Pejabat Baru Dilantik, Bupati Belitung Tekankan Integritas dan Kinerja Berbasis Data
- account_circle Iswandi
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, saat memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatan. (Dok/Foto/IS)
Pemerintah Kabupaten Belitung melantik sejumlah pejabat administrator dan pejabat fungsional dalam sebuah prosesi resmi yang berlangsung di ruang rapat Pemkab Belitung, Senin (4/5/2026) pagi.
TANJUNGPANDAN, HITV— Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran birokrasi sekaligus penguatan kinerja aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah daerah
Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan yang dimulai pukul 07.30 WIB.
Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya.
Dalam pelantikan tersebut, sejumlah pejabat yang diambil sumpahnya antara lain Erlina Setiawati sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Bambang Tri Nanda sebagai Perancang Perundang-Undangan Ahli Muda pada Bagian Hukum Setda, serta Irma Indriani dan Woaldi yang masing-masing dilantik sebagai Perencana Ahli Pertama di perangkat daerah terkait.

Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat, saat memimpin prosesi pengambilan sumpah jabatan. (Dok/Foto/IS)
Prosesi pelantikan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan surat keputusan, pengambilan sumpah jabatan didampingi rohaniawan, penandatanganan berita acara, hingga pembacaan fakta integritas oleh para pejabat yang dilantik.
Dalam arahannya, Bupati Djoni menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar formalitas, melainkan konsekuensi dari rekam jejak kinerja para pejabat yang dinilai selama ini.
“Ini adalah hasil dari kerja saudara-saudara yang dinilai berdasarkan kinerja. Saya berharap amanah ini dijalankan dengan jujur dan penuh tanggung jawab,” ujar Djoni.
Ia menekankan pentingnya perencanaan berbasis data dan kondisi riil di lapangan. Menurutnya, setiap program kerja harus terukur dan tidak hanya berhenti pada tataran administratif.
“Jangan hanya bekerja di balik meja. Turun ke lapangan, lihat langsung persoalan masyarakat, dan pastikan program yang dijalankan tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, Djoni juga menyoroti peran analis kebijakan agar mampu memberikan rekomendasi yang konkret dan berbasis data. Ia bahkan mengingatkan soal masih ditemukannya dokumen yang tertunda dan praktik penandatanganan mundur yang dinilai mencerminkan kinerja yang belum optimal.
Pada aspek pelayanan publik, para pejabat diminta memastikan layanan yang mudah, cepat, dan tidak berbelit-belit. Koordinasi antar bidang juga ditekankan sebagai kunci untuk menciptakan kinerja yang solid dan terukur.
“Jangan sampai masyarakat dibuat bingung. Pelayanan harus jelas, cepat, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Djoni menegaskan pentingnya integritas dalam menjalankan kewenangan. Ia menyatakan siap melindungi bawahannya yang bekerja dengan jujur, namun tidak akan ragu mengambil tindakan tegas jika terjadi pelanggaran.
“Saya tidak menuntut kesempurnaan, tetapi saya menuntut kesungguhan, kejujuran, dan keikhlasan dalam bekerja,” kata dia.

Hadir dalam acara pelantikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan DPRD, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan. (Dok/Foto/IS)
Rangkaian acara ditutup pada pukul 09.30 WIB dalam suasana tertib dan lancar. Pelantikan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kinerja birokrasi serta memperkuat kehadiran pemerintah dalam melayani masyarakat Belitung secara lebih efektif dan akuntabel. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: Humas Pemkab Belitung
- Penulis: Iswandi






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.