Universitas Moestopo Bahas Transformasi Digital Kedokteran Gigi
- account_circle Redaksi
- calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
- visibility 28
- print Cetak

Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo, Dr. Tjokro Prasetyadi. (JPN/Kang Aden)
Kuliah pakar ini mendukung kita untuk terus mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi dalam menghadapi tantangan masa depan, baik dalam teori maupun keterampilan tatalaksana teknologi
Penulis: Kang Aden
HITVBERITA.COM | Jakarta – Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menggelar Kuliah Pakar bertema Artificial Intelligence in Dentistry, di Gedung F.X. Soeseko Moestopo, Kampus II Universitas Moestopo, Jakarta, Selasa (11/11/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam mengintegrasikan teknologi mutakhir ke dalam pendidikan dan praktik kedokteran gigi.
Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo, Dr. Tjokro Prasetyadi, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan akademisi dan praktisi menghadapi era digital.
“Kuliah pakar ini mendukung kita untuk terus mengikuti perkembangan ilmu dan teknologi dalam menghadapi tantangan masa depan, baik dalam teori maupun keterampilan tatalaksana teknologi,” ujarnya.
Ia menambahkan, kuliah pakar akan digelar secara rutin empat kali dalam setahun, baik di lingkungan fakultas maupun Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Moestopo.
“Kami bersyukur dapat kembali bertemu dengan Prof. Cortino setelah enam tahun. Terima kasih kepada drg. Maretaningtias Dwi Ariani atas bantuannya mempertemukan kami kembali,” kata Tjokro.
Kuliah pakar kali ini menghadirkan Prof. Cortino Sukotjo, Professor and Chair, Department of Prosthodontics, School of Dental Medicine – University of Pittsburgh. Dalam paparannya, Prof. Cortino menjelaskan peran kecerdasan buatan (AI) dalam mendukung diagnosis dini, perencanaan perawatan, dan pembuatan gigi tiruan digital.
“Artificial Intelligence tidak dimaksudkan untuk menggantikan peran manusia, melainkan untuk membantu dan meningkatkan kemampuan kita. Use AI to assist, not to replace our brain,” ujar Prof. Cortino.
Menurutnya, teknologi AI kini menjadi elemen penting dalam meningkatkan efisiensi dan akurasi pelayanan kedokteran gigi. Melalui pendekatan machine learning dan digital dentistry, dokter gigi dapat melakukan analisis dan pengambilan keputusan klinis secara lebih cepat dan tepat.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen dan mahasiswa FKG Universitas Moestopo dengan antusiasme tinggi. Diskusi interaktif antara narasumber dan peserta memperkaya pemahaman mengenai implementasi teknologi digital dalam praktik kedokteran gigi modern.
Melalui kuliah pakar ini, Universitas Moestopo menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan mempersiapkan lulusan yang adaptif serta kompetitif di tengah transformasi digital sektor kesehatan.
- Penulis: Redaksi
