loyalis Organisasi dan Karateka yang Tak Pernah Padam

    • 0Komentar

    Kabar duka itu datang begitu tiba-tiba. Pesan singkat dari WhatsApp yang diterima dari rekan Nasir Umar membuat banyak sahabat terdiam tak percaya. Sosok yang selama ini dikenal penuh semangat, aktif dalam organisasi, dan tak pernah berhenti mengabdi, kini telah berpulang JAKARTA, HITV— Widodo, yang akrab disapa Cak Wid, meninggal dunia pada Senin, 18 Mei 2026 pukul […]

  • Libur Sekolah, PMI Karimun Gelar Khitanan Massal

    Libur Sekolah, PMI Karimun Gelar Khitanan Massal

    • 0Komentar

    KARIMUN | HITV – Memanfaatkan momentum libur sekolah, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karimun menggelar kegiatan khitanan massal yang berlangsung di Kantor PMI Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Minggu (21/12/2025). Kegiatan bakti sosial tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Karimun Iskandarsyah dan Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, serta sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait. […]

  • Usai Apel Pagi, AKBP Lilik Ardhiansya Lakukan Pengecekan Lingkungan Polres Purwakarta

    Usai Apel Pagi, AKBP Lilik Ardhiansya Lakukan Pengecekan Lingkungan Polres Purwakarta

    • 0Komentar

    Purwakarta | Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansya langsung mengecek kesiapan Mako Polres Purwakarta usai melaksanakan apel pagi, pada Kamis, 18 Juli 2024.   Pengecekan Mako Polres oleh Kapolres Purwakarta didampingi Waka Polres, Kompol Ricky Ardipratama.   Sebagai orang baru di Polres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansya turut menyapa anggota yang ditemuinya disetiap ruangan saat berkeliling markas […]

  • Konflik Dua Kepemimpinan Menuju Akhir: PWI Sepakat Gelar Kongres Persatuan Paling Lambat Agustus 2025!

    Konflik Dua Kepemimpinan Menuju Akhir: PWI Sepakat Gelar Kongres Persatuan Paling Lambat Agustus 2025!

    • 1Komentar

    Ketua Umum PWI hasil Kongres Bandung, Hendry Ch Bangun (kiri) dan Ketua Umum PWI hasil KLB Zulmansyah Sekedang (kanan), sepakat mengakhiri konflik melalui “Kongres Persatuan PWI” (Dok/Foto/Raffa) Konflik kepemimpinan di tubuh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tersebut akhirnya menemukan titik terang. Dua kubu yang selama hampir setahun berseteru, masing-masing dipimpin Hendry Ch Bangun dan Zulmansyah Sekedang, […]

  • Candi Bahal, Jejak Kejayaan Kerajaan Pannai

    Candi Bahal, Jejak Kejayaan Kerajaan Pannai

    • 0Komentar

    PADANG LAWAS UTARA | HITV – Candi Bahal, yang juga dikenal dengan sebutan Biaro Bahal, merupakan salah satu bangunan cagar budaya penting yang terletak di Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara. Kompleks candi ini terbuat dari bata merah dan diperkirakan berasal dari sekitar abad ke-11 Masehi. Candi Bahal dikaitkan dengan Kerajaan Pannai, […]

expand_less