Jumat, 18 Sep 2026
light_mode

Pendanaan Donor Menyusut, PKBI Bandung Perkuat Sinergi Penanggulangan HIV

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
  • print Cetak

Upaya penanggulangan HIV di Kota Bandung menghadapi tantangan baru.

BANDUNG, HITV Di tengah masih tingginya kebutuhan layanan bagi masyarakat dan kelompok rentan, dukungan pendanaan dari donor internasional yang selama ini menopang berbagai program mulai berkurang.

Situasi tersebut mendorong Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Kota Bandung menggalang kolaborasi lintas sektor melalui kegiatan Media Conference yang digelar di Kedai Kopi Ambara Biru, Jalan Panaitan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).

Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil (OMS), komunitas pendamping, lembaga filantropi, hingga kalangan media massa. Tujuannya satu, memastikan program penanggulangan HIV tetap berjalan dan mampu menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan.

Direktur PKBI Kota Bandung, Nunuk K, mengatakan bahwa keberlanjutan program HIV tidak lagi dapat bergantung pada satu sumber pendanaan. Karena itu, sinergi seluruh pihak menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar.

“Kolaborasi seluruh pihak menjadi sangat penting agar program-program yang selama ini berjalan tetap dapat berlanjut dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan layanan,” kata Nunuk.

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, para peserta sepakat bahwa penanganan HIV membutuhkan pendekatan yang komprehensif. Tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mencakup edukasi, pemberdayaan masyarakat, pengurangan stigma, hingga dukungan sosial bagi Orang Dengan HIV (ODHIV).

Perwakilan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, Tasaniya Ghaisani, mengingatkan bahwa Kota Bandung masih menghadapi tantangan serius dalam pengendalian HIV. Karena itu, kerja sama antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting untuk memperluas deteksi dini serta meningkatkan akses layanan kesehatan.

Sementara itu, Rosan J. Ishak dari Grapiks menekankan pentingnya peran organisasi berbasis komunitas yang selama ini berada di garis depan dalam menjangkau kelompok-kelompok yang sulit mengakses layanan kesehatan formal.

“Komunitas memiliki kedekatan dengan kelompok sasaran sehingga mampu menjalankan fungsi pencegahan, edukasi, hingga pendampingan secara lebih efektif,” ujarnya.

Pandangan serupa disampaikan Arif Gunawan dari Female Plus. Menurut dia, program berbasis komunitas telah terbukti efektif menjangkau populasi kunci dan kelompok rentan sehingga keberlangsungannya perlu mendapat dukungan bersama.

Di sisi lain, peluang penguatan pendanaan lokal turut menjadi perhatian. Perwakilan Baznas Kota Bandung, Meiki Muttaqien, menilai skema pendanaan sosial dan program pemberdayaan masyarakat dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendukung keberlanjutan program HIV di masa mendatang.

Selain aspek pendanaan dan layanan, peran media juga mendapat sorotan khusus dalam forum tersebut. Media dinilai memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman publik yang benar mengenai HIV sekaligus mengikis stigma dan diskriminasi yang masih dialami sebagian ODHIV.

Perwakilan Pengurus Pusat Media Independen Online (PP MIO) Indonesia, Alam, menegaskan bahwa insan pers memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan informasi yang akurat, edukatif, dan berimbang.

“Pemberitaan yang berbasis data dan mengedepankan perspektif kemanusiaan akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung upaya penanggulangan HIV secara lebih efektif,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri Arianto Prabowo dari Inti Muda Jawa Barat, Ary Hidayatulloh dari Diskominfo Kota Bandung, Doni Romdoni dari Srikandi Pasundan, serta jurnalis Dian Pratiwi.

Melalui forum tersebut, PKBI Kota Bandung berharap lahir komitmen bersama dari seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan penanggulangan HIV ke depan. Dengan kolaborasi yang solid, keberlanjutan program diharapkan tetap terjaga meski dukungan donor asing semakin berkurang.

