Kapolres Barru Ajak Mahasiswa Baru ITBA Al Gazali Tanamkan Semangat Bela Negara
- account_circle Redaksi
- calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
- visibility 40
- print Cetak

Kapolres Barru AKBP Anda Fauzi Harapan didampingi Dosen ITBA Dr. Kasmiah Ali, M. AP dan para Kasat (foto: Humas Polres)
Penulis: Syamsu Marlin
Kapolres Barru, AKBP Ananda Fauzi Harahap, menekankan pentingnya semangat bela negara di kalangan mahasiswa. Pesan itu ia sampaikan dalam kuliah umum pada kegiatan Masa Orientasi Pencerahan Intelektual bagi mahasiswa baru Institut Teknologi dan Bisnis Administrasi (ITBA) Al Gazali Barru, Selasa (9/9/2025).
HITVBERITA.COM | Barru – Kegiatan yang berlangsung di Aula ITBA itu dihadiri Rektor ITBA Al Gazali, Prof Kamaruddin Hasan, Wakil Rektor Mukmin Muhammad, serta jajaran civitas akademika. Ratusan mahasiswa baru angkatan 2025/2026 mengikuti acara tersebut.
Dalam paparannya, Ananda menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh warga negara.
“Keamanan adalah nikmat besar yang Allah sebutkan dalam Al-Qur’an. Bahkan, UUD 1945 Pasal 27 ayat 3 menegaskan, setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara,” ujarnya.
Menurut perwira menengah yang akrab disapa Panglima Timur itu, ancaman keamanan tidak selalu berbentuk kriminalitas. Provokasi, perundungan, hingga penyebaran hoaks juga menjadi gangguan yang perlu diwaspadai.
Karena itu, ia mengingatkan mahasiswa agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi, dengan selalu memverifikasi kepada sumber resmi.
Ananda menutup kuliah umum dengan pesan agar mahasiswa menjadi garda terdepan dalam menjaga kondusivitas di lingkungan kampus dan Kabupaten Barru.

Kegiatan yang berlangsung di Aula ITBA itu dihadiri ratusan mahasiswa baru angkatan 2025/2026, juga dihadiri oleh Rektor ITBA Al Gazali, Prof Kamaruddin Hasan, Wakil Rektor Mukmin Muhammad, serta jajaran civitas akademika. (Foto/Humas/Polres)
“Lingkungan kampus harus kita jaga agar tetap aman, sehat, dan produktif. Hindari senioritas negatif, konflik internal, maupun aktivitas yang merusak nama baik almamater,” katanya. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar