Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

‎BKAG Tebing Tinggi Akui Tak Dilibatkan dalam Pembentukan Panitia Natal Oikumene

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
  • print Cetak

Penulis: Jhon P Tobing

Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Kota Tebing Tinggi mengaku tidak pernah diundang maupun dilibatkan oleh Pemerintah Kota dalam pembentukan panitia perayaan Natal Oikumene 2025 yang rencananya digelar pada Desember mendatang.

HITVBERITA.COM | Tebing Tinggi — Kekecewaan itu disampaikan oleh Sekretaris BKAG Tebing Tinggi, Pdt. Dr. C. Prihatin Kataren, M.Pd, M.Th, di kediamannya di Jalan Baja, Kelurahan Damar Sari, Kecamatan Padang Hilir, Rabu (5/11/2025).

“Organisasi BKAG Tebing Tinggi tidak pernah diundang secara resmi dalam pembentukan Panitia Natal Oikumene tahun 2025. Jadi kalau ada yang mengatakan BKAG sudah dilibatkan, itu tidak benar,” ujar Pdt. Kataren.

Menurutnya, hingga saat ini tidak ada surat resmi dari Pemerintah Kota Tebing Tinggi—baik melalui Sekretariat Daerah maupun atas nama Wali Kota—yang ditujukan kepada BKAG. Ia meminta agar informasi publik mengenai pelibatan BKAG tidak disalahartikan.

“Kalau ada orang yang mengatasnamakan BKAG hadir dalam rapat itu, berarti kehadirannya atas nama pribadi atau gereja masing-masing, bukan mewakili BKAG,” tegasnya.

Meski menyesalkan proses yang tidak melibatkan organisasinya, Pdt. Kataren menegaskan bahwa BKAG tetap mendukung pelaksanaan Natal Oikumene sepanjang tujuannya untuk memuliakan Tuhan. Namun, ia berharap setiap langkah koordinasi keagamaan di daerah dilakukan secara terbuka dan menghormati mekanisme yang selama ini telah berjalan.

‎Tradisi yang Berubah

‎Lebih jauh, Pdt. Kataren menjelaskan bahwa di Tebing Tinggi terdapat dua lembaga koordinatif yang biasanya terlibat dalam pelaksanaan perayaan Natal Oikumene, yakni BKAG dan BAMAGNAS.

Pada masa kepemimpinan Wali Kota almarhum Umar Zunaidi Hasibuan, kedua organisasi tersebut selalu diundang duduk bersama untuk merumuskan teknis dan kepanitiaan. Namun, karena kerap muncul perbedaan pandangan, disepakati bahwa pelaksanaan perayaan Natal Oikumene dilakukan secara bergantian setiap tahun antara BKAG dan BAMAGNAS.

Tahun ini, lanjutnya, persoalan bukan pada siapa yang menjadi pelaksana, melainkan pada absennya undangan dan koordinasi dengan BKAG.

“Yang menjadi pertanyaan kami sederhana: mengapa kami tidak diundang untuk duduk bersama? Apakah dianggap BKAG Tebing Tinggi sudah tidak ada?” kata Pdt. Kataren.

Harapan untuk Dialog Terbuka

BKAG berharap ke depan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dapat kembali menempuh jalur komunikasi yang terbuka dengan seluruh organisasi keagamaan. Perayaan Natal Oikumene, menurut Kataren, seharusnya menjadi ruang pemersatu antarjemaat dan bukan sebaliknya menimbulkan kesalahpahaman di antara lembaga.

“Kita mendukung panitia yang sudah terbentuk. Namun semangat kebersamaan dan transparansi tetap perlu dijaga agar Natal menjadi perayaan bersama, bukan milik satu pihak,” ujarnya menutup perbincangan. (/*/*/)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Dabo Singkep Tanam Jagung Dukung Ketahanan Pangan

    Polsek Dabo Singkep Tanam Jagung Dukung Ketahanan Pangan

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Kepolisian Sektor (Polsek) Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, menginisiasi penanaman jagung di lahan seluas setengah hektar milik warga di Desa Batu Kacang, Kecamatan Singkep, Rabu (23/7/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan pemerintah. HITVBERITA.COM | Lingga – Kegiatan yang dipimpin oleh Ps. Kanit Binmas […]

  • 3 Personel Terbaik Polda Babel Terima Penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya, Siapa Saja?

    3 Personel Terbaik Polda Babel Terima Penghargaan Bintang Bhayangkara Nararya, Siapa Saja?

    • 0Komentar

    HiTvberita.com | Babel – Puncak peringatan Hari Bhayangkara ke 79 tahun 2025 di Polda Bangka Belitung ditandai dengan Upacara yang digelar di Halaman Kantor Gubernur, Selasa (1/7/25). Pada upacara tersebut, turut diwarnai dengan penyematan penganugerahan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Nararya kepada 3 Personel Polri Polda Babel. Penyematan langsung dilakukan oleh Gubernur Hidayat Arsani yang bertindak […]

  • Audiensi Ninik Mamak Basa Nan Barampek Tiku dan PT AMP Plantation: Sengketa Ulayat Belum Temui Titik Tem

    Audiensi Ninik Mamak Basa Nan Barampek Tiku dan PT AMP Plantation: Sengketa Ulayat Belum Temui Titik Tem

    • 1Komentar

    Sengketa tanah ulayat antara kelompok adat Ninik Mamak Basa Nan Barampek Tiku dan PT AMP Plantation kembali mencuat dalam audiensi resmi yang digelar pada Senin (5/5/2025) siang di Aula Kantor RO PT AMP Plantation. HITVBERITA.COM | AGAM— Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam tersebut membahas klaim hak ulayat dan keabsahan penerbitan SPK replanting […]

  • Rifer Cafe, Pilihan Tempat Hiburan Keluarga yang Ramah Kantong di Pasar Senen Jaya

    Rifer Cafe, Pilihan Tempat Hiburan Keluarga yang Ramah Kantong di Pasar Senen Jaya

    • 0Komentar

    Pewarta: Bainana Bahthy Di tengah hiruk-pikuk kawasan Pasar Senen Jaya, Jakarta Pusat, Rifer Cafe hadir sebagai oase hiburan keluarga yang kian ramai dikunjungi. Dengan konsep tempat makan dan hiburan yang menyatu, kafe ini menawarkan pengalaman bersantai yang menyenangkan tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam. HITVBERITA.COM | Jakarta — Sejak beberapa bulan terakhir, Rifer Cafe menjadi pilihan […]

  • 0x1c8c5b6a

    0x1c8c5b6a

    • 1Komentar

    0x1c8c5b6a

  • Komunitas Madani Desak Penegak Hukum Tuntaskan Dugaan Pungli Calon Pekerja di PT Metro

    Komunitas Madani Desak Penegak Hukum Tuntaskan Dugaan Pungli Calon Pekerja di PT Metro

    • 0Komentar

    Ketua Komunitas Madani Purwakarta, Zaenal Abidin. (Dok/Foto/Raffa) Reporter: Raffa Christ Manalu   Komunitas Madani Purwakarta (KMP) mendesak aparat penegak hukum (APH) segera menuntaskan kasus dugaan pungutan liar (pungli) terhadap calon tenaga kerja (canaker) di PT Metro Pear Indonesia. Kasus ini sempat mencuat ke permukaan, namun hingga kini belum terlihat tanda-tanda penyelidikan lebih lanjut dari pihak […]

expand_less