Sabtu, 10 Okt 2026
dark_mode

Saat Banyak Orang Memilih Berhenti, Mieta Memilih Terus Belajar

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
  • print Cetak

Oleh Ruslan

“Ketika sebagian orang menutup hari dengan beristirahat, bagi Mieta Danuryanti, S.Pd, C.MA, C.MPS, malam justru kerap menjadi waktu untuk kembali membuka buku, menatap layar komputer, dan menyelesaikan tugas perkuliahan,,

SEHARIAN bekerja. Mengurus tanggung jawab keluarga. Menjalankan tugas pelayanan publik. Setelah itu, ia masih harus menjadi seorang mahasiswa.

Lelah tentu ada.

Tetapi Mieta memilih tidak menjadikan lelah sebagai alasan untuk berhenti.

Perempuan yang juga menjalani peran sebagai ibu tunggal itu membuktikan bahwa keterbatasan waktu bukan akhir dari sebuah cita-cita. Justru dari keterbatasan itulah ia belajar tentang disiplin, ketekunan, dan arti sebuah perjuangan.

Alumni S1 Manajemen STIT Lingga, Dabo Singkep, tersebut kini melanjutkan pendidikan Magister Manajemen (S2) di Universitas Efarina, Kabupaten Simalungun.

Di tengah perjalanan akademiknya, Mieta tetap menjalankan aktivitas profesional sebagai Manager Properti di Batam. Ia juga bekerja sebagai Staf Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Kejaksaan Negeri Lingga, yang menuntut ketelitian serta kemampuan berkomunikasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Tiga dunia harus dijalaninya sekaligus: keluarga, pekerjaan, dan pendidikan.

Bukan Jalan yang Mudah

MENJALANI kuliah sambil bekerja bukan perkara membagi waktu semata. Ada energi yang harus dibagi, ada pekerjaan yang harus diselesaikan, ada tugas kuliah yang tidak bisa ditunda, dan ada tanggung jawab keluarga yang tetap berjalan.

Mieta menyadari betul hal tersebut.

Karena itu, disiplin menjadi prinsip yang ia pegang.

Pagi hingga sore digunakan untuk bekerja. Ketika pekerjaan selesai, ia melanjutkan aktivitas akademik. Tugas-tugas perkuliahan dikerjakan pada malam hari, sedangkan akhir pekan dimanfaatkan untuk mengikuti perkuliahan dan berdiskusi bersama rekan mahasiswa.

Waktu istirahat pun terkadang harus dikurangi.

“Waktu istirahat sering kali harus dikorbankan demi mengejar tugas akademik dan absensi kuliah,” ujar Mieta.

Namun, ia tidak melihat kesibukan sebagai penghalang.

Baginya, pekerjaan dan pendidikan justru saling melengkapi. Pengalaman di dunia kerja membantu memahami teori yang diperoleh di bangku kuliah. Sebaliknya, pengetahuan akademik memberikan perspektif baru ketika menghadapi persoalan pekerjaan.

Membiayai Pendidikan dengan Perjuangan Sendiri

ADA satu bagian lain dari perjalanan Mieta yang membuat perjuangannya semakin tidak sederhana.

Biaya pendidikan diupayakan sendiri, tanpa bantuan orang tua maupun pemerintah daerah dan provinsi.

Kondisi tersebut tidak membuat langkahnya surut.

Sebaliknya, ia semakin memahami bahwa kesempatan untuk mendapatkan pendidikan merupakan sesuatu yang harus diperjuangkan.

“Kalau niatnya kuat untuk masa depan, capek itu jadi hilang. Ilmu di kampus bisa langsung saya terapkan di pekerjaan sebagai Manager Properti, dan pengalaman kerja juga membantu saya memahami teori di kelas,” katanya.

Kalimat itu menggambarkan cara Mieta memandang pendidikan.

Baginya, kuliah bukan sekadar mengejar ijazah atau gelar akademik. Pendidikan adalah bekal untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperbaiki masa depan.

Ketika Keterbatasan Berubah Menjadi Kekuatan

TIDAK semua orang memiliki kesempatan untuk belajar dalam kondisi yang ideal.

Ada yang harus bekerja sebelum kuliah. Ada yang harus membantu keluarga. Ada yang harus membagi waktu dengan pekerjaan. Ada pula yang harus membiayai pendidikannya sendiri.

Mieta berada dalam situasi yang demikian.

Namun, dari sanalah sebuah pelajaran penting muncul: kesuksesan tidak selalu membutuhkan keadaan yang sempurna, tetapi membutuhkan kemauan untuk terus bergerak.

Perjalanan Mieta juga menunjukkan bahwa bekerja sambil kuliah bukan sekadar aktivitas ganda. Di dalamnya terdapat proses membangun mental, belajar bertanggung jawab, mengatur prioritas, sekaligus melatih kemampuan menghadapi tekanan kehidupan.

Ia tidak menghapus rasa lelah.

Ia hanya memilih untuk tidak berhenti karena rasa lelah itu.

Pesan untuk Kawula Muda

KISAH Mieta layak menjadi cermin bagi generasi muda yang tengah berjuang menentukan masa depannya.

Di tengah era ketika banyak hal dapat diperoleh secara instan, pendidikan dan keberhasilan tetap membutuhkan proses. Tidak ada jalan pintas untuk menggantikan disiplin, kerja keras, dan konsistensi.

Mieta berpesan kepada mahasiswa yang ingin bekerja sambil kuliah agar memiliki niat yang kuat untuk masa depan, disiplin mengatur waktu, tidak membiasakan diri menunda pekerjaan, menjaga kesehatan, serta membangun komunikasi yang baik dengan dosen dan atasan.

Pesannya sederhana.

Tetapi pengalaman hidupnya memberikan makna yang lebih dalam.

Jangan menunggu hidup menjadi mudah untuk mulai mengejar cita-cita. Mulailah dari keadaan yang ada, lalu lakukan yang terbaik dengan waktu dan kemampuan yang dimiliki.

Pada akhirnya, perjalanan Mieta bukan hanya tentang bagaimana menyelesaikan sebuah pendidikan tinggi.

Ini adalah cerita tentang seorang perempuan yang memilih terus belajar ketika kehidupan menuntutnya untuk bekerja, mengurus keluarga, dan menghadapi berbagai keterbatasan.

Ia sedang menunjukkan kepada generasi muda bahwa masa depan tidak datang dengan sendirinya.

Masa depan harus diperjuangkan.

Dan terkadang, perjuangan itu dimulai dari keputusan sederhana: tetap belajar, meski lelah; tetap melangkah, meski jalan tidak mudah. (*/)

Penulis adalah Kepala Kantor Biro Redaksi HITVberita.com Kabupaten Lingga

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Kepri Bongkar Dugaan Jaringan Judi Online Internasional di Batam, 24 WNA Diamankan

    Polda Kepri Bongkar Dugaan Jaringan Judi Online Internasional di Batam, 24 WNA Diamankan

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepulauan Riau membongkar dugaan jaringan perjudian online internasional yang beroperasi di Kota Batam. BATAM, HITV— Dalam pengungkapan itu, polisi mengamankan 24 warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat dalam aktivitas judi daring sekaligus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Kasus tersebut diungkap Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Kepri setelah menerima […]

  • Taufiq Rahman Apresiasi OTT KPK, Soroti Gagalnya Pembekalan Moral Cegah Korupsi Pejabat

    Taufiq Rahman Apresiasi OTT KPK, Soroti Gagalnya Pembekalan Moral Cegah Korupsi Pejabat

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    Ketua Dewan Pembina Media Independen Online (MIO) Indonesia, Taufiq Rahman, menyampaikan apresiasi atas langkah tegas Komisi Pemberantasan Korupsi dalam mengungkap berbagai kasus dugaan tindak pidana korupsi melalui operasi tangkap tangan (OTT), termasuk yang terbaru menjerat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. JAKARTA, HITV – Menurut Taufiq, keberhasilan OTT tersebut menjadi bukti bahwa KPK masih menunjukkan taringnya […]

  • Transparansi Dana BOS di SMKN 2 Purwakarta Disorot!

    Transparansi Dana BOS di SMKN 2 Purwakarta Disorot!

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis Raffa Christ Manalu Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMK Negeri 2 Purwakarta, Jawa Barat, dalam tiga tahun terakhir menuai sorotan tajam. Publik pun pertanyakan alokasi miliaran rupiah dalam tiga tahun terakhir! HITVBERITA.COM | Purwakarta— Publik mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran yang nilainya mencapai miliaran rupiah, khususnya pada pos-pos yang dianggap tidak bersentuhan langsung […]

  • Dua Perempuan NTB Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Libya

    Dua Perempuan NTB Diduga Jadi Korban Perdagangan Orang di Libya

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Sahbudin SPd.i Dugaan praktik tindak pidana perdagangan orang (TPPO) kembali menyeret warga Nusa Tenggara Barat. Dua perempuan, masing-masing berasal dari Kabupaten Bima dan Dompu, diduga dipaksa bekerja di Libya setelah dijanjikan pekerjaan dengan gaji tinggi di Turki. HITVBERITA.COM | Bima— Keduanya adalah Suharni, warga Desa Ntonggu, Kecamatan Palibelo, Kabupaten Bima, serta Nuraini, warga Kecamatan […]

  • Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupan 129.965 Benih Lobster di Perairan Batam

    Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupan 129.965 Benih Lobster di Perairan Batam

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau menggagalkan upaya penyeludupan sebanyak 129.965 ekor benih bening lobster (BBL) di Perairan Pulau Kongka Besar, Kepulauan Riau. Ribuan benih lobster tersebut diduga hendak dibawa keluar wilayah perairan Indonesia secara ilegal. BATAM | HITV — Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Adhang Noegroho Adhi, menjelaskan, […]

  • Gubernur Kalteng Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-65 Kabupaten Kotawaringin Barat

    Gubernur Kalteng Pimpin Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-65 Kabupaten Kotawaringin Barat

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • 0Komentar

    Kolase Foto: Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-65 Kabupaten Kotawaringin Barat, di Halaman Kantor Bupati Kobar, pada hari Kamis 3 Oktober 2024, berlangsung Khidmat. (dok/foto/kisto) HiTvBerita.COM | KOBAR – Upacara peringatan Hari Jadi Ke-65 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kotawaringin Barat, Jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun, pada hari Kamis, tanggal 3 […]

expand_less