Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

APIKI–MIO Indonesia Turun ke Daerah, Perkuat Ketahanan Pangan Berbasis Pertanian Organik

  • account_circle R. Ahdiyat
  • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
  • print Cetak

Sinergi APIKI dan MIO Indonesia diwujudkan melalui pendampingan langsung kepada petani di Kebumen, Cilacap, dan Banyumas dengan fokus pertanian organik, pemanfaatan limbah, serta penguatan ekonomi petani berbasis keberlanjutan.

KEBUMEN | HITV — Ketua Umum Aliansi Perdagangan dan Industri Kreatif Indonesia (APIKI) Dr.Anto Suroto, SE, MSc, MM bersama Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie melakukan rangkaian kunjungan lapangan ke wilayah pertanian di Kabupaten Kebumen, Cilacap, dan Banyumas.

Kunjungan ini merupakan bagian dari program penyuluhan dan pendampingan petani melalui penerapan metode pupuk organik dan hayati guna mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan tersebut diikuti oleh para petani dari Desa Jatijajar, Kabupaten Kebumen, perwakilan Paguyuban Tani Unggulan Banyumas, serta kelompok tani Sikanco dari Kabupaten Cilacap.

Turut hadir tim dari PT Alamo Greenfile Internasional bersama Founder pupuk hayati Nusa Agro, Hj. Li Lestari, dan Hari Kurniawan, serta Aripin.

Dr Anto Suroto didampingi AYS Prayogie serta Hj Li Lestari saat berikan pendampingan terkait pertanian di kediaman H Amir – petani bawang merah Kabupaten Cilacap. (Dok/Foto/Ahdiyat)

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Dr. Anto Suroto menggelar dialog terbuka dan edukasi seputar berbagai persoalan pertanian, mulai dari tata kelola lahan dasar, perawatan tanaman, pemilihan varietas unggulan, hingga manajemen panen dan pascapanen.

Ia juga menekankan pentingnya transformasi pertanian menuju sistem organik dan hayati yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan peningkatan kesejahteraan petani.

“Pertanian berkelanjutan harus dibangun dari tanah yang sehat, manajemen yang tepat, dan pemanfaatan sumber daya lokal secara maksimal. Pupuk organik dan hayati menjadi solusi strategis untuk menjaga produktivitas lahan sekaligus menekan biaya produksi petani,” ujar Anto Suroto.

Sebagai program tambahan, APIKI juga mendorong skema income subsidi silang agar petani memiliki sumber pendapatan alternatif yang berkelanjutan. Di antaranya melalui produksi daun kelor (Moringa oleifera) dan bunga telang (Clitoria ternatea) yang dapat diolah menjadi produk minuman kesehatan bernilai ekonomi.

Selain itu, berbagai limbah pertanian seperti jerami padi, serpihan atau limbah kayu (lignoselulosa), daun dan janggel jagung (Zea mays), ampas tebu (Saccharum officinarum bagasse), serta jerami dan daun bawang dapat diolah dan dipres untuk meningkatkan efisiensi distribusi dan menekan biaya pengiriman.

Tidak terbatas pada sektor pertanian, pemanfaatan limbah non-organik seperti ban bekas dan limbah plastik juga diperkenalkan sebagai peluang usaha lanjutan yang dapat dikembangkan secara terintegrasi dan ramah lingkungan.

Selain itu, Anto Suroto juga memaparkan peluang pendampingan budidaya melalui sistem greenhouse sebagai upaya peningkatan kualitas dan stabilitas produksi. APIKI mencanangkan pembangunan lahan percontohan dengan beberapa greenhouse di titik-titik strategis bagi kelompok tani mandiri binaan.

Dalam kunjungan langsung ke lahan pertanian, Anto Suroto turut memberikan edukasi terkait perawatan tanaman pada masa tanam yang optimal serta berbagai alternatif pengendalian hama secara ramah lingkungan dengan pendekatan hayati dan manajemen terpadu.

SEMENTARA itu, Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie menyampaikan apresiasi kepada para petani yang dinilainya sebagai pilar utama ketahanan bangsa. Ia menegaskan komitmen MIO Indonesia untuk mendukung sektor pertanian melalui peran strategis media.

