MIO Indonesia Bahas Arah Organisasi Menuju 2026 dalam Silaturahmi Dewan Kehormatan
- account_circle Alam Massiri
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- visibility 85
- comment 0 komentar
- print Cetak

Pimpinan Pusat Media Independen Online (MIO) Indonesia menggelar silaturahmi Dewan Kehormatan untuk membahas arah dan tantangan organisasi menjelang tahun 2026.
JAKARTA TIMUR | HITV – Pimpinan Pusat Media Independen Online (MIO) Indonesia menggelar silaturahmi Dewan Kehormatan untuk membahas arah dan tantangan organisasi menjelang tahun 2026. Pertemuan tersebut berlangsung di Rumah Makan Raja Sate dan Tengkleng Kepala Kambing Jawa Tulen, Cipayung, Jakarta Timur, dan diprakarsai Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie bersama Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Industri Kreatif Indonesia (APIKI) Anto Suroto, SH, SE, MM.
Dalam pertemuan tersebut, AYS Prayogie menegaskan bahwa tantangan media daring saat ini semakin kompleks, tidak hanya terkait perkembangan teknologi, tetapi juga tekanan ekonomi, kompetisi algoritma, dan budaya viral yang berpotensi menggerus integritas jurnalistik.
“Organisasi pers harus menjadi penyangga nilai agar jurnalis dan media tidak kehilangan kompas di tengah tekanan kecepatan dan popularitas,” ujar Prayogie, Senin (5/1/2025).
Ia menekankan bahwa MIO Indonesia harus berperan sebagai rumah bersama media daring, tidak hanya secara struktural, tetapi juga sebagai penjaga moral dan profesionalisme pers.
“Organisasi yang kuat bukan hanya karena strukturnya, tetapi karena nilai yang dijaga bersama,” katanya.
Silaturahmi Dewan Kehormatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dari berbagai latar belakang, di antaranya Prof. Budiharjo, Taufiq Rahman, Ir. Indra Setiawan, Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, Pitra Romadoni Nasution, Prof. Ir. Ali Zum Mashar, Dr. Ir. Kun Wardana Abyoto, Brigjen Pol (Purn) Dr. Victor Pudjiadi, serta sejumlah akademisi, purnawirawan TNI-Polri, dan penggiat media lainnya.
Dalam diskusi, para peserta menyampaikan beragam pandangan, mulai dari keberlangsungan media kecil dan menengah, menurunnya etika jurnalistik, hingga pentingnya peran organisasi pers dalam menghadapi disinformasi dan menjaga keadaban publik.
Menutup pertemuan, Prayogie menyampaikan bahwa tahun 2026 harus menjadi momentum konsolidasi internal MIO Indonesia dengan arah yang jelas dan berlandaskan nilai.
“Kami mungkin tidak menjanjikan kemewahan, tetapi kami berkomitmen menjaga arah dan nilai organisasi,” ujarnya.
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya MIO Indonesia memperkuat peran organisasi dalam membangun kepercayaan publik dan menjaga profesionalisme pers daring secara berkelanjutan. (tr)
- Penulis: Alam Massiri

Saat ini belum ada komentar