Senin, 2 Mar 2026
light_mode
Trending Tags
Beranda » Headline » Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya, Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu

Gerakan Bersama Anak Kepri Kecam Pernyataan Endipat Wijaya, Dinilai Cederai Adab dan Marwah Melayu

  • account_circle Ruslan
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 82
  • print Cetak

Pernyataan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Endipat Wijaya, kembali menuai kritik dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, kecaman datang dari Gerakan Bersama (Geber) Anak Kepri yang menilai ucapan legislator tersebut telah melampaui batas etika pejabat publik, sekaligus mencederai nilai kemanusiaan dan marwah adat Melayu.

TANJUNGPINANG | HITV — Aksi penyampaian sikap itu digelar secara tertib pada Sabtu (13/12/2025) di depan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepulauan Riau, kawasan Tepi Laut, Tanjungpinang. Massa aksi membawa sejumlah spanduk bertuliskan penolakan terhadap pernyataan Endipat Wijaya, di antaranya “Aksi Protes Anak Kepri Menyikapi Pernyataan Endipat Wijaya, Legislator Dapil Kepri” dan “Si Paling-Paling”.

Gerakan ini melibatkan sejumlah organisasi masyarakat, antara lain Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (JPKP) Provinsi Kepri, Generasi Anak Melayu (Geram) Kepri, serta Aliansi Anak Melayu Kepulauan (AAMUK). Mereka sepakat bahwa polemik tersebut tidak dapat diselesaikan hanya melalui klarifikasi normatif, melainkan membutuhkan pertanggungjawaban etik dan politik.

Koordinator Geber Anak Kepri, Sholikin, menegaskan bahwa pernyataan Endipat tidak bisa dilepaskan dari posisinya sebagai wakil rakyat Kepulauan Riau di tingkat nasional.

“Ini bukan lagi persoalan pendapat pribadi. Endipat Wijaya berbicara sebagai anggota DPR RI yang dipilih oleh rakyat Kepri. Ketika ucapannya melukai solidaritas kemanusiaan dan nilai adat Melayu, maka publik berhak menuntut pertanggungjawaban,” ujar Sholikin.

Sikap senada disampaikan Ketua JPKP Provinsi Kepri, Adiya Prama Rivaldi. Ia menilai kasus ini menjadi ujian bagi DPR RI dan partai politik dalam menegakkan standar etika pejabat publik.

“Kami melihat kecenderungan pembiaran terhadap pelanggaran etik oleh elite politik. Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI tidak boleh diam. Jika dibiarkan, DPR justru meruntuhkan wibawanya sendiri,” kata Adiya.

Ia menambahkan, sensitivitas budaya dan kemanusiaan seharusnya menjadi dasar utama bagi siapa pun yang mewakili Kepulauan Riau di parlemen nasional.

Sementara itu, Ketua Generasi Anak Melayu Kepri, Aryandi, mengajak masyarakat untuk bersikap kritis terhadap agenda reses Endipat Wijaya di wilayah Kepulauan Riau.

“Reses adalah mandat rakyat. Jika wakil rakyat tidak menjaga adab dan tutur kata, maka rakyat juga memiliki hak politik untuk menyatakan penolakan. Ini adalah bentuk perlawanan konstitusional,” ujarnya.

Menurut Aryandi, penolakan terhadap agenda reses bukanlah tindakan anarkis, melainkan pesan politik bahwa masyarakat Kepri menuntut wakil rakyat yang beradab dan berempati.

Ketua Koordinator Aliansi Anak Melayu Kepulauan, Said Ahmad Syukri, menegaskan bahwa pernyataan Endipat bertentangan dengan nilai dasar masyarakat Melayu yang menjunjung tinggi empati, adab, dan solidaritas antarsesama.

“Orang Melayu beradat dan berperikemanusiaan. Ketika ada wakil rakyat yang ucapannya melukai saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, itu jelas mencederai marwah Melayu Kepri,” katanya.

Atas dasar itu, Gerakan Bersama Anak Kepri mendesak Fraksi Partai Gerindra DPR RI untuk meminta Endipat Wijaya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat Kepulauan Riau. Mereka juga meminta Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra memberikan teguran keras sebagai bentuk disiplin internal.

Meski bersikap kritis, Geber Anak Kepri menegaskan bahwa aksi tersebut tidak dilandasi kebencian personal.