“Petani adalah kekuatan dasar bangsa. Media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi pertanian yang akurat, edukatif, dan bersumber dari narasumber yang kompeten. MIO Indonesia siap mempublikasikan capaian, inovasi, dan praktik baik petani agar diketahui luas oleh masyarakat,” tegas AYS Prayogie.

Kolaborasi antara APIKI, MIO Indonesia, pelaku industri pupuk hayati, dan kelompok tani ini diharapkan mampu membangun ekosistem pertanian organik yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah. (/*/*/)

Editor: Tim Redaksi
Sumber: HITV Jateng

  • Penulis: R. Ahdiyat

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Belitung Tanda Tangani MoU Pengembangan Kawasan Industri dengan Investor Tiongkok

    Bupati Belitung Tanda Tangani MoU Pengembangan Kawasan Industri dengan Investor Tiongkok

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | Jakarta, 4 Desember 2025 — Komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung dalam mempercepat kemajuan ekonomi daerah kembali ditunjukkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Wanxinda Group Indonesia, perusahaan yang bergerak di sektor industri dan investasi global. Penandatanganan berlangsung dalam forum resmi bertajuk China–Indonesia Industrial Cooperation Forum di Grand Hyatt Jakarta, dengan mengusung tema: […]

  • PT Yudhistira Films Cinema, Siap Mendukung Dunia Pendidikan

    PT Yudhistira Films Cinema, Siap Mendukung Dunia Pendidikan

    • 0Komentar

    HI TV BERITA.COM-Perusahaan yang bergerak di dunia Perfilman cukup banyak menjamur di Indonesia, mulai dari Perusahaan yang telah berdiri puluhan tahun, sampai dengan Perusahaan yang masih seumur jagung, namun kesemuanya itu bertujuan untuk memproduksi Film Nasional yang bergengsi, beretika, santun dan memiliki nilai entertainment. Salah satu Perusahaan Film yang masih berusia muda, dengan katagori Perusahaan […]

  • Transparansi Anggaran BOS di SMKN 1 Depok Dipertanyakan!

    Transparansi Anggaran BOS di SMKN 1 Depok Dipertanyakan!

    • 0Komentar

    Penulis: Erwin Lubis Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Kota Depok, Jawa Barat, menuai sorotan. Sejumlah pos anggaran dalam dua tahun terakhir menyisakan tanda tanya besar, terutama pada komponen administrasi dan pemeliharaan yang nilainya terbilang signifikan. HITVBERITA.COM | Depok — Berdasarkan data yang dihimpun hitvberita.com, total dana BOS yang diterima SMKN 1 […]

  • Pemindahan Kampung Nelayan Diminta Lewat Musyawarah

    Pemindahan Kampung Nelayan Diminta Lewat Musyawarah

    • 0Komentar

    Warga Kampung Baru, Desa Posek, Suhari Junan meminta pemerintah desa segera menggelar musyawarah bersama masyarakat terkait rencana pemindahan kampung nelayan ke lokasi baru. LINGGA | HITV – Ia menilai rencana tersebut belum melibatkan masyarakat secara terbuka. “Sebelumnya Kampung Baru sudah menjadi kampung percontohan dan berhasil sebagai kampung nelayan. Namun sekarang ada rencana pemindahan tanpa musyawarah […]

  • Kejagung Geledah Kantor BGN, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput

    Kejagung Geledah Kantor BGN, Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Dikabarkan Dijemput

    • 0Komentar

    Kejagung menggeledah kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026). Penggeledahan tersebut berlangsung di tengah mencuatnya dugaan persoalan tata kelola dan integritas dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). JAKARTA, HITV — Seiring berlangsungnya penggeledahan, beredar informasi bahwa mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana, telah dijemput oleh penyidik Kejagung pada Rabu […]

  • Menteri Mukhtarudin Genjot Penyiapan Pekerja Migran di Kalimantan Tengah

    Menteri Mukhtarudin Genjot Penyiapan Pekerja Migran di Kalimantan Tengah

    • 0Komentar

    Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mengakselerasi penyiapan sumber daya manusia (SDM) di Kalimantan Tengah (Kalteng) agar mampu bersaing di pasar kerja internasional. Langkah itu ditegaskan Menteri P2MI Mukhtarudin dalam kunjungan kerja ke Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Palangka Raya, Kamis (27/11/2025). HITVBERITA.COM | Palangka Raya – Dalam agenda tersebut, Kementerian P2MI dan Poltekkes Palangka Raya […]

expand_less