Kamis, 16 Jul 2026
light_mode

Mutasi Empat Siswa Picu Isu Bullying, SMPN 12 Arut Selatan Bantah Lengah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
  • print Cetak

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Kepindahan empat siswa dari SMP Negeri 12 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), memunculkan isu dugaan bullying yang santer diperbincangkan para orang tua murid. Pihak sekolah membantah tudingan tersebut dan menegaskan tidak ada laporan resmi mengenai kasus perundungan.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Kepindahan empat siswa dari SMP Negeri 12 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar),  memunculkan isu dugaan bullying yang santer diperbincangkan para orang tua murid. Pihak sekolah membantah tudingan tersebut dan menegaskan tidak ada laporan resmi mengenai kasus perundungan.

Kepala SMPN 12 Arut Selatan, Eka Rubiyatun, menyatakan sejak awal tahun ajaran baru sekolah telah memperkuat langkah pencegahan kekerasan.

“Saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), kami sudah menyampaikan materi pencegahan kekerasan, deklarasi anti-kekerasan, memasang spanduk, hingga membagikan informasi melalui media sosial sekolah. Jadi, siswa sudah dibekali pemahaman sejak awal,” ujarnya, Rabu (10/9/2025).

Menurut Eka, sekolah juga memiliki Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) yang lengkap, dilengkapi ruang khusus, struktur organisasi, dokumentasi kegiatan, hingga kotak pengaduan.

Bahkan SMPN 12 ditunjuk Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalimantan Tengah sebagai sekolah percontohan implementasi program pencegahan kekerasan.

“Selama ini tidak ada laporan resmi dari siswa, orang tua, maupun wali kelas terkait bullying. Anak-anak yang bersangkutan juga sempat mengikuti kegiatan sekolah. Karena itu, kami keberatan jika sekolah disebut membiarkan kekerasan,” kata Eka menegaskan.

MESKI pihak sekolah membantah, isu ini terus berkembang di kalangan orang tua murid. Pasalnya, empat siswa yang pindah telah diterima di SMPN 1 Arut Selatan.

Padahal, pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025, SMPN 1 Arut Selatan tersebut, dinyatakan penuh dan tidak menambah kuota siswa baik jalur zonasi maupun prestasi.

Kondisi itu menimbulkan dugaan adanya kejanggalan dalam proses mutasi. Sejumlah orang tua siswa pun akhirnya meminta Dinas Pendidikan Kobar turun tangan melakukan klarifikasi.

“Kalau memang mutasi sesuai aturan administrasi, tentu tidak masalah. Tapi kalau ada pesanan khusus, harus diluruskan,” ujar seorang wali murid.

Di tengah silang pendapat, ada pula yang berpendapat bahwa seharusnya orang tua mendukung langkah sekolah dalam mencegah bullying, alih-alih memperuncing isu dengan memindahkan siswa ke sekolah lain di wilayah yang berdekatan.

“Yang penting itu keseriusan anak belajar, bukan semata nama sekolahnya,” kata orang tua lainnya.

EKA menekankan, pihaknya selalu terbuka menerima kritik, laporan, maupun masukan dari orang tua. Namun ia berharap agar persepsi publik tidak dibangun dari isu sepihak.

“Kalau ada orang tua yang merasa lebih cocok menitipkan anaknya di sekolah lain, kami menghargai penuh. Namun jangan sampai timbul kesan sekolah ini lalai atau menutup mata, karena kami sudah menjalankan langkah pencegahan sesuai aturan,” ujarnya. (///)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • POSBAKUMDES Dampingi Gugatan Hak Asuh Dua Anak di Subang

    POSBAKUMDES Dampingi Gugatan Hak Asuh Dua Anak di Subang

    • 0Komentar

    Sengketa hak asuh anak mewarnai persoalan keluarga seorang perempuan berinisial TW yang kini disebut akan menghadapi gugatan di Pengadilan Agama Subang. JAKARTA TIMUR, HITV — Gugatan tersebut diajukan oleh ibu kandung TW, Indah Sukawati, melalui pendampingan hukum dari Pos Bantuan Hukum Masyarakat Desa (POSBAKUMDES). Kuasa hukum keluarga, Edi Prastio, SH, MH mengatakan langkah hukum itu […]

  • KORMI DKI Jakarta Gelar Rapat Pleno, Matangkan Persiapan Menuju Fornas NTB 2025

    KORMI DKI Jakarta Gelar Rapat Pleno, Matangkan Persiapan Menuju Fornas NTB 2025

    • 1Komentar

    Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta menggelar rapat pleno pengurus di Aula Indra Hasan, Komplek Bina Lindung, Pondok Gede, Bekasi, Jumat (18/4/2025), sebagai bagian dari persiapan menuju Festival Olahraga Nasional (Fornas) yang akan diselenggarakan di Nusa Tenggara Barat pada 5–11 Juli 2025. HITVBERITA.COM | Jakarta— Ketua KORMI DKI Jakarta, Drs. H. Burhanudin, MM, memimpin […]

  • Mediasi Warga Sindang Jaya Permai dan PT Lan Sena Jaya Berlanjut 2 Juli 2026

    Mediasi Warga Sindang Jaya Permai dan PT Lan Sena Jaya Berlanjut 2 Juli 2026

    • 0Komentar

    Upaya penyelesaian persoalan antara warga Perumahan Sindang Jaya Permai dan pengembang PT Lan Sena Jaya kembali bergulir. PURWAKARTA, HITV — Audiensi yang difasilitasi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Purwakarta, Kamis (21/5/2026) sore, berakhir dengan kesepakatan melanjutkan mediasi pada 2 Juli 2026 mendatang. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Disperkim Purwakarta itu membahas berbagai keluhan […]

  • Atlet Binaan Rutan Karimun Raih Juara di Kejurnas GOKASI 2026

    Atlet Binaan Rutan Karimun Raih Juara di Kejurnas GOKASI 2026

    • 0Komentar

    Atlet binaan Rutan Kelas IIB Tanjung Balai Karimun berhasil meraih prestasi pada Kejuaraan Nasional GOKASI 2026 di Kabupaten Batang Hari, Jambi, dengan menyumbangkan medali bagi DPD GOKASI Kepulauan Riau. TANJUNG BALAI | HITV – Atlet binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Tanjung Balai Karimun mencatat prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) GOKASI Tahun 2026 […]

  • Wujud Negara Hadir, Polres Lingga Amankan Ibadah Minggu dengan Sentuhan Humanis

    Wujud Negara Hadir, Polres Lingga Amankan Ibadah Minggu dengan Sentuhan Humanis

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Dalam upaya nyata memperkuat kehadiran negara menjamin kebebasan beribadah dan menjaga harmoni sosial, Polres Lingga bersama seluruh Polsek jajaran menggelar pengamanan serentak ibadah Minggu di gereja seluruh wilayah Kabupaten Lingga. HITVBERITA.COM | Lingga – Tidak sekadar pengamanan, kegiatan juga di kemas dalam bentuk patroli dialogis dengan pendekatan humanis, menciptakan ruang komunikasi yang […]

expand_less