“Kami tidak membenci Bang Endipat. Justru karena kepedulian terhadap Kepri dan adat Melayu, kami bersuara. Diam berarti membiarkan marwah kami diinjak,” ujar Sholikin menutup pernyataannya. (/*/*/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: Ruslan

Rekomendasi Untuk Anda

  • DLH Kota Padang Prioritaskan Program Perawatan Pohon Lindung dan Penanganan Sampah

    DLH Kota Padang Prioritaskan Program Perawatan Pohon Lindung dan Penanganan Sampah

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM|Padang – Upaya pencegahan dampak lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang lakukan pengecekan pepohonan dan penanganan sampah, pada Kamis, 8 Agustus 2024. Terkait itu Kadis Fadelan Fitra Masta ingatkan kepada masyarakat agar selalu dusiplin dalam menjaga lingkungan, terlebih dalam menghadapi cuaca ekstrim dan hujan deras. Diketahui bahwa dampak dari cuaca ekstrim dan hujan deras yang […]

  • 400.000 Warga, Purwakarta Raih Rekor MURI untuk Kerja Bakti Terbanyak!

    400.000 Warga, Purwakarta Raih Rekor MURI untuk Kerja Bakti Terbanyak!

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Senior Manager MURI, Triyono, Bupati Purwakarta Om Zein, Sekda Norman Nugraha dan Wabup Abang Ijo Hapidin, saat acara pemberian penghargaan rekor MURI kegiatan Ngosrek Bareng Purwakarta Istimewa. (Foto/Raffa/HITV) Penulis: Raffa Christ Manalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta mencetak rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kerja bakti serentak dengan jumlah peserta terbanyak. Sedikitnya 400.000 orang terlibat dalam kegiatan […]

  • Kembangkan Durian Jadi Komoditas Andalan Baru, Pemkab Purwakarta Siapkan Lahan Ratusan Hektar

    Kembangkan Durian Jadi Komoditas Andalan Baru, Pemkab Purwakarta Siapkan Lahan Ratusan Hektar

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • account_circle Redaksi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    Purwakarta | Sukses mengantarkan komoditas buah Manggis menembus pasar internasional, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta kini mulai mengembangkan buah Durian menjadi komoditas hortikultura sebagai andalan baru. Ratusan hektar lahan yang tersebar di 11 kecamatan disiapkan untuk mengembangkan kebun Durian, yang meliputi Kecamatan Pondoksalam, Cibatu, Wanayasa, Bungursari, Campaka, Pasawahan, Sukasari, Plered, Tegalwaru, Purwakarta dan Kecamatan Darangdan. “Peluang […]

  • Timgab Polda Babel Kembali Bongkar Pondok Yang Disinyalir Jadi Tempat Konsumsi Narkoba Di Pangkalpinang

    Timgab Polda Babel Kembali Bongkar Pondok Yang Disinyalir Jadi Tempat Konsumsi Narkoba Di Pangkalpinang

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    HITVBERITA COM | Babel – Direktorat Resnarkoba Polda Bangka Belitung kembali melakukan pembongkaran pondok yang disinyalir digunakan sebagai tempat untuk mengonsumsi narkoba, Rabu (28/1/26). Lokasi tersebut berada dikawasan tambang di Tanjung Bunga Kelurahan Temberan Pangkalpinang. Dir Resnarkoba Polda Babel Kombes Pol Ronald F Sipayung mengatakan pembongkaran dilakukan usai pihaknya menerima informasi masyarakat terkait aktivitas penyalahgunaan […]

  • Dirjen KPM Tekankan Peran KIM dalam Sukseskan Program Prioritas dan Jaga Ruang Digital Anak

    Dirjen KPM Tekankan Peran KIM dalam Sukseskan Program Prioritas dan Jaga Ruang Digital Anak

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Raffa Christ Manalu
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Puncak Festival Komunitas Informasi Masyarakat (KIMFest) 2025 kembali menegaskan posisi strategis KIM sebagai jembatan informasi publik yang menopang pelaksanaan program-program prioritas pemerintah. Melalui jaringan yang tersebar hingga ke tingkat desa, KIM dinilai menjadi elemen penting dalam memastikan manfaat kebijakan Asta-Cita Presiden Prabowo Subianto tersampaikan secara merata kepada masyarakat. HITVBERITA.COM | Tangerang — Direktur Jenderal Komunikasi Publik […]

  • Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupan 129.965 Benih Lobster di Perairan Batam

    Bea Cukai Kepri Gagalkan Penyeludupan 129.965 Benih Lobster di Perairan Batam

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle M. Saipul
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Khusus Kepulauan Riau menggagalkan upaya penyeludupan sebanyak 129.965 ekor benih bening lobster (BBL) di Perairan Pulau Kongka Besar, Kepulauan Riau. Ribuan benih lobster tersebut diduga hendak dibawa keluar wilayah perairan Indonesia secara ilegal. BATAM | HITV — Kepala Kanwil DJBC Khusus Kepulauan Riau, Adhang Noegroho Adhi, menjelaskan, […]

expand_less