Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Mahasiswa Unjuk Rasa Menuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset dan Reformasi Total DPRD

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 13 Sep 2025
  • print Cetak

Aksi damai yang dilakukan Koalisi Masyarakat Kotawaringin Barat di depan gedung DPRD, Jum’at (12/9/2025). (Foto: Kristo/HiTv)

Penulis: Kistolani Mangun Jaya

Koalisi Masyarakat Kotawaringin Barat (Kobar) bersama puluhan warga, mahasiswa, dan perwakilan organisasi sipil menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Kobar, Jum’at (12/9/2025). Dalam aksinya menyuarakan sejumlah tuntutan strategis, yang dibacakan dalam dialog terbuka bersama Anggota Dewan dan unsur Pimpinan.

HITVBERITA.COM | Pangkalan Bun – Aksi yang berlangsung damai, merupakan kelanjutan dari semangat Gerakan Rakyat 17+8, yang saat ini menyebar ke berbagai daerah sebagai bentuk protes terhadap ketimpangan, korupsi, dan lemahnya komitmen negara terhadap reformasi.

Wahyu Bahalap, salah satu Koordinator Aksi Alisansi Masyarakat Kobar, menegaskan bahwa tuntutan ini bukan sekadar kritik, melainkan seruan serius rakyat kepada DPRD dan Pemerintah untuk berbenah secara total.

Berikut poin-poin utama tuntutan yang disampaikan Koalisi Masyarakat Kobar:

  1. Mendorong DPRD Kobar untuk  menyampaikan rekomendasi pengesahan RUU Perampasan Aset untuk segera disahkan  demi Pemberantasan Korupsi dan mendesak Pemerintah Pusat dan DPR-RI untuk melaksanakan tuntutan Rakyat 17-8.

  2. Meminta Pemerintah Daerah Kobar agar memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, jembatan, pendidikan, dan kesehatan yang masih tertinggal di sejumlah wilayah.

  3. Menuntut reformasi total DPRD Kobar, termasuk audit transparan atas penggunaan anggaran. Koalisi juga mendesak KPK dan Kejaksaan untuk memeriksa seluruh anggota DPRD Kobar secara menyeluruh.

  4. Menuntut penurunan gaji dan tunjangan anggota DPRD Kobar agar maksimal hanya lima kali lipat dari UMR serta wajib dipublikasikan secara terbuka dan transparan.

  5. Mendesak agar sistem evaluasi kinerja (KPI) diberlakukan bagi anggota DPRD, termasuk pemecatan bagi yang tidak mencapai target kinerja.

  6. Membatalkan kenaikan pajak daerah yang dinilai membebani rakyat, seperti PBB dan BPHTB, dan mendesak evaluasi kebijakan perpajakan yang tidak pro-rakyat.

  7. Mendorong evaluasi menyeluruh terhadap izin HGU perkebunan dan pertambangan, yang selama ini memicu konflik agraria berkepanjangan dan minim manfaat bagi masyarakat lokal.

  8. Meminta DPRD Kobar meningkatkan pengawasan terhadap realisasi Pokok Pikiran (Pokir) yang telah ditetapkan serta mengevaluasi proyek-proyek yang diberikan lewat sistem penunjukan langsung (makelar proyek).

  9. Mendorong Pemda Kobar menyampaikan rekomendasi ke pemerintah pusat agar mengatur dan melegalkan tambang rakyat, serta memastikan ada pemberdayaan masyarakat dalam tata kelola pertambangan lokal.

  10. Menolak keras keberlanjutan program transmigrasi ke Kalimantan Tengah, dan meminta agar kebijakan tersebut dialihkan untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat lokal yang masih tertinggal dari sisi ekonomi dan akses layanan publik.

Aksi ini mendapat respons dari pihak DPRD. Ketua DPRD Kobar, Mulyadin, S.H., menerima langsung dokumen tuntutan dan menyatakan akan membahas secara internal serta menyampaikan aspirasi ini ke forum resmi pemerintahan.

“Kami menerima aspirasi ini dan akan membawanya ke pembahasan di tingkat DPRD. Terima kasih atas kesadaran kritis dan aspirasi masyarakat,” ujar Mulyadin di hadapan massa aksi.

