Wayang Banyumasan Hadirkan Pesona Budaya di Bukit Pangonan Indah
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
- visibility 26
- print Cetak

Warga dari Desa Karanggintung, Ketanda, Kemawi, Lebeng, hingga desa-desa sekitar, tampak antusias menyaksikan pertunjukan yang menghadirkan nuansa budaya Banyumasan di tengah keelokan alam sore hari. (Foto/Ahdiyat/HITV)
Penulis : R. Ahdiyat
Menjelang senja, masyarakat tumpah ruah di Area Wisata Alam Bukit Pangonan Indah, Desa Karanggintung, Kecamatan Kemranjen, Banyumas. Mereka antusias menyaksikan Gelar Seni Budaya Wayang Banyumasan bersama Dalang Ki Ulum Karto Diwiryo dan Sanggar Seni Karawitan Karya Sasmita, sebuah pertunjukan unik yang menghadirkan keindahan budaya di tengah panorama alam terbuka.
HITVBERITA.COM | Banyumas – Menjelang senja di Area Wisata Alam Bukit Pangonan Indah, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, suasana semakin semarak dengan hadirnya gelar seni budaya Wayang Banyumasan.
Pagelaran unik ini dipimpin oleh Dalang Ki Ulum Karto Diwiryo bersama Sanggar Seni Karawitan Karya Sasmita asuhan Pak Suharto dari Kemiri, Kemranjen.
Berbeda dari pertunjukan wayang pada umumnya yang biasanya dipentaskan di panggung besar dengan pernak-pernik dan tata cahaya warna-warni, pementasan ini justru tampil sederhana tanpa panggung.
Panorama alam Bukit Pangonan Indah menjadi latar alami yang menambah daya magis pertunjukan, sehingga menciptakan suasana khas dan memikat.
Acara yang dimulai pukul 15.00 WIB hingga menjelang magrib ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Warga dari Desa Karanggintung, Ketanda, Kemawi, Lebeng, hingga desa-desa sekitar, tampak antusias menyaksikan pertunjukan yang menghadirkan nuansa budaya Banyumasan di tengah keelokan alam sore hari.
Pengasuh sanggar, Pak Suharto, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat atas dukungan dan partisipasi mereka.
“Saya berharap, melalui gelar seni ini, masyarakat semakin mencintai budaya lokal, menjaga, serta melestarikannya. Terutama generasi muda, harus bangga dengan budaya kita sendiri, jangan sampai punah tergerus zaman”. ujarnya.
Pagelaran ditutup dengan pesan moral dari Dalang Ki Ulum Karto Diwiryo yang disampaikan lewat bahasa pewayangan.

Dalang Ki Ulum Karto Diwiryo saat wawancara dengan Reporter Ahdiyat dari Redaksi HITV Pusat. (Foto/Ahdiyat/Hitv)
Pesan tersebut menekankan pentingnya kebersamaan, gotong royong, serta menjaga kearifan budaya leluhur sebagai pedoman hidup. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar