Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Mahasiswa Unjuk Rasa Menuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset dan Reformasi Total DPRD

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • print Cetak

Aksi damai yang dilakukan Koalisi Masyarakat Kotawaringin Barat di depan gedung DPRD, Jum’at (12/9/2025). (Foto: Kristo/HiTv)

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Koalisi Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) bersama puluhan warga, mahasiswa, dan perwakilan organisasi sipil menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kobar, Jum’at (12/9/2025). Dalam aksinya menyuarakan sejumlah tuntutan strategis, yang dibacakan dalam dialog terbuka bersama Anggota Dewan dan unsur Pimpinan.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Aksi yang berlangsung damai, merupakan kelanjutan dari semangat Gerakan Rakyat 17+8, yang saat ini menyebar ke berbagai daerah sebagai bentuk protes terhadap ketimpangan, korupsi, dan lemahnya komitmen negara terhadap reformasi.

Wahyu Bahalap, salah satu Koordinator Aksi Alisansi Masyarakat Kobar, menegaskan bahwa tuntutan ini bukan sekadar kritik, melainkan seruan serius rakyat kepada DPRD dan Pemerintah untuk berbenah secara total.

Berikut poin-poin utama tuntutan yang disampaikan Koalisi Masyarakat Kobar:

  1. Mendorong DPRD Kobar untuk  menyampaikan rekomendasi pengesahan RUU Perampasan Aset untuk segera disahkan  demi Pemberantasan Korupsi dan mendesak Pemerintah Pusat dan DPR-RI untuk melaksanakan tuntutan Rakyat 17-8.

  2. Meminta Pemerintah Daerah Kobar agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, pendidikan, dan kesehatan yang masih tertinggal di sejumlah wilayah.

  3. Menuntut reformasi total DPRD Kobar, termasuk audit transparan atas penggunaan anggaran. Koalisi juga mendesak KPK dan Kejaksaan untuk memeriksa seluruh anggota DPRD Kobar secara menyeluruh.

  4. Menuntut penurunan gaji dan tunjangan anggota DPRD Kobar agar maksimal hanya lima kali lipat dari UMR serta wajib dipublikasikan secara terbuka dan transparan.

  5. Mendesak agar sistem evaluasi kinerja (KPI) diberlakukan bagi anggota DPRD, termasuk pemecatan bagi yang tidak mencapai target kinerja.

  6. Membatalkan kenaikan pajak daerah yang dinilai membebani rakyat, seperti PBB dan BPHTB, dan mendesak evaluasi kebijakan perpajakan yang tidak pro-rakyat.

  7. Mendorong evaluasi menyeluruh terhadap izin HGU perkebunan dan pertambangan, yang selama ini memicu konflik agraria berkepanjangan dan minim manfaat bagi masyarakat lokal.

  8. Meminta DPRD Kobar meningkatkan pengawasan terhadap realisasi Pokok Pikiran (Pokir) yang telah ditetapkan serta mengevaluasi proyek-proyek yang diberikan lewat sistem penunjukan langsung (makelar proyek).

  9. Mendorong Pemda Kobar menyampaikan rekomendasi ke pemerintah pusat agar mengatur dan melegalkan tambang rakyat, serta memastikan ada pemberdayaan masyarakat dalam tata kelola pertambangan lokal.

  10. Menolak keras keberlanjutan program transmigrasi ke Kalimantan Tengah, dan meminta agar kebijakan tersebut dialihkan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat lokal yang masih tertinggal dari sisi ekonomi dan akses layanan publik.

Aksi ini mendapat respons dari pihak DPRD. Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, S.H., menerima langsung dokumen tuntutan dan menyatakan akan membahas secara internal serta menyampaikan aspirasi ini ke forum resmi pemerintahan.

“Kami menerima aspirasi ini dan akan membawanya ke pembahasan di tingkat DPRD. Terima kasih atas kesadaran kritis dan aspirasi masyarakat,” ujar Mulyadin di hadapan massa aksi.

Aksi diakhiri dengan pernyataan sikap, pembacaan tuntutan, dan penyerahan dokumen resmi dari Koordinator Aksi Mahasiswa  kepada Ketua DPRD secara simbolis.

Pada kesempatan itu, Koalisi Masyarakat Kobar menegaskan, mereka akan terus mengawal dan menagih janji dari para pemimpin daerah agar tuntutan ini tidak hanya disimpan di laci, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.

