Rabu, 3 Jun 2026
light_mode

Pulihkan Trauma Banjir, Polda Jateng Turunkan Tim Psikologi ke Pengungsian Pekalongan

  • account_circle Hadi Lempe
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

Kepolisian Daerah Jawa Tengah menurunkan tim psikologi ke sejumlah lokasi pengungsian korban banjir di Kota Pekalongan, Selasa (27/1/2026), guna membantu memulihkan kondisi mental warga terdampak bencana.

PEKALONGAN | HITV— Tim dari Bagian Psikologi Biro SDM Polda Jawa Tengah itu, hadir langsung di bawah pimpinan Kabag Psikologi Polda Jateng AKBP Ahli Rumekso, M.Psi.

Kegiatan tersebut difokuskan pada layanan trauma healing bagi para pengungsi yang masih diliputi kecemasan dan tekanan psikologis pascabanjir.

Sedikitnya tiga titik pengungsian menjadi sasaran pendampingan, yakni Eks Kelurahan Kraton Kidul, Aula Kantor Kecamatan Pekalongan Barat, serta Gedung Kopindo Wiradesa yang menampung warga Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Dalam kegiatan tersebut, tim psikologi memberikan pendampingan untuk meredakan trauma, membantu pengungsi mengelola stres, serta menumbuhkan kembali rasa aman dan optimisme menghadapi situasi darurat. Pendekatan dilakukan secara humanis dan menyesuaikan kondisi masing-masing kelompok usia.

Anak-anak pengungsi diajak mengikuti aktivitas mewarnai dan permainan interaktif guna memulihkan keceriaan mereka. Sementara itu, para orang dewasa memperoleh dukungan psikologis berupa konseling singkat dan motivasi agar tetap kuat menghadapi musibah. Tim juga membuka layanan konsultasi khusus bagi anak berkebutuhan khusus, disertai pemeriksaan kesehatan oleh tim Dokkes Polres Pekalongan Kota.

Selain pendampingan mental, rombongan turut menyalurkan bantuan logistik berupa beras, air mineral, susu, makanan ringan untuk anak, buku mewarnai, bingkisan, hingga minyak kayu putih. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar pengungsi selama masa tanggap darurat.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Riki Yariandi, SH, SIK, MH, melalui Ps. Kasi Humas Iptu Purno Utomo, SH, menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pemulihan sosial dan psikologis masyarakat.

“Melalui kegiatan trauma healing ini, kami ingin menghadirkan kembali semangat dan harapan bagi masyarakat yang terdampak. Senyum anak-anak yang mulai kembali terlihat menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Iptu Purno Utomo.

Kegiatan tesebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh empati. Kehadiran tim psikologi Polda Jateng bersama personel Polres Pekalongan Kota di tengah pengungsian itu, diharapkan mampu menumbuhkan ketenangan, memperkuat solidaritas, serta membantu masyarakat bangkit secara perlahan dari dampak bencana banjir. (\•/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Jateng

  • Penulis: Hadi Lempe

Rekomendasi Untuk Anda

  • Panca Roba dan Risikonya

    Panca Roba dan Risikonya

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦 | Jakarta –  Panca roba adalah istilah dalam bahasa Indonesia yang merujuk pada masa peralihan antara dua musim, yaitu dari musim kemarau ke musim hujan atau sebaliknya. Di Indonesia, yang memiliki iklim tropis, panca roba terjadi dua kali dalam setahun: yaitu sekitar bulan Maret-April (peralihan dari musim hujan ke kemarau) dan Oktober-November (peralihan dari […]

  • Bupati Barru Lepas Tim Balap INIMI ke Pra Porprov Sulawesi Selatan

    Bupati Barru Lepas Tim Balap INIMI ke Pra Porprov Sulawesi Selatan

    • 0Komentar

    Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menaiki motor MX King 150 berwarna kuning bertuliskan “Singgah di Barru”, sebagai bentuk dukungan simbolis. (Foto/Syam/Humas) Penulis: Syamsu Marlin Berbagai macam cara yang dilakukan pemimpin daerah untuk meningkatkan perekonomian agar menjadi daerah maju selalu mendukung setiap kegiatan yang dilakukan masyarakat. HITVBERITA.COM | Barru – Seperti yang dilakukan Bupati Barru, […]

  • PESANTREN KILAT HIDUPKAN SUASANA KHIDMAT RAMADHAN DI LAPAS TANJUNGPANDAN

    PESANTREN KILAT HIDUPKAN SUASANA KHIDMAT RAMADHAN DI LAPAS TANJUNGPANDAN

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Belitung – Meskipun berada di balik jeruji besi, semangat Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungpandan untuk menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan 1446 H/2025 M tidak surut. Selama bulan suci Ramadhan, Lapas Tanjungpandan menggelar Pesantren Kilat bagi warga binaan bertempat di Masjid At – Taubah Lapas. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 […]

  • “Narik Sukmo” Guncang Layar Lebar: Saat Budaya Menjelma Teror!

    “Narik Sukmo” Guncang Layar Lebar: Saat Budaya Menjelma Teror!

    • 0Komentar

    Oleh: AYS Prayogie Layar bioskop Indonesia kembali berselimut mistik. “Narik Sukmo”, film horor terbaru yang sudah tayang mulai Kamis, 3 Juli 2025, mencoba menghidupkan ulang mitos Jawa dalam bentuk yang lebih gelap—namun tetap memikat. BERANGKAT dari novel karya Dewie Yulliantika Sofia, film ini menempatkan budaya lokal sebagai poros cerita. Tak hanya menghadirkan teror yang membekas, […]

expand_less