Bagi para peserta, menjaga keberlangsungan layanan HIV bukan semata tanggung jawab pemerintah atau organisasi tertentu. Tantangan tersebut merupakan pekerjaan bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalteng Sabet Juara Umum KIMFest 2025

    Kalteng Sabet Juara Umum KIMFest 2025

    • 0Komentar

    Penulis: Kistolani Mangun Jaya Provinsi Kalimantan Tengah meraih prestasi tertinggi pada Festival Kelompok Informasi Masyarakat (KIMFest) Nasional 2025. HITVBERITA.COM | Tangerang — Prestasi tersebut di ukir oleh KIM Bintang Jaya Itah, yang berada di bawah binaan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Kalimantan Tengah, dinobatkan sebagai Juara Umum dalam ajang yang berlangsung di Kota […]

  • Sat Samapta Polres Karimun Cek Titik Lokasi Banjir Rob

    Sat Samapta Polres Karimun Cek Titik Lokasi Banjir Rob

    • 0Komentar

    KARIMUN | HITV – Satuan Samapta Polres Karimun melaksanakan kegiatan monitoring dan pemantauan terhadap sejumlah titik yang terdampak banjir rob di wilayah Kabupaten Karimun, Minggu (7/12/2025). Kegiatan dipimpin oleh IPDA I Ketut Erawan bersama personel Satsamapta. Patroli dilakukan dengan menyasar Jl. Pamak Laut, Jl. Sei Ayam, dan Jl. Puakang, lokasi yang terpantau mengalami genangan akibat […]

  • Satlantas Polres Karimun Kenalkan Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini kepada Murid TK

    Satlantas Polres Karimun Kenalkan Keselamatan Lalu Lintas Sejak Dini kepada Murid TK

    • 0Komentar

    Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karimun menyambut hangat kunjungan 32 murid Taman Kanak-kanak (TK) AURA, Kecamatan Tebing, dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak (PSA) di Mapolres Karimun, Jumat (13/2/2026). KARIMUN | HITV— Kegiatan kunjungan 32 murid TK AURA tersebut, menjadi bagian program Polres Karimun dalam rangka melaksanakan edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini sekaligus membangun […]

  • Humas Lapas Batang Perkuat Kompetensi Komunikasi Publik, Siap Bangun Citra Positif Pemasyarakatan

    Humas Lapas Batang Perkuat Kompetensi Komunikasi Publik, Siap Bangun Citra Positif Pemasyarakatan

    • 0Komentar

    Upaya membangun kepercayaan publik tidak hanya bergantung pada kualitas pelayanan, tetapi juga pada kemampuan institusi menyampaikan informasi secara cepat, akurat, dan transparan. BATANG, HITV – Atas dasar itu, jajaran Humas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang mengikuti Asistensi Kehumasan yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Jawa Tengah, Rabu (8/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian […]

  • Bupati Karimun Serahkan 17 Kartu PIP untuk Siswa SDN 06 Karimun

    Bupati Karimun Serahkan 17 Kartu PIP untuk Siswa SDN 06 Karimun

    • 0Komentar

    Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyerahkan secara simbolis 17 Kartu Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada siswa-siswi SD Negeri 06 Karimun, Kecamatan Karimun, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (6/5/2026). Penyerahan bantuan dilakukan bekerja sama dengan Bank BRI Cabang Tanjung Balai Karimun. KARIMUN | HITV – Dalam kesempatan tersebut, Iskandarsyah mengatakan Pemerintah Kabupaten Karimun mengapresiasi pemerintah pusat […]

  • Ismeth Abdullah: Negara Harus Hadir Lebih Kuat di Pulau Terluar, RUU Daerah Kepulauan Jadi Momentum Perkuat NKRI

    Ismeth Abdullah: Negara Harus Hadir Lebih Kuat di Pulau Terluar, RUU Daerah Kepulauan Jadi Momentum Perkuat NKRI

    • 0Komentar

    Senator asal Kepulauan Riau, Ismeth Abdullah, menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan harus menjadi instrumen untuk memperkuat kehadiran negara di wilayah kepulauan, terutama pulau-pulau terluar yang selama ini masih menghadapi berbagai keterbatasan pelayanan dan pembangunan. JAKARTA, HITV – Pandangan tersebut disampaikan Ismeth dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Khusus RUU Daerah Kepulauan DPR RI bersama Tim […]

expand_less