84 Ormas Gelar “Indonesia Berdoa”, Serukan Persatuan dan Keadilan bagi Negeri
- account_circle Redaksi
- calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
- visibility 22
- print Cetak

Penulis: Bainanah Bahthy
Dalam suasana yang khusyuk dan penuh semangat kebangsaan, 84 organisasi masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) menggelar acara “Indonesia Berdoa” di Ballroom Kuningan City, Jakarta, Sabtu (18/10/2025). Doa lintas agama ini menjadi simbol kuat bahwa semangat persatuan dan kolaborasi tetap menjadi fondasi bagi masa depan Indonesia yang berkeadilan dan sejahtera.
HITVBERITA.COM | Jakarta— Sebanyak 84 organisasi masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS) menggelar acara “Indonesia Berdoa” di Ballroom Kuningan City, Jakarta, Sabtu (18/10/2025).
Kegiatan ini sekaligus menandai peringatan satu tahun berdirinya FORMAS, dengan menghadirkan doa lintas agama sebagai simbol persatuan dan semangat kolaborasi nasional.
Acara yang berlangsung sejak pagi itu diisi dengan doa bersama dari enam agama yang diakui di Indonesia. Setiap perwakilan agama tampil bergantian membacakan doa, puisi, dan refleksi rohani, diiringi musik serta lantunan lagu kebangsaan.

Suasana berlangsung khusyuk, dengan seluruh peserta mengenakan busana berwarna putih sebagai lambang ketulusan dan persaudaraan. (Dok/Foto/Bai/Hitv)
KETUA Umum FORMAS, Handoyo Budhisedjati, menegaskan bahwa peringatan ulang tahun pertama ini tidak dirancang secara seremonial, melainkan dengan nuansa doa dan refleksi kebangsaan.
“Kita ingin menyesuaikan diri dengan situasi saat ini. Dunia sedang menghadapi banyak tantangan, dan sudah saatnya kita kembali menyerahkan harapan dan cita-cita bangsa ini kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Menurut Handoyo, FORMAS berkomitmen menjadikan kegiatan doa lintas agama ini sebagai wadah mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat keadilan serta kesejahteraan bersama. Tema yang diangkat,
“Bersatu, Berkeadilan, dan Sejahtera Melalui Semangat Kolaborasi”, mencerminkan tekad FORMAS untuk terus membangun sinergi antar elemen masyarakat.
Rangkaian Doa dan Pesan Kebangsaan
ACARA dibuka oleh Ketua Pembina FORMAS, Hashim Djojohadikusumo, yang disusul dengan pembacaan Puisi Pancasila diiringi musik tradisional Sape. Setelah itu, ditampilkan monolog lintas agama yang diawali dari doa agama Katolik dan Kristen Protestan dengan lagu The Prayer dan Ave Maria, lalu berlanjut dengan doa dari umat Hindu, Khonghucu, Buddha, dan Islam dengan lantunan syair Al-I’tiraf.
Acara ditutup dengan Pesan Doa Nasional dan Deklarasi Perdamaian yang disampaikan oleh Menteri Agama RI, Prof. KH. Nasaruddin Umar, kemudian diakhiri dengan lagu Tanah Airku sebagai penutup yang penuh haru dan semangat kebangsaan.
Doa untuk Indonesia yang Lebih Adil dan Sejahtera
MELALUI kegiatan ini, FORMAS berharap momentum doa lintas agama dapat menjadi titik tolak bagi kebangkitan moral dan spiritual bangsa Indonesia.
“Keadilan dan kesejahteraan hanya bisa dicapai bila kita kembali menanamkan nilai-nilai persatuan dan gotong royong dalam setiap langkah,” tutur Handoyo.
ACARA Indonesia Berdoa turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih, anggota MPR/DPR/DPD RI, serta perwakilan dari 84 organisasi masyarakat anggota FORMAS.
Dengan doa dan semangat kolaborasi yang terpancar dari kegiatan ini, FORMAS menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam upaya membangun Indonesia yang bersatu, berkeadilan, dan sejahtera — menuju cita-cita besar Indonesia Emas. (///)
- Penulis: Redaksi

Saat ini belum ada komentar