Rabu, 14 Okt 2026
dark_mode

Buntut Perintah Pengosongan Rumah, Warga Komplek Perumahan Bengrah Jaya Lakukan Gugatan Ke PTUN

  • account_circle
  • calendar_month Minggu, 10 Nov 2024
  • print Cetak

HiTVBerita.COM | JAKARTA – Warga yang mendiami Komplek Perumahan Bengrah Jaya, yang terletak di wilayah Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, yang merupakan sebagian besar adalah para purnawirawan angkatan darat tersebut, pada hari Sabtu 9 Nopember 2024, melakukan aksi protes dengan cara melakukan pemasangan spanduk sebagai respon atas surat pemberitahuan yang dikirimkan dari Kodam Jaya.

Diketahui bahwa pemasangan spanduk bertuliskan “Lahan ini dan aset-asetnya, dalam status sengketa, dan telah didaftarkan di PTUN Jakarta Timur dengan Register Nomor Perkara 347/G/2024/PTUN/JKT/” tersebut, merupakan sebagai reaksi dari warga Komplek Perumahan Bengrah Jaya atas adanya surat pemberitahuan dari Kodam Jaya bernomor B/3423/X/2024 tanggal 29 Oktober 2024, tentang Perintah Pengosongan rumah di Komplek perumahan Bengrah Jaya Cijantung.

Didalam surat dari Kodam Jaya tersebut juga dijelaskan bahwa Komplek perumahan itu, disebut sebagai Asrama atau Rumah Dinas Golongan 1

Oleh karenanya pihak Kodam Jaya bersiteguh ngotot, agar para penghuni untuk segera mengosongkan rumah yang mereka tinggali dengan batas waktu dari tanggal 14 Nopember hingga 20 Nopember 2024.

Menurut keterangan yang disampaikan Sri Yulianto selaku Ketua RW 08 di Komplek Perumahan Bengrah Jaya kepada HiTvberita.COM.

Sri Yulianto menjelaskan bahwa rumah yang mereka huni di Komplek Perumahan Bengrah Jaya tersebut, tidaklah termasuk kedalam kategori Rumah Dinas Golongan 1.

Selain itu Sri Yulianto juga menjelaskan terkait asal mula keberadaan dari Komplek Perumahan Bengrah Jaya tersebut dari awal hingga sekarang.

Menurut dia bahwa Komplek Perumahan Bengrah Jaya ini, berawal pada tahun 1984, atas adanya kepindahan Satuan Bengrah Paldam Jaya (Red – dahulunya bernama Bengmatse Paldam Jaya) dari Kebon Pala Jatinegara ke Lokasi di wilayah Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo .

“Kepindahan kami kesini karena terjadi adanya aktivitas Tukar Guling lahan Bengmatse Kebon Pala ke Komplek Bengrah Cijantung,” ujar Sri Yulianto

“Dan perlu kami sampaikan juga bahwa penghuni yang menetap di Komplek Perumahan Bengrah Jaya Cijantung ini berasal dari personil TNI AD dan PNS dari berbagai satuan. Antara lain dari Bengmatse, Bengmatri, Paldam Jaya, Pusintelstrad BAIS dan Dephankam, jadi bukan hanya dari Bengmatse (Bengrah) saja, bahkan pada saat kepindahan di tahun 1984 tersebut, ada diantaranya yang telah pensiun, yang juga ikut dipindahkan ke lokasi ini,” ungkap Sri Yulianto.

SEMENTARA itu, dikutip dari surat yang dilayangkan Kolonel Purnawirawan Ir. Martinus Siswanto Prayogo, M.Si yang merupakan sebagai sesepuh sekaligus sebagai warga di Komplek Bengrah Jaya Cijantung yang dikirimkan kepada Direktur Hukum Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Darat tanggal 8 Oktober 2024.

Dalam surat tersebut tertulis, bahwa dalam proses tukar guling Bangunan Komplek perkantoran Bengmatse (Bengrah Jaya) dengan komplek hunian warga dibangun secara terpisah (Red – dipisahkan oleh parit dan Pagar pembatas).

Dia juga menjelaskan, bahwa pembangunan komplek hunian, sepenuhnya didasarkan jumlah penghuni yang dipindahkan, termasuk warga yang pada saat itu telah pensiun.

