Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Sudah Saatnya Seluruh Kepala Daerah Bersatu Meringankan Beban Banjir di Sumatra

  • account_circle Ismail Ratusimbangan
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

Oleh: Ismail Ratusimbangan

BENCANA banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bukan hanya peristiwa alam biasa. Ia adalah pengingat keras bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan tetap berada dalam satu ikatan nasib. Ketika sebagian wilayah kita tenggelam oleh hujan ekstrem, rumah-rumah hanyut, fasilitas umum rusak, dan ribuan warga terpaksa mengungsi, maka sejatinya seluruh daerah di negeri ini turut memikul beban yang sama. Musibah di Sumatra bukan hanya urusan Sumatra, tetapi urusan seluruh anak bangsa.

Solidaritas Nasional yang Belum Dimaksimalkan

SAYA melihat bahwa potensi solidaritas antardaerah sebenarnya sangat besar, namun belum dikelola menjadi gerakan nasional yang terstruktur. Padahal, pemerintah daerah di Indonesia memiliki kapasitas fiskal, jaringan kelembagaan, serta kekuatan administratif untuk memberikan dukungan nyata kepada daerah saudara yang sedang tertimpa musibah.

Jika seluruh kepala daerah—gubernur, bupati, dan wali kota—memaknai kepemimpinan bukan hanya dalam konteks wilayah administrasi masing-masing, melainkan sebagai bagian dari satu keluarga besar bangsa Indonesia, tentu penanganan bencana akan jauh lebih cepat, lebih ringan, dan lebih manusiawi.

Saya membayangkan sebuah model sederhana namun sangat efektif:

Setiap provinsi menyumbang Rp1 miliar,

Setiap kabupaten/kota berkontribusi Rp500 juta.

Dengan 38 provinsi dan lebih dari 500 kabupaten/kota, nilai solidaritas yang terkumpul dapat mencapai angka yang luar biasa. Dana tersebut dapat digunakan untuk membangun kembali rumah warga yang rusak, memperbaiki jembatan dan jalan yang terputus, hingga mendirikan fasilitas sementara bagi korban yang kehilangan tempat tinggal.

Kita tidak sedang berbicara tentang kewajiban hukum, melainkan kewajiban moral sebagai sesama anak bangsa.

Menghidupkan Kembali Jiwa Gotong Royong Bangsa

LELUHUR kita mengajarkan bahwa gotong royong adalah identitas utama masyarakat Nusantara. Bahkan sebelum Indonesia merdeka, nilai kebersamaan itulah yang menjadi perekat antar kelompok. Tanpa gotong royong, bangsa ini mungkin tidak akan memiliki kekuatan untuk melawan penjajah dan membangun persatuan.

Sayangnya, nilai itu perlahan mulai memudar, tergilas oleh kepentingan politik, birokrasi, serta ego sektoral. Padahal, bencana alam datang tanpa mengenal batas administrasi. Hari ini Sumatra, esok bisa terjadi di Kalimantan, Jawa, Sulawesi, atau daerah mana pun. Tidak ada satu daerah pun yang kebal dari bencana.

Karena itu, gotong royong harus ditempatkan kembali sebagai fondasi kebijakan kebencanaan nasional—bukan sekadar slogan dalam upacara, tetapi diwujudkan dalam tindakan konkret oleh para pemimpin daerah.

Peran Organisasi Kepala Daerah: Harus Lebih dari Seremonial

PARA kepala daerah memiliki wadah resmi—baik dalam skala provinsi maupun nasional. Wadah ini seharusnya bukan hanya menjadi sarana pertemuan rutin atau forum diskusi, tetapi dapat diubah menjadi instrumen solidaritas kebangsaan yang kuat.

Seharusnya organisasi tersebut dapat menginisiasi:

1. Gerakan solidaritas lintas daerah secara rutin

2. Dana gotong royong nasional untuk bencana

3. Koordinasi cepat antar-daerah ketika ada wilayah yang terdampak musibah besar

4. Konvoi bantuan resmi yang dikoordinasikan secara kolektif

Jika fungsi organisasi kepala daerah dimaksimalkan, maka Indonesia memiliki kekuatan besar untuk bergerak sebagai satu tubuh, bukan sebagai sekumpulan wilayah yang saling berjalan sendiri.

Kepemimpinan yang Diuji oleh Bencana

Inilah ujian paling jujur bagi para kepala daerah:
apakah mereka hadir sebagai pemimpin bangsa atau hanya pemimpin wilayah?

Ketika sebuah daerah tertimpa musibah, tangis dan penderitaan rakyat di sana adalah tangis dan penderitaan rakyat Indonesia. Karena itu, diperlukan keberanian moral para pemimpin daerah untuk menunjukkan bahwa mereka peduli bukan karena popularitas, bukan karena instruksi pusat, tetapi karena kesadaran bahwa kita semua adalah satu bangsa.

Bagi saya, solidaritas antardaerah adalah manifestasi paling nyata dari nilai-nilai Pancasila.

Kemanusiaan diwujudkan dalam tindakan.

Persatuan diwujudkan dalam gotong royong.

Keadilan sosial diwujudkan dalam keberpihakan kepada mereka yang menderita.