“Jangan biarkan suara rakyat hanya jadi dokumentasi. Kami akan terus mengingatkan dan mengawal tuntutan ini,” kata Wahyu.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amankan Debat Publik Kedua Pilkada 2024, Polres Purwakarta Kerahkan 177 Personel

    Amankan Debat Publik Kedua Pilkada 2024, Polres Purwakarta Kerahkan 177 Personel

    • 0Komentar

    Terpantau Camera Awak Media: Tampak Personel Polwan Polres Purwakarta dengan sigap, namun tetap bersikap humanis saat menjaga ketat area pintu masuk menuju ruang debat. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | PURWAKARTA • Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta, Polda Jawa Barat mengerahkan sebanyak 177 personel untuk melakukan pengamanan debat publik kedua Pilkada 2024 yang berlangsung di Hotel Harper By Aston […]

  • Prof Nandan Limakrisna Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah di Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah

    Prof Nandan Limakrisna Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah di Momentum Idul Fitri 1447 Hijriah

    • 0Komentar

    Guru Besar Manajemen dan Ekonomi UPI YAI, Prof. Dr. Nandan Limakrisna, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Indonesia. JAKARTA, HITV— Dalam pernyataannya, Prof. Nandan juga mengajak masyarakat menjadikan Idul Fitri sebagai momentum strategis untuk mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat saling memaafkan sebagai fondasi […]

  • Polres Karimun Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Alm. Affan serta Keselamatan Bangsa

    Polres Karimun Gelar Shalat Ghaib dan Doa Bersama untuk Alm. Affan serta Keselamatan Bangsa

    • 0Komentar

    Penulis: Budiman Sihombing Kepolisian Resor (Polres) Karimun bersama jajaran Polsek menggelar Shalat Ghaib dan doa bersama sebagai ungkapan belasungkawa atas wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang menjadi korban kericuhan aksi demonstrasi di Jakarta. Kegiatan ini juga dimaknai sebagai doa bersama bagi keselamatan bangsa dan negara, serta perlindungan bagi petugas keamanan dalam menjalankan tugas. HITVBERITA.COM […]

  • Bono Diringkus Tim Jatanras Polda Babel Usai Tusuk Temannya, Motif Pelaku Kesal Ditagih Utang

    Bono Diringkus Tim Jatanras Polda Babel Usai Tusuk Temannya, Motif Pelaku Kesal Ditagih Utang

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Seorang pria berinisial Ro alias Bono (34) warga Kelurahan Kejaksaan Kota Pangkalpinang diringkus Tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Bangka Belitung, Jumat (3/1/25) lalu. Bono diringkus disebuah kontrakan yang berada di Kelurahan Bukit Sari Kecamatan Gerunggang Kota Pangkalpinang, Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Fauzan Sukmawansyah mengatakan penusukan yang dilakukan pelaku […]

  • Indonesia-Bremen Perkuat Kemitraan Ekonomi dan Teknologi

    Indonesia-Bremen Perkuat Kemitraan Ekonomi dan Teknologi

    • 0Komentar

    Pertemuan Konjen RI Hamburg (tengah) dengan Wali Kota Bremen, Dr. Andreas Bovenschulte (kanan), didampingi oleh Konhor RI Bremen, Wolfgang Köhne (kiri), 14 Juli 2025. (Dok/Foto/Arief) Penulis: Arief Imanuwarta Konsul Jenderal Republik Indonesia di Hamburg, Renata Siagian, melakukan serangkaian pertemuan strategis dengan pejabat pemerintah dan pelaku usaha di Bremen, Jerman, pada Senin (14/7/2025). Kunjungan ini menjadi […]

  • Bongkar Tuntas Kasus Suap di Ditjen Perkeretaapian, Seret Semua Yang Terlibat!

    Bongkar Tuntas Kasus Suap di Ditjen Perkeretaapian, Seret Semua Yang Terlibat!

    • 0Komentar

    Fakta mencengangkan kembali terungkap dalam persidangan kasus tindak pidana korupsi di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan, dengan terdakwa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Teknik Perkeretaapian Jawa Bagian Tengah, Yofi Okatriza. HITVBERITA.COM | JAKARTA – Dalam persidangan, terungkap bahwa Hadi Muhono, pemegang saham di PT Modern Surya Jaya Jakarta, dan I Nengah Suyasa, Direktur PT […]

expand_less