Rabu, 3 Jun 2026
light_mode

Minggu Pagi di Persing: Ketika Polisi Tak Hanya Menjaga, Tapi Juga Menolong!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
  • print Cetak

Penulis: Ruslan LGA

MATAHARI belum sepenuhnya naik ketika warga Desa Persing, Kecamatan Singkep Pesisir, dikagetkan oleh suara keras dari arah jalan utama. Sebuah pohon besar, yang tampaknya sudah rapuh dimakan usia, akhirnya tumbang. Batangnya melintang di tengah jalan, menutup total akses satu-satunya yang biasa dilalui warga untuk beraktivitas.

HITVBERITA.COM | Lingga – Lalu lintas pun mendadak terhenti. Sejumlah pengendara sepeda motor memilih putar balik, sementara yang lain mencoba mencari jalan alternatif melalui jalur sempit di antara rumah warga. Suasana pagi yang biasanya tenang berubah menjadi cemas dan tidak pasti.

Namun, kekhawatiran itu tidak berlangsung lama, hanya dalam hitungan waktu sejak laporan warga diterima, personel dari Satuan Samapta Polres Lingga sudah tiba di lokasi.

Tanpa banyak bicara, mereka langsung bekerja — memotong, mengangkat, dan membersihkan batang pohon yang menutupi jalan.

“Kami tidak bisa menunggu lama. Akses ini vital bagi masyarakat, terutama di hari pasar seperti sekarang,” ujar IPTU Arfen, Kasat Samapta Polres Lingga, sambil mengatur koordinasi personelnya di lapangan.

Dengan hanya bermodalkan alat potong manual — parang, gergaji tangan, dan tenaga — mereka menyelesaikan pekerjaan yang biasanya membutuhkan bantuan alat berat. Tapi semangat mereka tak tergoyahkan, meski peluh membasahi seragam.

“Kondisi jalannya memang sempit, kendaraan berat sulit masuk. Tapi ini tidak jadi alasan untuk menunda evakuasi,” tambah IPTU Arfen.

Tak sampai dua jam, jalur yang tadinya lumpuh kembali bisa dilalui kendaraan. Wajah-wajah lega tampak dari para pengendara yang akhirnya bisa melanjutkan perjalanan.

Di sisi jalan, seorang ibu paruh baya menyeka keringat di keningnya, menyaksikan proses evakuasi dengan kagum.

“Cepat betul datangnya polisi. Saya kira bakal lama baru bisa lewat sini lagi. Salut saya,” katanya dengan logat khas Melayu.

Bagi AKBP Pahala Martua Nababan, Kapolres Lingga, aksi seperti ini bukanlah hal luar biasa.

“Ini bagian dari komitmen kami sebagai pelayan masyarakat. Polisi harus hadir, tidak hanya saat ada kejahatan, tetapi juga saat masyarakat butuh pertolongan dalam bentuk lain,” ucapnya melalui keterangan tertulis.

Evakuasi pohon tumbang ini mungkin bukan operasi besar, tetapi kisah di baliknya menunjukkan makna sejati kehadiran polisi: sebagai penjaga, pelindung, dan penolong masyarakat dalam situasi apapun.

Kehadiran Samapta pagi itu adalah pengingat bahwa kerja-kerja kemanusiaan tak selalu datang dalam bentuk seragam yang gagah, tapi dari aksi kecil yang punya dampak besar. (**)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Andi Ina, Perempuan Pertama Nahkodai ICMI Di Sulsel

    Andi Ina, Perempuan Pertama Nahkodai ICMI Di Sulsel

    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., resmi dilantik oleh sebagai Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (ORDA) Kabupaten Barru periode 2025–2030, oleh Prof. Dr. Ir. Arismunandar, M.Pd., Ketua ICMI Orwil Sulsel di Baruga Singkerru Adae Rumah Jabatan Bupati Barru, Senin (29/9/2025). HITVBERITA.COM | Barru – Kegiatan yang mengusung […]

  • Satu Kontraktor Diduga Kuasai 70 Proyek di Kobar, APAKSINDO: Ini Bentuk Ketidakadilan

    Satu Kontraktor Diduga Kuasai 70 Proyek di Kobar, APAKSINDO: Ini Bentuk Ketidakadilan

    • 0Komentar

    Ketua BPC APAKSINDO Kobar, Kistolani. (Foto/RJP/HITV) Penulis: Royke Jhony Piay HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun — Aroma ketidakadilan menyelimuti pembagian proyek pemerintah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Asosiasi Pengusaha Kontraktor Seluruh Indonesia (APAKSINDO) Kobar menuding ada satu kontraktor yang diduga menguasai hingga 70 paket proyek dalam satu tahun anggaran, sementara banyak kontraktor lokal lain hanya gigit […]

  • Usai Diambil Sumpah sebagai Advokat, Men Gumpul Fokus Perjuangkan Laporan Pidana Terhenti

    Usai Diambil Sumpah sebagai Advokat, Men Gumpul Fokus Perjuangkan Laporan Pidana Terhenti

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Palangka Raya – Ketua Umum Kalteng Watch, Ir. Men Gumpul Cilan Muhammad atau yang akrab disapa Men Gumpul, menegaskan kembali komitmennya setelah resmi diambil sumpah oleh Ketua Pengadilan Tinggi Kalimantan Tengah sebagai advokat. Ia menyatakan siap menindaklanjuti sejumlah laporan pidana yang mandek di Kepolisian, baik di Polda Kalteng maupun Polresta Palangka Raya. Men […]

  • Jelang Pilkada 2024, Ketua PCNU Purwakarta Tegaskan Sikap NU dan Warga Nahdliyin

    Jelang Pilkada 2024, Ketua PCNU Purwakarta Tegaskan Sikap NU dan Warga Nahdliyin

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Purwakarta 2024, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat menyampaikan pesan penting kepada para kader NU terkait sikap organisasi dalam menghadapi Pilkada 2024. Penegasan itu disampaikan oleh Ketua PCNU Kabupaten Purwakarta, KH. Ahmad Anwar Nasihin, bahwa sebagai organisasi NU harus tetap bersikap adil dan […]

  • TENTANG KAMI

    TENTANG KAMI

    • 0Komentar

    Portal web HITVBerita.COM berdiri pada tanggal 23 Oktober 2019 dan diterbitkan oleh PT. HIJRAH INSANI BAROKAH Dalam upaya meningkatkan manajemen  pengelolaan redaksi yang handal juga profesional, portal web HiTvBerita.COM telah bergabung pada organisasi Media Independen Online Indonesia (MIO INDONEDIA) Hal ini tentunya menjadi selaras dengan target serta strategi yang tengah dilaksanakan manajemen keredaksian portal web […]

  • Mafia Migas Karimun Bagian 2 — “Uang di Balik Seragam”

    Mafia Migas Karimun Bagian 2 — “Uang di Balik Seragam”

    • 0Komentar

    Oleh: Tim Investigasi Ketika aparat menjadi pagar makan tanaman di lautan perbatasan.   HITVBERITA.COM |Karimun — Di tengah sunyi malam di perairan Karimun, dua kapal berhadapan di tengah laut. Drum-drum minyak berpindah tangan dalam gelap. Warga setempat menyebutnya jual minyak tengah laut — tapi di balik istilah sederhana itu, tersimpan jaringan besar yang disebut melibatkan […]

expand_less