Selasa, 13 Okt 2026
dark_mode

Anto Suroto Ajak Masyarakat Tekuni Budidaya Kelor, Dinilai Jadi Peluang Bisnis UMKM Bernilai Tinggi

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • print Cetak

Ketua Umum Aliansi Perdagangan Industri Kreatif Indonesia (APIKI), Anto Suroto, SH, MSc, MM, mengajak seluruh anggota APIKI maupun masyarakat luas untuk mulai melirik budidaya tanaman kelor (Moringa oleifera) sebagai salah satu sektor usaha yang memiliki prospek cerah dan berkelanjutan.

JAKARTA, HITV – Selama ini Anto Suroto dikenal sebagai sosok yang aktif mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas melalui penguatan kapasitas usaha, akses pasar, hingga pengembangan produk bernilai tambah.

Menurutnya, tanaman kelor merupakan salah satu komoditas strategis yang layak dikembangkan karena memiliki manfaat kesehatan yang luas sekaligus nilai ekonomi yang tinggi.

“Budidaya kelor bukan sekadar menanam pohon, tetapi membangun peluang usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Potensi pasarnya sangat besar, baik di dalam negeri maupun untuk ekspor,” ujar pria Pujakesuma yang masih tercatat sebagai Dewan Pembina PP MIO Indonesia.

Menurut Anto, Indonesia memiliki iklim tropis yang sangat mendukung pertumbuhan pohon kelor. Tanaman yang dikenal tahan terhadap musim kemarau ini dapat tumbuh hampir di seluruh wilayah Nusantara, mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara hingga Papua.

Budidaya tanaman Kelor atau tanaman dengan nama latin Moringa Oleifera ini, keberadaannya tengah naik daun karena dinilai sebagai salah satu sektor usaha yang memiliki prospek cerah dan berkelanjutan. (Dok/Foto/AYS)

Sejarah Singkat Tanaman Kelor

TANAMAN kelor diyakini berasal dari kawasan kaki Pegunungan Himalaya di India bagian utara. Sejak ribuan tahun lalu, tanaman ini telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan pengobatan tradisional. Seiring berkembangnya jalur perdagangan kuno, kelor kemudian menyebar ke berbagai negara Asia, Afrika, Timur Tengah hingga akhirnya masuk ke Indonesia.

Di Indonesia sendiri, kelor telah lama dikenal masyarakat desa sebagai tanaman pekarangan. Daunnya kerap dimanfaatkan sebagai sayuran, sementara dalam tradisi masyarakat tertentu kelor juga memiliki nilai budaya. Kini, melalui berbagai penelitian ilmiah, kelor semakin mendapat perhatian dunia karena kandungan gizinya yang luar biasa.

 

Kaya Nutrisi dan Senyawa Aktif

DAUN kelor dikenal sebagai salah satu tanaman dengan kandungan nutrisi yang sangat lengkap. Di dalamnya terkandung berbagai vitamin dan mineral penting, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, vitamin B kompleks, kalsium, kalium, magnesium, zat besi, fosfor, protein nabati, serat pangan, serta berbagai asam amino esensial.

Selain itu, daun kelor juga mengandung antioksidan alami seperti flavonoid, polifenol, quercetin, dan klorogenat yang berperan membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Tidak hanya daun, batang, biji, hingga akar tanaman kelor juga memiliki kandungan senyawa bioaktif yang banyak dimanfaatkan dalam berbagai penelitian di bidang kesehatan maupun industri.

Lahan budidaya tanaman Kelor yang tengah dikembangkan Anto Suroto di daerah Cikupa – Balaraja Tangerang. (Dok/Foto/AYS)

 

Berpotensi Membantu Menjaga Kesehatan

BERBAGAI penelitian menunjukkan bahwa konsumsi daun kelor dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi harian dan berpotensi mendukung kesehatan tubuh. Kelor juga sedang banyak diteliti terkait manfaatnya dalam membantu menjaga kadar gula darah, membantu mengontrol kolesterol, mengurangi peradangan, meningkatkan daya tahan tubuh, hingga membantu mengatasi kekurangan gizi.

Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa kelor bukan pengganti obat medis. Penggunaannya sebaiknya menjadi bagian dari pola hidup sehat dan tidak menggantikan pengobatan yang diresepkan tenaga kesehatan.

 

Bahan Baku Industri Kecantikan Premium

SELAIN sektor pangan dan kesehatan, kelor kini menjadi salah satu bahan baku favorit industri kosmetik dunia.

Minyak yang dihasilkan dari biji kelor mengandung asam oleat dan antioksidan tinggi sehingga banyak digunakan dalam pembuatan serum wajah, minyak pijat, krim anti-aging, sabun premium, sampo, hingga berbagai produk perawatan kulit berkualitas tinggi.

Nilai jual produk olahan kelor pun jauh lebih tinggi dibandingkan menjual daun segar, sehingga membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan industri hilir.

 

Bisa Ditanam di Lahan Sempit

ANTO Suroto menegaskan bahwa usaha budidaya kelor tidak harus dimulai dari lahan yang luas.

“Artinya hanya dengan gunakan polibag dan bekas galon air mineral, tanaman kelor ini sudah bisa dilakukan tanpa harus ribet,” ujar Anto.

Menurutnya, masyarakat yang tinggal di kota-kota besar seperti Jakarta tetap dapat memanfaatkan pekarangan rumah, halaman sempit, rooftop, maupun area terbatas lainnya untuk memulai usaha budidaya kelor.

Dengan perawatan yang relatif mudah, tanaman ini mampu tumbuh cepat dan dapat dipanen secara berkala sehingga cocok menjadi usaha rumahan maupun sumber pendapatan tambahan.

