Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

MIO Indonesia Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan di Tapanuli Tengah

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
  • print Cetak

“Menyerang Wartawan adalah Serangan terhadap Publik

JAKARTA | HITV— Media Independen Online (MIO) Indonesia menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus mengecam keras dugaan penganiayaan terhadap seorang wartawan yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, pada Kamis (29/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi saat wartawan yang bersangkutan bersama seorang narasumber mendatangi sebuah rumah yang disebut-sebut sebagai tempat tinggal sekaligus rumah dinas Bupati Tapanuli Tengah. Kedatangan wartawan tersebut bertujuan untuk melakukan verifikasi dan klarifikasi informasi agar pemberitaan yang disampaikan kepada publik tetap berimbang dan sesuai dengan prinsip jurnalistik.

Namun, alih-alih memperoleh klarifikasi, wartawan dan narasumber justru diduga mengalami tindakan penganiayaan oleh oknum yang berada di lokasi tersebut. Tindakan ini merupakan bentuk kekerasan yang tidak dapat dibenarkan dan mencederai kemerdekaan pers.

Ketua Umum MIO Indonesia, AYS Prayogie menegaskan bahwa kekerasan terhadap wartawan merupakan ancaman serius bagi hak publik dan demokrasi.

> “Menyerang wartawan adalah serangan terhadap publik. Wartawan bekerja untuk kepentingan masyarakat luas, bukan kepentingan pribadi. Setiap bentuk intimidasi, penghalangan, apalagi kekerasan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik merupakan pembungkaman hak publik atas informasi,” tegas Prayogie yang juga pemilik portal berita HITVberita.com, Sabtu (31/1/2026), di Jakarta.

Menurutnya, verifikasi dan klarifikasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kode etik jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Oleh karena itu, setiap upaya wartawan dalam mencari kebenaran informasi seharusnya dilindungi, bukan dihadapi dengan tindakan represif.

“Jika wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik justru menjadi korban kekerasan, maka yang terancam bukan hanya kebebasan pers, tetapi juga sendi-sendi demokrasi dan keterbukaan di daerah,” tambahnya.

Terkait itu MIO Indonesia mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengusut tuntas dugaan penganiayaan tersebut secara objektif, transparan, dan berkeadilan, serta memastikan adanya perlindungan hukum bagi wartawan dalam menjalankan tugas profesionalnya.

MIO Indonesia juga mengingatkan seluruh pejabat publik dan aparat di daerah agar menghormati kerja jurnalistik sebagai bagian dari kontrol sosial dan pilar demokrasi. Keterbukaan terhadap pers merupakan kewajiban moral dan konstitusional dalam negara hukum.

Kasus di Tapanuli Tengah ini harus menjadi perhatian serius semua pihak agar tidak menjadi preseden buruk bagi iklim kebebasan pers di Indonesia. Menjaga keselamatan wartawan berarti menjaga hak publik atas informasi serta memastikan demokrasi tetap berjalan secara sehat dan bertanggung jawab. (\•/)

Sumber:
Divisi Humas MIO Indonesia

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian Agama Gelar Kick off Olimpiade Madrasah Indonesia di Bandung

    Kementerian Agama Gelar Kick off Olimpiade Madrasah Indonesia di Bandung

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com – Bandung | Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama menggelar Kick off Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) di Aula MAN 1 Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat 8 Agustus 2025. Program ini akan berlangsung secara online dari Agustus hingga November 2025. Program OMI 2025 mengintegrasikan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang berlangsung sejak tahun 2012, […]

  • Om Zein Tegaskan Proyek Infrastruktur di Purwakarta Dibayar Sesuai Volume yang Terpasang

    Om Zein Tegaskan Proyek Infrastruktur di Purwakarta Dibayar Sesuai Volume yang Terpasang

    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai menerapkan kebijakan ketat dalam pembayaran proyek infrastruktur dengan mewajibkan rekomendasi Inspektorat Daerah sebelum anggaran dicairkan. PURWAKARTA | HITV – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein menegaskan kebijakan baru yang mengubah mekanisme pembayaran proyek infrastruktur di wilayahnya. Mulai tahun ini, setiap pekerjaan barang dan jasa terutama proyek infrastruktur tidak bisa langsung dibayarkan sebelum […]

  • Tabrakan Maut Di Tol Pemalang, Tiga Orang Jurnalis TV One Meninggal Dunia

    Tabrakan Maut Di Tol Pemalang, Tiga Orang Jurnalis TV One Meninggal Dunia

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Jakarta – Dunia Jurnalis hari ini berkabung, tiga orang dari lima orang rekan sejawat dari Media TV One menjadi korban Kecelakaan maut di Tol Pemalang Jawa Tengah pada hari Kamis 31 Oktober 2024 sekitar pukul 06.30 WIB. Menurut Keterangan Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto yang dihubungi melalui saluran Telepon mengatakan, insiden […]

  • Sebarkan Keberkahan di Bulan Ramadhan: Pondok Pesantren Attaawun Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    Sebarkan Keberkahan di Bulan Ramadhan: Pondok Pesantren Attaawun Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim

    • 1Komentar

    Pimpinan Ponpes Attaawun KH Deden Toha didampingi Ketua DKM Masjid Jami Attaawun saat memberikan santunan kepada anak yatim. (Dok/Foto/KA) Pondok Pesantren Attaawun Yang Terletak Di Kampung Pasir Kawao, Desa Sukaresmi, Menyelenggarakan Acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim. HITVBERITA.COM | Garut- Acara ini berlangsung dengan penuh khidmat di Masjid Jami Attaawun, dihadiri oleh berbagai […]

  • Pedagang Los Daging Pasar Bawah Unjuk Rasa, Protes Surat Edaran DisPertaPang Kota Bukittinggi!

    Pedagang Los Daging Pasar Bawah Unjuk Rasa, Protes Surat Edaran DisPertaPang Kota Bukittinggi!

    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM | Bukittinggi – Sejumlah pedagang los daging di Pasar Bawah Kota Bukittinggi, melakukan unjuk rasa di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi, pada hari Senin, 12 Agustus 2024. Diketahui bahwa para pedagang di los daging Pasar Bawah, rela tidak berjualan pada hari itu, karena demi menyuarakan keresahan hati mereka, atas adanya ketentuan dari […]

  • Rapat Paripurna DPRD Garut Berjalan Lesu: Main Ponsel, Menguap, hingga Tertidur Saat Bahas APBD 2026

    Rapat Paripurna DPRD Garut Berjalan Lesu: Main Ponsel, Menguap, hingga Tertidur Saat Bahas APBD 2026

    • 0Komentar

      Alih-alih fokus pada agenda anggaran yang menentukan arah pembangunan daerah, sejumlah pejabat justru sibuk menatap layar ponsel, menguap tanpa ditutupi, bahkan ada yang tertidur di tengah sidang. Pemandangan itu kian menegaskan merosotnya wibawa ruang paripurna yang seharusnya menjadi tempat lahirnya keputusan penting bagi publik. Penulis: Miftahul Fadjar HITVBERITA.COM | Garut – Sidang Paripurna DPRD […]

expand_less