Selasa, 3 Nov 2026
dark_mode

Misteri 30 Bus Trans Batam: Bertahun-tahun Beroperasi Diduga Tanpa Uji KIR

  • account_circle Ismail Ratusimbangan
  • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
  • print Cetak

Jika Tidak Laik Jalan, Mengapa Tetap Mengangkut Penumpang? Pemerintah Kota Batam Diminta Buka Status Kelayakan Armada

BATAM, HITV — Setiap hari, bus Trans Batam mengangkut masyarakat dari berbagai penjuru kota. Kendaraan berukuran besar itu menjadi salah satu tulang punggung transportasi publik di Batam.

Namun, di balik aktivitas operasional tersebut, muncul persoalan serius yang menyangkut keselamatan publik.

Sedikitnya 30 unit bus Trans Batam berukuran besar berwarna biru diduga telah beroperasi bertahun-tahun tanpa melalui atau memiliki bukti lulus uji KIR.

Informasi tersebut diperoleh media dari sumber yang mengetahui persoalan teknis armada Trans Batam. Informasi itu kemudian dikembangkan melalui penelusuran dan konfirmasi lapangan.

Jika benar, fakta tersebut menimbulkan pertanyaan mendasar yang tidak bisa diabaikan Pemerintah Kota Batam dan Dinas Perhubungan.

“Bagaimana mungkin kendaraan angkutan umum berukuran besar yang setiap hari mengangkut masyarakat dapat beroperasi tanpa kepastian status laik jalan?

PERTANYAAN ini menjadi semakin penting karena bus tersebut bukan kendaraan pribadi. Bus Trans Batam merupakan bagian dari sistem transportasi publik yang digunakan masyarakat luas.

Dengan kata lain, setiap persoalan teknis yang menyangkut armada tersebut secara langsung berkaitan dengan keselamatan penumpang.

Uji KIR Bukan Sekadar Administrasi

Uji KIR bukanlah formalitas administratif.

Bagi kendaraan angkutan umum, uji berkala merupakan mekanisme untuk memastikan kendaraan memenuhi persyaratan teknis dan laik digunakan di jalan raya.

Kendaraan diperiksa dari berbagai aspek, termasuk sistem pengereman, kemudi, penerangan, ban, emisi, dimensi, perlengkapan keselamatan, serta komponen teknis lainnya.

Karena itu, kendaraan yang tidak memiliki kepastian telah memenuhi persyaratan uji berkala seharusnya tidak boleh dipandang sebagai persoalan sepele.

Apalagi kendaraan tersebut mengangkut penumpang dalam jumlah besar.

Risikonya jelas.

Ketika terjadi kegagalan sistem pengereman, kerusakan komponen kemudi, pecah ban, gangguan teknis, atau persoalan lain yang berkaitan dengan kelayakan kendaraan, maka penumpang lah yang berada di garis paling depan menanggung risikonya.

Di sinilah pemerintah dituntut untuk tidak sekadar menjawab persoalan dari sisi administratif.

Yang dipertaruhkan adalah keselamatan manusia.

Mengapa Diduga Tidak Lolos Uji KIR?

INFORMASI yang diperoleh media menyebutkan, bus-bus besar Trans Batam tersebut diduga menghadapi persoalan dalam pemenuhan persyaratan uji KIR.

Salah satu persoalan yang disebut berkaitan dengan kondisi kaca kendaraan, pemasangan materi iklan, serta perangkat tambahan yang terpasang pada armada.

Menurut sumber, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis dalam proses pengujian.

Akibatnya, armada tersebut diduga tidak memperoleh bukti lulus uji KIR.

Namun, apabila persoalan teknis tersebut benar adanya, muncul pertanyaan yang jauh lebih besar:

Mengapa bus yang diduga tidak memenuhi persyaratan uji KIR tetap beroperasi?

Apakah terdapat dispensasi?

Apakah ada kebijakan khusus?

Apakah ada dasar hukum tertentu yang memperbolehkan armada tersebut tetap beroperasi?

Atau justru persoalan ini selama bertahun-tahun tidak pernah benar-benar diselesaikan?

Pemerintah Kota Batam wajib memberikan penjelasan terbuka.

Sebab, publik tidak seharusnya dipaksa untuk menebak-nebak status kendaraan yang setiap hari mereka gunakan.

Ironi: Kendaraan Pemerintah, Tetapi Diduga Tidak Memenuhi Persyaratan

PERSOALAN ini menjadi semakin ironis karena Bus Trans Batam berada dalam lingkup pelayanan transportasi publik pemerintah daerah.

Dinas Perhubungan memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam penyelenggaraan transportasi umum.

Di sisi lain, uji berkala kendaraan juga merupakan bagian penting dari pengawasan keselamatan angkutan umum.

Karena itu, sulit diterima apabila kendaraan yang menjadi bagian dari sistem transportasi publik pemerintah justru diduga tidak memiliki kepastian status uji KIR.

Masyarakat berhak bertanya:

“Apakah kendaraan milik atau yang dioperasikan dalam sistem transportasi publik pemerintah harus tunduk pada aturan yang sama dengan kendaraan angkutan umum lainnya?

Jika jawabannya iya, maka tidak boleh ada pengecualian.

Jika jawabannya tidak, pemerintah wajib menjelaskan dasar hukum dan alasan teknisnya kepada publik.

Jangan sampai masyarakat kecil diwajibkan memenuhi seluruh persyaratan kendaraan angkutan umum, sementara kendaraan yang berada dalam lingkup pengelolaan pemerintah justru mendapatkan perlakuan berbeda.