 

Peluang Pasar Sangat Menjanjikan

DI SISI bisnis, Anto menilai permintaan produk berbasis kelor terus meningkat, baik untuk kebutuhan industri pangan, farmasi, kosmetik maupun produk kesehatan.

Menurutnya, peluang pasar masih sangat terbuka karena kebutuhan bahan baku berkualitas terus meningkat, sementara produksi dalam negeri masih belum mampu memenuhi seluruh permintaan.

“Market budidaya pohon kelor sangat luas. Baik untuk memenuhi rantai pasok kebutuhan domestik maupun pasar ekspor, keduanya sama-sama menjanjikan cuan apabila dikelola secara serius dan berkelanjutan,” tegas Anto.

Anto Suroto (Tengah)  Cilangkap Jakarta Timur. (Dok/Foto/AYS)

 

Melalui gagasan tersebut, APIKI berharap semakin banyak masyarakat dan pelaku UMKM yang mulai memanfaatkan potensi tanaman kelor sebagai komoditas unggulan baru.

SELAIN mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, budidaya kelor juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja serta meningkatkan nilai tambah ekonomi bagi para pelaku usaha di berbagai daerah di Indonesia. (\•/)

 

Editor: AYS Prayogie
Sumber: Divisi Humas MIO Indonesia

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Satres Narkoba Polres Purwakarta Ungkap 35 Kasus Narkotika, 41 Tersangka Diamankan

    Satres Narkoba Polres Purwakarta Ungkap 35 Kasus Narkotika, 41 Tersangka Diamankan

    • calendar_month Sabtu, 5 Sep 2026
    • 0Komentar

    Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta mengungkap 35 laporan polisi terkait dugaan peredaran narkotika dan obat keras terbatas (OKT) sepanjang 13 Mei hingga 25 Agustus 2026. PURWAKARTA, HITV — Dari rangkaian pengungkapan kasus narkoba dalam kurun selama 3 bulan tersebut, polisi berhasil mengamankan 41 tersangka. Kapolres Purwakarta AKBP Febr Loi Nurzam mengatakan, para tersangka terdiri atas […]

  • Warga Pegantungan Tolak Truk Batu Bara PLTU Suge, Bupati Belitung Turun Tangan

    Warga Pegantungan Tolak Truk Batu Bara PLTU Suge, Bupati Belitung Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BELITUNG – Konflik pengangkutan batu bara PLTU Suge kembali memanas. Ratusan warga Desa Pegantungan, Kecamatan Badau, menolak truk batu bara melintas di jalan permukiman setelah insiden kecelakaan yang melibatkan anak-anak. Penolakan itu disampaikan langsung di hadapan Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat dalam Rapat Koordinasi yang digelar di Kantor Desa Pegantungan, Rabu (2/9/2026) […]

  • Polsek Sijuk dan Warga Berjibaku Padamkan Api, 1 Hektare Lahan di Air Seruk Terbakar

    Polsek Sijuk dan Warga Berjibaku Padamkan Api, 1 Hektare Lahan di Air Seruk Terbakar

    • calendar_month Rabu, 7 Okt 2026
    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | SIJUK – Kepanikan sempat melanda warga Jalan Nek Amoi, RT 030/RW 011, Desa Air Seruk, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Lahan kosong seluas kurang lebih satu hektare dilalap si jago merah pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Begitu menerima laporan, personel Polsek Sijuk bergerak cepat. […]

  • Dugaan Politik Uang di Masa Tenang: Video dan Keramaian di Posko Paslon Nomor 2 Belitung Jadi Sorotan!

    Dugaan Politik Uang di Masa Tenang: Video dan Keramaian di Posko Paslon Nomor 2 Belitung Jadi Sorotan!

    • calendar_month Selasa, 26 Nov 2024
    • 0Komentar

    Sebuah video yang memperlihatkan pembagian uang di sebuah ruangan tersebar luas di media sosial dan WhatsApp pada Selasa, 26 November 2024. Video tersebut diduga terkait dengan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Belitung Nomor Urut 02, Isyak Meirobie – Masdar (IM). Dalam video itu, sejumlah orang terlihat membagikan uang pecahan seratus ribuan kepada masyarakat. Tampak […]

  • Kapolres Karimun Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM

    Kapolres Karimun Imbau Warga Tidak Panic Buying BBM

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    Personel Polres Karimun mengatur arus kendaraan dan memantau aktivitas di sejumlah SPBU Tanjung Balai Karimun, untuk mencegah antrean panjang serta pembelian BBM berlebihan, sekaligus menegaskan bahwa distribusi BBM di Karimun tetap aman. KARIMUN | HITV –  Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani mengimbau masyarakat Kabupaten Karimun agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak […]

  • Ketua DPD Gerindra Jabar Amir Mahpud, Ajak Kontestan Pilkada Adopsi Gaya Politik Prabowo

    Ketua DPD Gerindra Jabar Amir Mahpud, Ajak Kontestan Pilkada Adopsi Gaya Politik Prabowo

    • calendar_month Selasa, 29 Okt 2024
    • 0Komentar

    HiTvBerita.com – Purwakarta – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Jawa Barat, Amir Mahpud mengajak seluruh kandidat yang diusung oleh partai Gerindra yang berkontestasi di Pilkada Jabar, baik itu sebagai calon Bupati, Walikota maupun Calon Gubernur agar bisa meniru cara berpolitik gaya Presiden Terpilih Prabowo Subianto saat Pilpres 2024. Ia mencontohkan, […]

expand_less