Aksi diakhiri dengan pernyataan sikap, pembacaan tuntutan, dan penyerahan dokumen resmi dari Koordinator Aksi Mahasiswa  kepada Ketua DPRD secara simbolis.

Pada kesempatan itu, Koalisi Masyarakat Kobar menegaskan, mereka akan terus mengawal dan menagih janji dari para pemimpin daerah agar tuntutan ini tidak hanya disimpan di laci, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata.

“Jangan biarkan suara rakyat hanya jadi dokumentasi. Kami akan terus mengingatkan dan mengawal tuntutan ini,” kata Wahyu.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Persija vs Arema: Duel Sengit Perebutan Poin, Siapa Akan Unggul di GBK?

    Persija vs Arema: Duel Sengit Perebutan Poin, Siapa Akan Unggul di GBK?

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • 0Komentar

    Kedua tim membawa ambisi berbeda: Persija berusaha mempertahankan tren positif di papan atas, sementara Arema ingin meraih poin penting untuk memperbaiki posisi klasemen. JAKARTA | HITV – Duel panas antara Persija Jakarta melawan Arema FC kembali menjadi salah satu laga yang paling dinantikan di BRI Super League 2025/2026. Pertandingan akan berlangsung di Stadion Utama Gelora […]

  • Dukung Tata Kelola BMN yang Akuntabel, Lapas Batang Ikuti Penyusunan RKBMN Tahun Anggaran 2027

    Dukung Tata Kelola BMN yang Akuntabel, Lapas Batang Ikuti Penyusunan RKBMN Tahun Anggaran 2027

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • 0Komentar

    Dalam rangka mendukung perencanaan kebutuhan Barang Milik Negara (BMN) yang efektif, efisien, dan akuntabel, Lapas Kelas IIB Batang mengikuti kegiatan Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Tahun Anggaran 2027. Penulis : Hadi Lempe HITV BERITA.COM Batang – Lapas Klas IIB Batang, menggelar kegiatan Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Negara (RKBMN) Tahun Anggaran 2027. Kegiatan […]

  • Pemerintah Diminta Pertimbangkan Matang Soal Usulan DOB di Wilayah Timur Indonesia

    Pemerintah Diminta Pertimbangkan Matang Soal Usulan DOB di Wilayah Timur Indonesia

    • calendar_month Rabu, 7 Mei 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sejumlah tokoh muda dan intelektual Indonesia timur memberi saran kepada pemerintah untuk mempertimbangkan secara matang usulan pemekaran daerah otonom baru di wilayah Indonesia Timur. Pasalnya, perjuangan itu tidak semata-mata karena usulan rakyat, melainkan kelompok elit yang menginginkan kekuasaan semata tanpa mempertimbangkan secara bijak kesiapan daerah dan rakyatnya. “Kami minta agar dipertimbangkan bukan tidak […]

  • Kodim 0502/Jakarta Utara Bantu Warga Terdampak Banjir di Kapuk Muara

    Kodim 0502/Jakarta Utara Bantu Warga Terdampak Banjir di Kapuk Muara

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    Kodim 0502/Jakarta Utara turun langsung membantu warga terdampak banjir di Kelurahan Kapuk Muara  dengan melakukan evakuasi, penyaluran bantuan, dan layanan kesehatan. JAKARTA | HITV – Kodam Jaya Jayakarta melalui Kodim 0502/Jakarta Utara turun langsung membantu warga terdampak banjir di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026). Banjir yang dipicu curah hujan tinggi dalam […]

  • Menjaga Martabat Pers, Menegakkan Hukum Berkeadilan

    Menjaga Martabat Pers, Menegakkan Hukum Berkeadilan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • 0Komentar

    Dewan Etik MIO: Laporan Dugaan Penghinaan Wartawan Harus Menjadi Momentum Penegakan Hukum yang Objektif. JAKARTA, HITV – Sebuah negara hukum tidak pernah diukur dari seberapa keras ia menghukum seseorang. Ukurannya justru terletak pada kemampuan negara menghadirkan keadilan secara objektif tanpa membedakan status sosial, profesi, maupun popularitas seseorang. Prinsip itulah yang menurut Ketua Dewan Etik Media […]

expand_less