Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Lima Pelaku Penganiayaan di Masjid Agung Sibolga Berhasil Diringkus Polisi

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak
Pelaku Penganiaan ditangkap Polisi

Lima pelaku penganiayaan di Masjid Agung Sibolga, di amankan Polisi ( Foto: Rcm)

Penulis : Raffa Christ Manalu

Naas yang dialami seorang pemuda (21), mengalami penganiayaan di Masjid Agung Sibolga. Pelaku penganiayaan dilakukan Lima orang, dengan brutal hingga merenggut nyawa korban.

Kapolres Sibolga AKBP. Eddy Inganta. SH.SIK.MH“

HITVBERITA.COM | SIBOLGA Kepolisian Resor Sibolga berhasil mengungkap kasus pengeroyokan seorang pemuda bernama Arjuna Tamaraya (21) hingga berujung kematian di Masjid Agung Sibolga. Lima pelaku penganiayaan berhasil ditangkap dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

Kapolres Sibolga, AKBP Eddy Inganta membeberkan identitas para pelaku. Mereka adalah Chandra Lubis (38), Rismansyah Efendi Caniago (30), Hasan Basri (46), Syazwan Situmorang (40), dan Zulham Piliang (57).

Menurut Kapolres, kelima pelaku dijerat Pasal 338 subsider Pasal 170 Ayat (3) KUHPidana. Khusus untuk Syazwan Situmorang, ada tambahan Pasal 365 Ayat (3) karena mengambil uang korban.

“Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ujar AKBP Eddy Inganta, dalam konferensi pers di Mapolres Sibolga, pada Selasa 4 November 2025.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, bahwa kelima pelaku ditangkap dalam kurun waktu tiga hari. Ia menegaskan, pihaknya akan mengusut tuntas kasus penganiayaan hingga berujung pada kematian pemuda yang bekerja sebagai nelayan itu.

“Kepolisian Resor Sibolga berkomitmen untuk mengungkap kasus ini hingga tuntas, dan memastikan keadilan bagi korban dan keluarga,” tegas Eddy.

Kasus penganiayaan terjadi pada Jumat (31/10/2025) lalu sekitar Pukul 03.30 WIB. Berawal dari salah satu seorang pelaku menegur Arjuna supaya tidak tidur di dalam masjid. Namun, diduga akibat kelelahan, korban tetap tertidur di dalam masjid tersebut.

Pelaku yang menegurnya merasa tersinggung, kemudian memanggil teman-temannya. Lalu terjadilah penganiayaan tersebut. Korban dipukuli dan ditendang, lalu kemudian diseret keluar dari masjid. Di luar masjid, korban kembali dipukuli, diinjak, dan dilempari kelapa.

Dari hasil penyelidikan, diketahui korban meninggal akibat luka berat di kepala akibat penganiayaan secara bersama-sama,” ungkap Kasat Reskrim Polres Sibolga, AKP Rustam Silaban.

“Korban dan pelaku tidak saling mengenal. Pelaku yang menegur korban juga bukan marbot masjid, melainkan hanya warga sekitar masjid,” tandasnya. (Rcm)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jejak Panjang Pendidik Nusantara

    Jejak Panjang Pendidik Nusantara

    • 0Komentar

    Oleh: Zulfahmi Arsun Dari PGHB ke PGRI: Warisan Perjuangan Guru yang Tak Pernah Padam Di ruang kelas mana pun di Indonesia hari ini, selalu ada sosok yang berdiri paling awal dan pulang paling akhir—guru. Sering kali mereka hadir dalam senyap, tanpa sorotan, mengerjakan tugas yang tidak pernah tuntas. Namun jarang kita mengingat bahwa profesi ini […]

  • Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama, Kapolri Perkuat Sinergi dengan Media dan Masyarakat

    Berbagi Takjil dan Buka Puasa Bersama, Kapolri Perkuat Sinergi dengan Media dan Masyarakat

    • 1Komentar

    Polri kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menggelar kegiatan berbagi takjil dan buka puasa bersama yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Lebih dari 136 ribu paket takjil telah dibagikan kepada masyarakat, sementara 2.244 anak yatim turut menerima tali asih dari kepolisian. Momentum berbuka puasa ini semakin istimewa dengan kehadiran langsung […]

  • Galangan Kapal Tanpa Identitas di Tanjung Riau, Ujian Pengawasan Negara di Laut Perbatasan

    Galangan Kapal Tanpa Identitas di Tanjung Riau, Ujian Pengawasan Negara di Laut Perbatasan

    • 0Komentar

      Produksi speed boat fiber tanpa nomor lambung dan izin usaha terpantau berlangsung di pesisir Batam. Minimnya penindakan memunculkan pertanyaan serius tentang efektivitas pengawasan aparat maritim di wilayah strategis perbatasan.   BATAM | HITV— Dari bibir pesisir Tanjung Riau, Kota Batam, aktivitas industri kapal fiber berlangsung nyaris tanpa jejak. Tidak ada papan nama perusahaan, tidak […]

  • DPN Gerdayak Indonesia, Yansen Binti: Selamat Merayakan Hari Natal 25 Desember 2025

    DPN Gerdayak Indonesia, Yansen Binti: Selamat Merayakan Hari Natal 25 Desember 2025

    • 0Komentar

    PALANGKA RAYA | HITV – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (DPN Gerdayak Indonesia), Drs Yansen Alison Binti, pada perayaan hari Natal tahun 2025 ini, menyambut dengan damai dan suka cita hari kelahiran sang Jurus Slamat, Yesus Kristus. Sebagai salah satu tokoh masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tentunya di momentum hari […]

  • Wabup Karimun Lantik Pengurus KPK Masa Bakti 2025–2030

    Wabup Karimun Lantik Pengurus KPK Masa Bakti 2025–2030

    • 0Komentar

    Sebanyak 67 pengurus Kerukunan Pemuda Karimun (KPK) resmi dilantik oleh Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole untuk masa bakti 2025–2030. KARIMUN | HITV – Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole secara resmi melantik pengurus Kerukunan Pemuda Karimun (KPK)masa bakti 2025–2030. Pelantikan tersebut berlangsung di Gedung Nasional Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Sabtu (7/2/2026). Dalam […]

  • Musda KKSS Kepulauan Seribu: Dari Pulau Untung Jawa, Tekad Merajut Kebersamaan dan Potensi Maritim

    Musda KKSS Kepulauan Seribu: Dari Pulau Untung Jawa, Tekad Merajut Kebersamaan dan Potensi Maritim

    • 0Komentar

    Penulis: Bainana Bahthy Editor: AYS Prayogie Matahari baru saja condong ke barat ketika deretan kursi mulai terisi di Dapur Bilalu Caffee, sebuah kafe bergaya santai yang menghadap laut lepas di Pulau Untung Jawa. Suasana hangat bercampur riuh sapa melekat dalam perhelatan Musyawarah Daerah (Musda) Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD-KKSS) Kabupaten Kepulauan Seribu, […]

expand_less