Tidak ada Pancasila tanpa kepedulian. Dan tidak ada kepedulian tanpa tindakan.

Mari Bergerak Bersama

Saya mengajak seluruh kepala daerah di Indonesia untuk memaknai kembali kepemimpinan dalam sudut pandang kebangsaan. Bencana di Sumatra adalah kesempatan untuk menunjukkan kekuatan sejati Indonesia: kekuatan solidaritas.

Saat kita mampu bergerak bersama, bukan hanya Sumatra yang bangkit—tetapi bangsa ini akan semakin kuat menghadapi berbagai tantangan di masa depan. Karena sesungguhnya, kekuatan terbesar Indonesia tidak terletak pada besarnya anggaran atau megahnya infrastruktur, melainkan pada ketulusan hati rakyat dan pemimpinnya dalam saling membantu. (/*/*/)

Penulis adalah Ketua Umum LSM Ormas Peduli Kepri | Ketua DPW Ikatan Penulis Jurnalis Indonesia (IPJI) Kepri, Kepala Perwakilan Redaksi Portal Berita HITVberiita.com Provinsi Kepri

  • Penulis: Ismail Ratusimbangan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terduga Pelaku Pembakaran Rumah Diciduk Tim Resmob Polres Barru

    Terduga Pelaku Pembakaran Rumah Diciduk Tim Resmob Polres Barru

    • calendar_month Kamis, 25 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis: Syamsu Marlin Polres Barru berhasil mengamankan seorang pria yang diduga pelaku pembakaran rumah di Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Pelaku diketahui beriinisal IB (51), warga Desa Tellumpanua, Tanete Rilau. HITVBERITA.COM | Barru -Penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Satreskrim bersama Opsnal Satintelkam Polres Barru pada Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 14.00 WITA di Aroppoe, Desa Tellumpanua. […]

  • 95 Persen Dapur SPPG di Tiga Kecamatan Belum Berizin, DPRD Purwakarta Soroti Legalitas hingga Sanitasi

    95 Persen Dapur SPPG di Tiga Kecamatan Belum Berizin, DPRD Purwakarta Soroti Legalitas hingga Sanitasi

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    Komisi III DPRD Kabupaten Purwakarta menemukan persoalan serius dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebanyak 95 persen dari total 48 dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di tiga kecamatan—Plered, Tegalwaru, dan Maniis—diketahui belum mengantongi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). PURWAKARTA, HITV — Temuan itu mengemuka dalam rapat evaluasi yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Purwakarta, […]

  • Polres Beltim Dan Lembaga Bantuan Hukum KUBI Tandatangani MoU Akses Pemberian Bantuan Hukum Gratis Di Belitung Timur

    Polres Beltim Dan Lembaga Bantuan Hukum KUBI Tandatangani MoU Akses Pemberian Bantuan Hukum Gratis Di Belitung Timur

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Manggar Belitung Timur, 13 November 2025 – Kepolisian Resor Belitung Timur (Polres Beltim) secara resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Lembaga Bantuan Hukum Keadilan Untuk Bangsa Indonesia (LBH KUBI) di Kabupaten Belitung Timur. Penandatanganan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dalam memberikan akses bantuan hukum secara gratis kepada masyarakat, khususnya bagi kelompok […]

  • Koramil 05/Cilincing Gelar Gema Muharam 1448 H, Muharam Jadi Momentum Mengasah Jiwa Peduli dengan Berbagi

    Koramil 05/Cilincing Gelar Gema Muharam 1448 H, Muharam Jadi Momentum Mengasah Jiwa Peduli dengan Berbagi

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • 0Komentar

    Koramil 05/Cilincing Kodim 0502/Jakarta Utara menggelar kegiatan Gema Muharam 1448 H dengan mengusung tema “Muharam, Momentum Mengasah Jiwa Peduli dengan Berbagi”, Rabu (15/7/2026). Jakarta ||HITV –Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan ini menjadi momentum untuk memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus mengajak masyarakat memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial melalui semangat berbagi kepada sesama. Melalui […]

  • Pemkab Purwakarta Alokasikan Rp12 Miliar untuk Program Imah Alus, Perbaiki Rutilahu di 2025

    Pemkab Purwakarta Alokasikan Rp12 Miliar untuk Program Imah Alus, Perbaiki Rutilahu di 2025

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • 0Komentar

    Program “Imah Alus” (Rumah Bagus) yang tengah dilaksanakan oleh Pemkab Purwakarta. (Foto/Raffa/HiTV) Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta mengalokasikan anggaran sebesar Rp12 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 untuk mewujudkan program unggulan Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang bertajuk Imah Alus (Rumah Bagus). Program ini fokus pada peningkatan kualitas rumah […]

  • Polres Belitung laksanakan pemotongan hewan qurban 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 H

    Polres Belitung laksanakan pemotongan hewan qurban 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing pada Hari Raya Idul Adha 1447 H

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Belitung – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1447 H, Polres Belitung melaksanakan kegiatan pemotongan hewan qurban di lingkungan Mapolres Belitung sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada sesama. Rabu, 27/05/2026. Pada pelaksanaan qurban tahun ini, Polres Belitung menyembelih sebanyak 9 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Kegiatan tersebut diikuti oleh […]

expand_less