KPK Pinjam Aula Polres Pekalongan Kota, Sejumlah Pejabat Pemkab Diperiksa Maraton
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 26
- print Cetak

Bus terparkir di depan Mapolres Pekalongan: Dipersiapkan untuk membawa 11 Orang pejabat yang telah diperiksa, menuju ke Gedung Merah Putih di Jakarta. (dok/foto/Hadi)
Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan secara intensif di Mapolres Pekalongan Kota. Pemeriksaan berlangsung sejak Senin (2/3/2026) malam hingga Selasa (3/3/2026) sore
KOTA PEKALONGAN, HITV—Pemeriksaan oleh Tim penyidik KPK itu dilakukan di aula Polres Pekalongan Kota, setelah lembaga anti rasuah tersebut meminta dukungan fasilitas dan pengamanan kepada pihak kepolisian setempat.
Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi mengatakan, pihaknya dihubungi penyidik KPK pada Senin malam untuk memfasilitasi tempat pemeriksaan terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemkab Pekalongan.
“Kami dihubungi penyidik KPK yang sedang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pejabat Pemerintah Kabupaten Pekalongan atas dugaan kasus korupsi,” ujar Riki kepada wartawan, Selasa.
Menurut dia, kepolisian menyediakan aula Mapolres guna memastikan proses pemeriksaan berjalan aman dan kondusif. Dukungan tersebut juga disertai pengamanan guna mengantisipasi potensi gangguan selama proses penyidikan.
“Penyidik meminjam aula sebagai tempat pemeriksaan karena mempertimbangkan potensi resistensi maupun kerawanan apabila dilakukan di lokasi lain,” kata dia.
Riki menegaskan, status hukum para pejabat yang diperiksa masih dalam tahap pendalaman oleh penyidik KPK. Kepolisian, lanjutnya, hanya memfasilitasi tempat dan pengamanan tanpa terlibat dalam materi perkara.
Setelah menjalani pemeriksaan maraton, rombongan pejabat yang diperiksa bersama tim penyidik KPK meninggalkan Mapolres sekitar pukul 15.00 WIB. Mereka diberangkatkan menuju Jakarta menggunakan bus untuk proses lanjutan.
“Sekitar pukul 15.00 WIB, beberapa pejabat yang diduga terkait perkara tersebut diberangkatkan ke Jakarta untuk proses lebih lanjut,” ujar Riki.
Hingga Selasa malam, KPK belum menyampaikan secara resmi detail perkara maupun identitas pihak-pihak yang diperiksa. Keterangan lebih lanjut masih menunggu pernyataan resmi dari juru bicara KPK di Jakarta. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Jateng
- Penulis: Hadi Lempe
- Editor: AYS Prayogie
- Sumber: HITV Jateng
