Seleksi Tambahan Calon Kepala Desa di Belitung Resmi Dimulai, Bupati Tekankan Integritas dan Kepemimpinan
- account_circle Iswandi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Pembukaan seleksi tambahan bakal calon kepala desa tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pemerintah Kabupaten Belitung, Rabu 16 Juli 2026. (Dok/Foto/Iswandi)
Pemerintah Kabupaten Belitung resmi membuka Seleksi Tambahan Bakal Calon Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 bagi tiga desa yang memiliki jumlah bakal calon melebihi batas maksimal yang ditentukan dalam peraturan.
BELITUNG, HITV – Acara dibuka langsung oleh Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat, S.Sos, didampingi Sekretaris Daerah H. Marzuki, S.IP, serta dihadiri jajaran Forum Koordinasi, kepala perangkat daerah, unsur akademisi, dan panitia seleksi,.
Selain yang disebut diatas, acara pembukaan seleksi juga dihadiri oleh 27 bakal calon kepala desa dari Desa Aik Pelempang Jaya, Desa Aik Ketekok, dan Desa Aik Rayak.
Ketiga desa tersebut wajib mengikuti seleksi tambahan karena jumlah bakal calon yang lolos verifikasi administrasi melebihi lima orang, sebagaimana diatur dalam ketentuan pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Belitung.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPPKBPMD) Kabupaten Belitung, Drs. Fari, dalam laporannya menjelaskan bahwa Pilkades Serentak 2026 merupakan pelaksanaan pertama setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Regulasi tersebut membawa perubahan penting, salah satunya masa jabatan kepala desa yang bertambah dari enam tahun menjadi delapan tahun.
Ia menjelaskan, Pilkades Serentak 2026 akan digelar di 13 desa yang tersebar di empat kecamatan. Namun, hanya tiga desa yang harus menjalani tahapan seleksi tambahan karena jumlah bakal calon melampaui ketentuan.
“Sebanyak 27 bakal calon mengikuti seleksi tambahan, terdiri atas delapan orang dari Desa Aik Pelempang Jaya, delapan orang dari Desa Aik Ketekok, dan sebelas orang dari Desa Aik Rayak,” ujar Fari.
Menurutnya, pelaksanaan seleksi tambahan dilaksanakan oleh tim yang dibentuk melalui Keputusan Kepala DPPKBPMD Kabupaten Belitung selaku Ketua Tim Fasilitasi Pilkades Serentak Tahun 2026.
Tim tersebut terdiri atas unsur DPPKBPMD, Bagian Pemerintahan Setda, Bagian Hukum Setda, akademisi, serta unsur kecamatan.
Seleksi berlangsung selama dua hari, 15–16 Juli 2026, dengan tiga tahapan penilaian yang memiliki bobot berbeda. Seleksi tertulis memiliki bobot 30 persen, paparan resume makalah visi, misi, dan program kerja 30 persen, sedangkan wawancara menjadi komponen terbesar dengan bobot 40 persen.
Materi ujian tertulis meliputi Pancasila, wawasan kebangsaan, pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, dan kepemimpinan.
Sementara wawancara akan menilai pengalaman pemerintahan, tingkat pendidikan, usia, penguasaan bidang pemerintahan, pemberdayaan masyarakat, hingga kapasitas kepemimpinan peserta.
Dalam sambutannya, Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan bahwa menjadi kepala desa bukan sekadar memperoleh jabatan, melainkan amanah besar untuk memimpin dan menggerakkan pembangunan di tingkat desa.
“Menjadi kepala desa bukan hanya berbicara tentang jabatan, tetapi tentang tanggung jawab besar yang harus diemban. Seorang kepala desa harus mampu menjadi penggerak pembangunan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Djoni.
Ia mengingatkan seluruh peserta agar mengikuti seluruh proses seleksi dengan menjunjung tinggi kejujuran, sportivitas, dan integritas.
Menurut Djoni, masyarakat saat ini semakin kritis dalam menilai pemimpin. Karena itu, kepala desa yang terpilih nantinya harus mampu membuktikan kinerjanya melalui kerja nyata, bukan sekadar janji politik.
“Bagi yang nantinya dinyatakan lolos, jangan cepat berbangga. Justru tantangan sesungguhnya dimulai ketika masyarakat memberikan kepercayaan untuk memimpin desa,” ujarnya.
Bupati juga berharap proses Pilkades Serentak 2026 mampu melahirkan pemimpin-pemimpin desa yang memiliki kapasitas, integritas, serta komitmen kuat dalam membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, Bupati Belitung secara resmi membuka Seleksi Tambahan Bakal Calon Kepala Desa Pilkades Serentak Kabupaten Belitung Tahun 2026.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian tata tertib dan teknis pelaksanaan seleksi oleh panitia sebelum seluruh peserta mengikuti tahapan ujian sesuai jadwal. Seluruh rangkaian acara pembukaan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif hingga selesai sekitar pukul 08.15 WIB. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: Humas Pemkab Belitung
- Penulis: Iswandi





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.