PSI Kotawaringin Barat Bagikan 2.500 Masker, Respons Kabut Asap di Kumai dan Arut Selatan
- account_circle HITV Kobar
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

PANGKALAN BUN, HITV – Kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diwujudkan DPD PSI Kotawaringin Barat bersama DPC PSI Kumai dengan membagikan 2.500 masker kepada warga di Kecamatan Kumai dan Kecamatan Arut Selatan, Selasa (25/8/2026).
Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah awal untuk membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap. Kondisi kualitas udara yang memburuk di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah menjadi perhatian, terutama karena kabut asap berpotensi meningkatkan risiko penyakit yang berkaitan dengan saluran pernapasan.
Dalam kegiatan itu, hadir Sekretaris DPD PSI Kotawaringin Barat Kistolani Mangun, Bendahara DPD PSI Kotawaringin Barat Yanti, Ketua DPC PSI Kumai Bro Dery, Sekretaris DPC PSI Kumai Sist. Desy Liani, serta sejumlah anggota PSI.
Kistolani mengatakan, pengadaan 2.500 masker pada tahap awal masih dibiayai secara mandiri oleh DPD PSI Kotawaringin Barat dan DPC PSI Kumai. Menurut dia, bantuan dalam jumlah lebih besar juga telah diupayakan melalui DPP PSI.
“Pada tahap awal ini, sumber pembiayaan pengadaan masker masih berasal dari DPD PSI Kotawaringin Barat dan DPC PSI Kumai. Untuk kegiatan berikutnya kami sudah mengajukan permintaan bantuan masker kepada DPP PSI dan sudah mendapat respons dari pusat,” ujar Kistolani.
Ia mengatakan, jumlah 2.500 masker yang dibagikan saat ini merupakan tahap awal. PSI Kotawaringin Barat berencana menambah jumlah masker apabila kondisi kabut asap masih berlangsung dan kebutuhan masyarakat meningkat.
“Untuk tahap awal kita baru bisa membagikan sebanyak 2.500 masker. Insyaallah pada tahap berikutnya jumlahnya akan kita tambah, sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat menerima manfaatnya,” katanya.
Ketua DPC PSI Kumai Bro Dery menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata menjadi aktivitas sosial, tetapi juga merupakan bentuk kehadiran partai di tengah masyarakat.
Menurut dia, persoalan kesehatan akibat kabut asap membutuhkan perhatian bersama. Masyarakat, kata Dery, perlu meningkatkan kewaspadaan dengan mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk serta menggunakan masker apabila harus beraktivitas di luar rumah.
“Tujuan kegiatan ini selain untuk mensosialisasikan keberadaan PSI di tengah-tengah masyarakat, yang paling utama adalah bentuk kepedulian kita terhadap kesehatan masyarakat,” ujar Dery.
Ia berharap pembagian masker tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi warga, sekaligus mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi kesehatan selama kabut asap masih terjadi.
Di sisi lain, berdasarkan informasi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kalimantan Tengah disebut telah mencapai lebih dari 66.000 kasus. Angka tersebut menjadi salah satu indikator bahwa dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat perlu mendapat perhatian serius.
Bagi PSI Kotawaringin Barat, kegiatan pembagian masker tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
“PSI hadir bersama rakyat, peduli kesehatan rakyat, dan bergerak untuk kepentingan masyarakat,” kata Dery. (\•/)
Editor: AYS
Sumber: HITV Kobar
- Penulis: HITV Kobar
- Editor: AYS
- Sumber: HITV Kobar





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.