Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Mutasi Terselubung di SMAN 4 Depok, Disdik Jabar Diminta Jangan Tutup Mata!

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
  • print Cetak

Mamad Mahfudin, Kepala Sekolah SMAN 4 dan SMAN 4 Terbuka Depok. (Foto/El/Hitv)

Penulis: Erwin Lubis

Kebijakan Kepala SMAN 4 Depok, Mamad Mahpudin, memindahkan dua siswa yang tidak naik kelas ke SMAN 4 Terbuka menuai kritik. Mamad berkeras langkah itu sah dan bukan mutasi, lantaran dirinya tetap menjabat kepala sekolah di dua satuan pendidikan tersebut.

HITVBERITA.COM | Depok — Ditegaskan oleh Mamad Mahpudin, kebijakan dirinya selaku Kepala Sekolah memindahkan dua siswa yang tidak naik kelas ke SMAN 4 Terbuka tersebut, tidak ada larangan dari KCD II maupun Disdik Jabar

“Ini bukan mutasi. Kepala sekolahnya tetap saya, baik reguler maupun terbuka. Tidak ada larangan dari KCD II maupun Disdik Jabar,” kata Mamad ketika ditemui Tim Korlapnas Hitvberita.com di sekolahnya, pekan lalu.

Dua siswa reguler yang gagal naik ke kelas XII dipindahkan langsung ke SMAN 4 Terbuka. Menurut Mamad, kebijakan itu diambil agar kedua anak tidak kehilangan hak belajar.

Namun, klaim Mamad tersebut segera dipatahkan sejumlah pihak.

Mantan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK Negeri Kota Depok, Wawan Ridwan, menyatakan langkah itu tidak sesuai aturan.

“Kalau tidak naik kelas, seharusnya dipindahkan ke sekolah terbuka lain, misalnya SMAN 5 Terbuka atau SMAN 11 Terbuka Depok,” ujar Wawan Ridwan.

Sekretaris MKKS Kota Depok, Dadi, S.Pd, bahkan menegaskan kebijakan itu jelas masuk kategori mutasi. Ia merujuk Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025.

“Reguler dan terbuka berbeda. Reguler belajar penuh lima hari, sementara terbuka hanya sekitar 30 persen di sekolah induk. Tidak bisa dianggap sama, walaupun terbuka berinduk pada sekolah negeri,” tegas Dadi.

Terkait kebijakan Mamad tersebut, orang tua siswa pun ikut bersuara. Seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku resah dengan kebijakan itu.

“Kami khawatir anak-anak hanya jadi korban eksperimen aturan. Kalau memang tidak boleh, kenapa dipaksakan? Jangan sampai masa depan anak dipertaruhkan,” katanya.

Aktivis pendidikan Depok, Rudi Hartono, menilai kasus ini mencerminkan lemahnya pengawasan Disdik Jabar.

“Ini jelas mutasi terselubung. Kalau dibiarkan, sekolah lain bisa meniru. Disdik tidak boleh tutup mata, harus turun tangan sebelum lebih banyak siswa yang dirugikan,” ujarnya.

Kontroversi ini telah menimbulkan pertanyaan serius mengenai konsistensi aturan pendidikan di Jawa Barat.

Pernyataan Mamad yang mengaku tidak mendapat larangan dari KCD II maupun Disdik Jabar menuntut klarifikasi lebih lanjut.

Publik pun kini menunggu langkah tegas Disdik Jabar agar praktik yang dianggap menyimpang itu tidak menjadi preseden buruk dalam tata kelola pendidikan, khususnya di Kota Depok. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT Rimau Energy Mining: Sorotan Aktivitas Tambang dan Jawaban Manajemen

    PT Rimau Energy Mining: Sorotan Aktivitas Tambang dan Jawaban Manajemen

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • 0Komentar

    Aktivitas operasional pertambangan batubara PT Rimau Energy Mining (REM) di Kabupaten Barito Timur menjadi perhatian setelah hasil penelusuran dan telaah sejumlah data dilapangan pada 24–26 Mei 2026 menemukan sejumlah hal yang memerlukan penjelasan dari pihak perusahaan. BARITO TIMUR, HITV – Penelusuran tersebut mencakup aspek legalitas dan batas wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP), penggunaan kawasan hutan, […]

  • Distribusi Air Terganggu, PDAM Tirta Batu Mentas Minta Maaf dan Siapkan Layanan Tangki

    Distribusi Air Terganggu, PDAM Tirta Batu Mentas Minta Maaf dan Siapkan Layanan Tangki

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung – Direktur Perumda Air Minum Tirta Batu Mentas Belitung, Munandar Motong, menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas terganggunya pelayanan distribusi air bersih. Gangguan tersebut terjadi akibat kerusakan pada panel dan pompa transmisi induk di Embung Batu Mentas. Akibatnya, distribusi air kepada pelanggan tidak dapat berjalan normal. Munandar menjelaskan, proses perbaikan diperkirakan […]

  • Belitung Bugar dan Segar 2025 Resmi Diluncurkan

    Belitung Bugar dan Segar 2025 Resmi Diluncurkan

    • calendar_month Senin, 14 Apr 2025
    • 0Komentar

    Ajakan Hidup Sehat Lewat Senam Bersama di Pantai Tanjung Pendam, ditandai dengan ribuan langkah senada berpadu dalam semangat sehat di Pantai Tanjung Pendam, Tanjungpandan, pada Minggu pagi 13 April 2025. HITVBERITA.COM | Belitung– Program “Belitung Bugar dan Segar 2025” resmi diluncurkan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung, ditandai dengan senam massal yang diikuti […]

  • Aik Ketekok Menuju Desa Digital

    Aik Ketekok Menuju Desa Digital

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Belitung – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, Desa Aik Ketekok memiliki peluang besar untuk menjadi salah satu pelopor Desa Digital di Kabupaten Belitung. Desa digital bukan hanya tentang tersedianya internet, tetapi tentang bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, pendidikan, perekonomian, dan kesejahteraan masyarakat. Bayangkan setiap dusun di Aik Ketekok terhubung dengan […]

  • Namarin Roundtable 2025: Bahas Kerja Sama Intensif di Laut China Selatan

    Namarin Roundtable 2025: Bahas Kerja Sama Intensif di Laut China Selatan

    • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Kalaus Naibaho Ketegangan di Laut China Selatan dinilai memasuki fase yang semakin militeristik dan transaksional. Di tengah bayang-bayang persaingan Amerika Serikat–China, negara-negara Asia Tenggara dituntut cermat menjaga kepentingan tanpa terseret menjadi korban tarik-menarik kepentingan dua kekuatan besar itu. HITVBERITA.COM | Jakarta — Pandangan tersebut mengemuka dalam Namarin Roundtable 2025 bertajuk “Strategic Considerations and Policy […]

expand_less