SMKN 1 Plered Tegaskan Dana BOS Transparan
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
- visibility 37
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kepala SMKN 1 Plered, Kabupaten Purwakarta, Ajang Sarif Hidayat. (Foto/Inst/SMKN-1/)
Penulis: Raffa Christ Manalu
Kepala sekolah bantah tuduhan arogan, dia klarifikasi bahwa penggunaan Dana BOS sesuai juknis.
HITVBERITA.COM | Purwakarta— Kepala SMKN 1 Plered, Kabupaten Purwakarta, Ajang Sarif Hidayat, memberikan klarifikasi atas pemberitaan yang menyoroti dugaan ketidakberesan pengelolaan Dana BOS serta gaya kepemimpinannya yang dianggap arogan.
Ajang menegaskan bahwa gaya bicaranya yang keras bukan bentuk arogansi. “Karakter berbicara dengan suara nyaring, intonasi tinggi, dan cepat bukan karena arogan, tetapi sudah menjadi kebiasaan,” kata Ajang dalam keterangan tertulis, Jumat (5/9/2025).
Ia juga menanggapi kutipan pernyataan yang sempat menjadi sorotan, “saya bukan orang Batak, tapi saya lebih dari Batak”. Menurutnya, kalimat tersebut sekadar penjelasan tentang karakternya yang blak-blakan dan lugas. “Tidak ada maksud menyinggung pihak mana pun,” ujarnya.
Mengenai pengelolaan Dana BOS, Ajang menyebut pihak sekolah telah memberikan jawaban resmi secara tertulis pada 12 Agustus 2025, lengkap dengan data dan regulasi.
Ajang menegaskan bahwa pihak sekolah bersikap terbuka dalam memberikan informasi. Saat media datang, katanya, sekolah langsung menghadirkan tim yang terdiri dari bendahara, operator BOS, staf keuangan, dan staf humas untuk memberikan penjelasan.
“Pengelolaan dana BOS di SMKN 1 Plered sudah sesuai juknis dan prinsip transparansi. Kami siap diaudit kapan pun,” tandas Ajang.
Bendahara BOS SMKN 1 Plered, Kosasih, menambahkan bahwa dana BOS tidak digunakan untuk membayar honor guru maupun tenaga administrasi sekolah.
Dana tersebut, katanya, dipergunakan sesuai petunjuk teknis, antara lain untuk honor narasumber eksternal serta pelatih kegiatan ekstrakurikuler. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar