Mudik Lebaran Sebagai Pelepas Rindu, Sekaligus Merawat Silaturahmi di Tanah Kelahiran
- account_circle Bainana Bahthy
- calendar_month 11 jam yang lalu
- print Cetak

Suasana hangat penuh canda dan tawa di moment lebaran mampu hadirkan kembali kenangan masa kecil yang tak pernah terlupakan. (dok/Mukminin/Fam)
Dan, di tengah kesibukan hidup masing-masing, Lebaran pun menjadi waktu yang tepat untuk kembali menyatukan hati dan memperkuat ikatan sosial.
Perjalanan mudik saya bersama keluarga tercinta (Red–suami dan anak gadisku) menuju Pulau Kelapa kali ini dilakukan menggunakan kapal “Milles”.
Kapal motor kayu tradisional tersebut menjadi saksi perjalanan kami dan para pemudik lainnya menyusuri lautan menuju kampung halaman, membawa harapan dan kebahagiaan dalam setiap riak gelombang laut yang dilalui.
Keberangkatan kami dimulai dari Pelabuhan Muara Angke, yang kini tampak semakin tertata dan modern. Dari sisi fisik bangunan hingga layanan penumpang, pelabuhan ini pun dinilai telah menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Hal ini tentu saja memberikan kenyamanan tersendiri bagi kami dan para pemudik lainnya yang hendak menuju berbagai destinasi di Kepulauan Seribu, seperti Pulau Pramuka, Pulau Untung Jawa, Pulau Panggang, Pulau Tidung, hingga Pulau Kelapa dan pulau-pulau lainnya.
- Penulis: Bainana Bahthy





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.