Pemerintah Tidak Boleh Menunggu Terjadi Kecelakaan

Kritik paling serius dalam persoalan ini bukan hanya terkait status uji KIR.

Kritik utamanya adalah dugaan lemahnya pengawasan.

Jika benar bus tersebut telah bertahun-tahun beroperasi tanpa uji KIR, maka pertanyaan berikutnya adalah:

Di mana fungsi pengawasan Pemerintah Kota Batam?

Siapa yang melakukan pemeriksaan berkala terhadap armada?

Siapa yang memastikan kendaraan tersebut memenuhi persyaratan keselamatan?

Siapa yang bertanggung jawab apabila terjadi kecelakaan akibat kegagalan teknis kendaraan?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak boleh baru dijawab setelah terjadi kecelakaan.

Dalam penyelenggaraan transportasi publik, pemerintah memiliki kewajiban untuk melakukan pencegahan.

Pemerintah tidak boleh menunggu sampai muncul korban jiwa untuk kemudian melakukan pemeriksaan terhadap armada.

Sebab, apabila sebuah kendaraan sejak awal diketahui memiliki persoalan teknis, maka membiarkannya tetap beroperasi dapat menimbulkan risiko yang seharusnya bisa dicegah.

  • Penulis: Ismail Ratusimbangan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ego Sektoral Polri-Kejagung Disorot, DPP CIC Desak Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas

    Ego Sektoral Polri-Kejagung Disorot, DPP CIC Desak Presiden Prabowo Ambil Langkah Tegas

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    Ketegangan antara institusi penegak hukum kembali menjadi sorotan. Perseteruan yang disebut-sebut terjadi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Kejaksaan Agung dinilai tidak boleh dipandang semata sebagai persoalan komunikasi antar lembaga. JAKARTA, HITV — Dewan Pimpinan Pusat Corruption Investigation Committee (DPP CIC) menilai, jika benar terjadi tarik-menarik kepentingan dan ego sektoral di antara institusi penegak […]

  • Reforma Agraria Perkotaan di Kebon Kosong Terjebak Ambiguitas HPL

    Reforma Agraria Perkotaan di Kebon Kosong Terjebak Ambiguitas HPL

    • calendar_month Minggu, 19 Jul 2026
    • 0Komentar

    Wacana reforma agraria di kawasan perkotaan kembali menghadapi persoalan pelik. JAKARTA, HITV — Di Kelurahan Kebon Kosong, kawasan Kemayoran, Jakarta, persoalan penguasaan lahan memperlihatkan ketegangan antara kepastian hukum atas aset negara dan hak masyarakat yang telah lama menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang hidup. DPN Peduli Nusantara Tunggal Jakarta, organisasi yang bergerak di bidang advokasi kebijakan […]

  • CEO Lingga Kembali “Berbagi Kasih”, Salurkan Bantuan untuk Lansia di Bukit Abun

    CEO Lingga Kembali “Berbagi Kasih”, Salurkan Bantuan untuk Lansia di Bukit Abun

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • 0Komentar

    Komunitas motor klasik Clasik Elegant Oldskul (CEO) Lingga kembali menggelar aksi sosial bertajuk “Berbagi Kasih”. DABO SINGKEP, HITV — Kali ini, bantuan disalurkan kepada seorang warga lanjut usia (lansia) yang tinggal di kawasan Bukit Abun, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Aksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian kepedulian sosial komunitas CEO Lingga di tengah momentum […]

  • Solidaritas di Tengah Duka: Ojol Batam dan Polisi Duduk Satu Lesehan untuk Affan

    Solidaritas di Tengah Duka: Ojol Batam dan Polisi Duduk Satu Lesehan untuk Affan

    • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Taufik Rahman Langit malam Batam tampak teduh ketika ratusan driver ojek online (ojol) berbondong-bondong menuju Lapangan Tembak Mapolresta Barelang, Jumat (29/8/2025). Mereka datang dengan jaket hijau, sebagian masih membawa helm, bahkan ada yang baru saja menuntaskan orderan. Tidak ada teriakan, tidak ada amarah, hanya lantunan doa yang menggema. HITVBERITA.COM | Batam –  Malam itu, […]

  • Hadiri Dialog Kebhinekaan, Kang DM : Pentingnya Keadilan Dalam Konteks Kebhinekaan

    Hadiri Dialog Kebhinekaan, Kang DM : Pentingnya Keadilan Dalam Konteks Kebhinekaan

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2024
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Kota Bandung – Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atau yang kerap disapa Kang DM, menyoroti pentingnya keadilan dalam konteks kebhinekaan. Dalam acara Dialog Kebhinekaan yang digelar di Kota Bandung pada Kamis, 19 September 2024, Kang DM menegaskan, bahwa dialog mengenai kebhinekaan memang penting, namun hal itu tidak cukup. Ia menekankan perlunya memprioritaskan […]

  • Pemkab Purwakarta Gelar Pelatihan dan Pendidikan Paralegal, Ratusan Aparat Desa Diberangkatkan

    Pemkab Purwakarta Gelar Pelatihan dan Pendidikan Paralegal, Ratusan Aparat Desa Diberangkatkan

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    Pemkab Purwakarta melepas 576 aparat desa mengikuti Diklat Paralegal di Universitas Singaperbangsa Karawang. Acara yang dibuka Asisten Sekda Rahmat Heriansyah ini menandai lahirnya paralegal desa pertama di Indonesia. HITVBERITA.COM | PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta mengadakan acara pembukaan dan pelepasan peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Paralegal yang diikuti oleh ratusan aparat desa. Acara ini […]

expand_less