Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Pergantian Kapolresta Barelang Diikuti Peralihan Penanganan Dua Kontainer Ballpres

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
  • print Cetak

Penanganan kasus dua kontainer berisi ballpres (pakaian bekas – Red) hasil penindakan Polresta Barelang kembali menjadi sorotan publik. Dua kontainer yang ditindak hampir dua bulan lalu itu kini telah diserahkan ke Bea Cukai Batam, bertepatan dengan pergantian jabatan Kapolresta Barelang dari Kombes Pol Zainal Arifin kepada pejabat baru.

BATAM | HITV — Secara prosedural, pelimpahan penanganan perkara dari kepolisian kepada Bea Cukai sebagai penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) tidak menyalahi aturan.

Namun, kecepatan proses serah terima barang bukti tersebut memunculkan spekulasi di tengah masyarakat, terutama karena berlangsung bersamaan dengan mutasi jabatan Kapolresta Barelang.

Situasi ini menjadi perhatian publik karena, hingga kini, sejumlah pejabat kepolisian di wilayah Kepulauan Riau yang juga terkena mutasi—seperti Kapolres Bintan dan Kapolres Karimun—belum melaksanakan serah terima jabatan. Kondisi tersebut memicu pertanyaan mengenai urgensi dan latar belakang percepatan pelimpahan penanganan dua kontainer tersebut.

Ismail Ratusimbangan, Ketua Umum Aliansi LSM dan Ormas Peduli Kepri, menilai bahwa secara hukum tidak ada persoalan apakah kasus tersebut ditangani kepolisian atau Bea Cukai. Namun, yang terpenting adalah kejelasan pertanggungjawaban hukum atas masuknya barang bekas ke wilayah Indonesia.

“Publik menunggu kejelasan siapa yang bertanggung jawab. Barang bekas dilarang masuk ke Indonesia, apalagi jika melalui jalur hijau. Dokumen apa yang digunakan? Ini yang harus dibuka secara terang,” ujar Ismail.

Ia menambahkan, kasus ini semestinya menjadi momentum evaluasi penegakan hukum terhadap praktik penyelundupan. Selama ini, menurut dia, banyak kasus penyelundupan yang hanya berujung pada penyitaan barang, tanpa kejelasan pelaku utama yang diproses hukum.

“Ini yang membuat kepercayaan publik melemah. Barang diamankan, tetapi pelaku seolah menghilang. Penanganan dua kontainer ini harus tuntas dan transparan,” kata Ismail.

Publik berharap Bea Cukai Batam dapat menyelesaikan kasus tersebut secara profesional dan akuntabel. Penegakan hukum yang tegas dinilai penting agar tidak menimbulkan preseden buruk, terutama di tengah komitmen pemerintah dalam memberantas penyelundupan sebagai bagian dari agenda besar penataan ekonomi dan penegakan hukum nasional. (/*/*/)

Editor: AYS
Sumber: HITV Kepri

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Karimun Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Seligi 2025

    Polres Karimun Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Seligi 2025

    • 0Komentar

    Polres Karimun menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi 2025 sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Apel tersebut dilaksanakan di Lapangan Bhayangkara Polres Karimun, Jumat (19/12/2025). KARIMUN | HITV — Apel dipimpin langsung oleh Bupati Karimun H. Ing Iskandarsyah dan dihadiri Kapolres Karimun AKBP Robby Topan Manusiwa, SIK, MH, serta […]

  • Buntut Perintah Pengosongan Rumah, Warga Komplek Perumahan Bengrah Jaya Lakukan Gugatan Ke PTUN

    Buntut Perintah Pengosongan Rumah, Warga Komplek Perumahan Bengrah Jaya Lakukan Gugatan Ke PTUN

    • 0Komentar

    HiTVBerita.COM | JAKARTA – Warga yang mendiami Komplek Perumahan Bengrah Jaya, yang terletak di wilayah Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, yang merupakan sebagian besar adalah para purnawirawan angkatan darat tersebut, pada hari Sabtu 9 Nopember 2024, melakukan aksi protes dengan cara melakukan pemasangan spanduk sebagai respon atas surat pemberitahuan yang dikirimkan dari Kodam Jaya. Diketahui […]

  • Dekatkan Diri ke Masyarakat, Yadi Rusmayadi Kunjungi Warga Disetiap Pelosok Purwakarta

    Dekatkan Diri ke Masyarakat, Yadi Rusmayadi Kunjungi Warga Disetiap Pelosok Purwakarta

    • 0Komentar

    Purwakarta | Calon Bupati Purwakarta, Yadi Rusmayadi tak kenal lelah menunjukkan dedikasi dan komitmennya terhadap masyarakat dengan terus blusukan mengunjungi warga disetiap pelosok wilayah Purwakarta. Aa Yadi, begitu ia kerap disapa, secara konsisten menyempatkan waktu untuk berinteraksi langsung dengan warga mendengarkan aspirasi dan berbagi visi-misinya untuk kemajuan Kabupaten Purwakarta. Kunjungan-kunjungannya mencakup berbagai desa dan pelosok […]

  • MIO Indonesia Ajak Jurnalis Hadapi Era AI, Hadirkan Ketum IPJI di Peringatan HUT ke-5

    MIO Indonesia Ajak Jurnalis Hadapi Era AI, Hadirkan Ketum IPJI di Peringatan HUT ke-5

    • 0Komentar

    Penulis: R. Ahdiyat Di tengah arus besar revolusi teknologi yang mengubah wajah industri media, Media Independen Online (MIO) Indonesia bersiap menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 dengan menyoroti tema penting: kesiapan jurnalis menghadapi era kecerdasan buatan (AI). HITVBERITA.COM | Jakarta —Perayaan HUT MIO ke-5 yang dijadwalkan berlangsung pada 26–27 November 2025 di New Karwika […]

  • Kapolres Karimun Jenguk Personel Sakit, Tegaskan Solidaritas di Tubuh Polri

    Kapolres Karimun Jenguk Personel Sakit, Tegaskan Solidaritas di Tubuh Polri

    • 0Komentar

    Kapolres Karimun menunjukkan kepedulian terhadap anggotanya dengan memberikan tali asih kepada AKP Sri Suwanto yang tengah menjalani perawatan akibat sakit, Jumat (23/5/2026). KARIMUN, HITV — Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat ikatan kekeluargaan di lingkungan Polri. Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Kapolres menyampaikan dukungan moril agar AKP Sri Suwanto tetap […]

  • Anggota DPD RI Bali Dilaporkan soal Hoaks MBG, Unggahan Media Sosial Dipersoalkan

    Anggota DPD RI Bali Dilaporkan soal Hoaks MBG, Unggahan Media Sosial Dipersoalkan

    • 0Komentar

    Polemik dugaan penyebaran informasi tidak benar kembali mencuat setelah anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik, dilaporkan ke Bareskrim Polri dan Badan Etik DPD RI. JAKARTA, HITV — Laporan tersebut berkaitan dengan unggahan media sosial mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak sesuai dengan fakta resmi pemerintah. Laporan itu diajukan oleh Made […]

expand_less