Rabu, 26 Agu 2026
light_mode

Waspada Modus Penipuan Katering di Dabo Singkep, Warga Rugi Jutaan Rupiah

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
  • print Cetak

Modus penipuan dengan mengatasnamakan instansi pemerintahan kembali terjadi di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga. Kali ini, seorang warga bernama Tengku Buntat menjadi korban setelah menerima pesanan katering fiktif yang menyebabkan kerugian hingga hampir Rp 3 juta.

LINGGA | HITV — Peristiwa tersebut bermula ketika Tengku Buntat menerima pesanan melalui aplikasi WhatsApp dari seorang perempuan bernama Ratih Purwana, SP.

Pelaku memesan 120 bungkus nasi kotak dan 120 cup es teh manis dengan nilai transaksi sekitar Rp 3 juta. Dalam komunikasi tersebut, Ratih mengaku sebagai staf di Kantor Camat Dabo Singkep.

Korban mengaku tidak menaruh kecurigaan karena pelaku menggunakan foto profil mengenakan seragam aparatur sipil negara (ASN) lengkap dengan tanda nama bertuliskan “Ratih”. Identitas visual tersebut membuat korban yakin bahwa pesanan berasal dari pihak resmi.

Setelah pesanan selesai dipersiapkan, pelaku kemudian meminta korban mentransfer uang sebesar Rp 1 juta dengan dalih untuk membeli buah jeruk yang akan dimasukkan ke dalam paket nasi kotak. Permintaan itu disebut sebagai pinjaman sementara, bukan bagian dari pembayaran utama.

Namun, karena merasa janggal, Tengku Buntat menolak permintaan transfer tersebut. Tak lama berselang, pelaku secara sepihak membatalkan pesanan, meskipun seluruh pesanan telah selesai dibuat dan siap didistribusikan.

“Kerugian saya hampir tiga juta rupiah. Saya benar-benar tidak menyangka, karena sejak awal pelaku mengaku dari kantor camat. Saya berharap kejadian ini bisa ditindaklanjuti dan tidak ada korban lain,” ujar Tengku Buntat saat ditemui, Senin (12/1/2026).

Kasus ini menambah daftar panjang penipuan dengan modus mengatasnamakan pejabat atau instansi pemerintah, khususnya yang menyasar pelaku usaha kecil di bidang jasa dan kuliner.

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap pesanan dalam jumlah besar yang dilakukan secara daring, terutama jika disertai permintaan transfer dana di luar kesepakatan awal. Verifikasi langsung ke instansi terkait sangat dianjurkan sebelum memproses pesanan.

Jika mengalami kejadian serupa, warga diminta segera melaporkan kepada pihak berwajib agar dapat ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku. (/*/*/)

 

Editor: AYS
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPN Peduli Nusantara Tunggal Soroti Penolakan Laporan Perusakan Rumah di Johar Baru, Nilai Bertentangan dengan Asas Keadilan

    DPN Peduli Nusantara Tunggal Soroti Penolakan Laporan Perusakan Rumah di Johar Baru, Nilai Bertentangan dengan Asas Keadilan

    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peduli Nusantara Tunggal yang bergerak di bidang advokasi kebijakan publik menyoroti penanganan dugaan tindak pidana perusakan rumah warga di RW 01, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat. JAKARTA, HITV – Organisasi tersebut menilai sikap penyidik yang tidak memproses laporan masyarakat berpotensi mencederai prinsip keadilan dan kepastian hukum. Sorotan itu disampaikan menyikapi penanganan […]

  • CEO Lingga dan Maxim Semarakkan Karnaval HUT RI ke-81 di Dabo Singkep

    CEO Lingga dan Maxim Semarakkan Karnaval HUT RI ke-81 di Dabo Singkep

    • 0Komentar

    Semangat kemerdekaan mewarnai Karnaval Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu (22/8/2026). LINGGA, HITV — Kegiatan yang dimulai dari Lapangan Merdeka Dabo Singkep dan menyusuri sejumlah ruas jalan di pusat kota itu turut diikuti komunitas motor klasik CEOLingga(Classic ElegantOldskul). Kehadiran komunitas tersebut menjadi bagian dari semarak […]

  • Pemindahan Kampung Nelayan Diminta Lewat Musyawarah

    Pemindahan Kampung Nelayan Diminta Lewat Musyawarah

    • 0Komentar

    Warga Kampung Baru, Desa Posek, Suhari Junan meminta pemerintah desa segera menggelar musyawarah bersama masyarakat terkait rencana pemindahan kampung nelayan ke lokasi baru. LINGGA | HITV – Ia menilai rencana tersebut belum melibatkan masyarakat secara terbuka. “Sebelumnya Kampung Baru sudah menjadi kampung percontohan dan berhasil sebagai kampung nelayan. Namun sekarang ada rencana pemindahan tanpa musyawarah […]

  • Kasus Togar Situmorang: Dari Sengketa Klien ke Tuntutan Pidana, Imunitas Advokat Disorot

    Kasus Togar Situmorang: Dari Sengketa Klien ke Tuntutan Pidana, Imunitas Advokat Disorot

    • 0Komentar

    Kasus Togar Situmorang menjadi perhatian publik setelah berkembang dari sengketa antara advokat dan klien hingga berlanjut ke proses pidana. Perkara ini memunculkan pembahasan mengenai batas imunitas advokat dalam sistem hukum Indonesia. JAKARTA, HITV— Sekretaris Organisasi Advokat Pusat Bantuan Hukum (OA PBH) Panglima Hukum, Edi Prastio, SH, MH, yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pengembangan Wilayah […]

  • Kajati Jabar Lantik 16 Kajari Baru, ini Daftar Namanya!

    Kajati Jabar Lantik 16 Kajari Baru, ini Daftar Namanya!

    • 0Komentar

    Sebanyak 16 orang kepala kejaksaan (Kajari) dimutasi dan dilantik, mulai dari Kajari Purwakarta hingga Kajari Kota Cirebon. HITVBERITA.COM – BANDUNG | Mutasi besar-besaran terjadi di lingkungan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar). Sebanyak 16 orang kepala kejaksaan (Kajari) dimutasi dan dilantik, mulai dari Kajari Purwakarta hingga Kajari Kota Cirebon. Pelantikan digelar di Aula R Suprapto […]

  • Penghitungan Suara Pilkada Jakarta, Pramono-Rano Unggul Sementara!

    Penghitungan Suara Pilkada Jakarta, Pramono-Rano Unggul Sementara!

    • 0Komentar

    Hingga saat ini, proses penghitungan suara Pilkada Gubernur Jakarta masih berlangsung di beberapa tempat pemungutan suara (TPS). Berdasarkan pantauan tim awak media, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono – Rano, masih unggul sementara dalam hasil penghitungan suara. (Dok/Foto/R.Adyt) HITVBERITA.COM | JAKARTA – Meskipun hasil sementara menunjukkan keunggulan Pramono – Rano, calon Gubernur Ridwan […]

expand_less