“Hal ini bisa terlihat secara jelas dari Type rumah yang dibangun, yakni Type G-90 sebanyak 12 rumah untuk 7 orang Pamen dan Pama berpangkat Kapten dari Pusintelstrad (BAIS), dan 5 rumah untuk Pamen berpangkat Kapten dari Satuan Paldam Jaya, Kemudian dibangunkan pula rumah Type H-70 sebanyak 5 rumah, yang disediakan untuk 1 orang Pama dari Pusintelstrad (BAIS), 2 orang Pama dari Bengmatse dan 2 orang Bintara Tinggi Bengmatse, selanjutnya dibangunkan pula rumah Type K-45 dan K-38, yang diperuntukkan kepada sejumlah Bintara Tinggi, Bintara, Tamtama dan PNS, yang sebelumnya mereka ini tinggal di pondok pondok sekitar Kantor Bengmatse Kebon Pala,” jelas Martinus di Surat tersebut.

Lain dari itu, dia juga menyampaikan, bahwa berdasarkan fakta fakta tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa pembangunan Komplek Hunian atau Perumahan Bengmatse (Bengrah Jaya) di Cijantung, semata mata didasarkan pada jumlah warga yang tinggal disekitar Kantor Bengmatse Kebon Pala, dan bukan berdasarkan TOP (Tabel dan Peralatan) atau DSPP (Daftar Susunan Personil dan Peralatan) dari Satuan Bengmatse (Bengrah Jaya).

“Bisa disimpulkan, Komplek Bengmatse atah Bengrah Jaya di Cijantung ini, murni dibangun sebagai Komplek Hunian Biasa dan Bukan Asrama sebagaimana klaim dari Kodam Jaya,” katanya.

Lebih lanjut Martinus menjelaskan, sebagai konsekwensi mereka menempati Komplek Hunian yang merupakan Non Asrama tersebut, maka seluruh warga hunian pun bertanggung jawab penuh terhadap pembiayaan pemeliharaan bangunan, Pajak Bumi dan Bangunan serta Rekening PLN, serta berbagai pendukung lainnya secara Mandiri.

“Kalau Komplek Bengrah Jaya ini disebut Asrama atau perumahan Golongan 1, maka seharusnya semua biaya ditanggung Negara,” jelasnya.

Martinus sebagai sesepuh sekaligus perwakilan warga RW 08 Komplek Perumahan Bengrah Jaya, juga mempertanyakan, atas dasar apa, pihak Kodam Jaya menyatakan, bahwa Komplek Bengrah Jaya ini, telah berubah menjadi Asrama Bengrah Jaya.

“Kita juga mempertanyakan Surat Keputusan/Penetapan terkait perubahan status Komplek Bengrah Jaya dari Hunian biasa, menjadi Asrama Bengrah Jaya atau Rumah Dinas Golongan 1” kata Martinus didalam surat tersebut.

Sementara itu, Penasihat Hukum Warga RW 08 Komplek Perumahan Bengrah Jaya Dr Juniver Dame Panjaitan SH, MH, Kepada HiTvBerita.COM mengatakan, klien mereka tersebut merasa terzolimi, dengan adanya Surat dari Kodam Jaya, yang meminta para Penghuni Komplek Perumahan Bengrah Jaya, untuk segera mengosongkan rumah yang telah mereka tempati sejak tahun 1984, dengan alasan sebagai Asrama atau rumah Dinas Golongan 1.

“Saat ini, kami telah melakukan Gugatan ke PTUN Jakarta Timur, terkait surat terakhir yang diterima oleh warga di Komplek ini dari Kodam Jaya bernomor B/3423/X/2024 tanggal 29 Oktober 2024, yang intinya pihak Kodam Jaya, akan melakukan Tindak Pengosongan rumah secara paksa, sementara warga disini diberi waktu dari tanggal 14 hingga 20 Nopember, untuk melakukan pengosongan rumah.

“Karena Sengketa ini sudah bergulir di PTUN, maka sebagai warga Negara yang baik serta Patuh dan mentaati Hukum, maka kami minta kepada tergugat yang dalam hal ini Pangdam Jaya, Kasdam, Kepala Bengrah Jaya, untuk tidak melakukan eksekusi, hingga adanya keputusan PTUN yang Ingkrah ” ujarnya.

Sementara itu, beberapa warga setempat juga menyampaikan kepada HITVBerita.COM tentang adanya Kegiatan Pilkada serentak pada tanggal 27 Nopember mendatang.

“Jika Eksekusi paksa tetap dilakukan oleh pihak Kodam Jaya ditanggal 20 Nopember 2024, kami khawatir warga disini akan melakukan perlawanan, dan bisa saja terjadi chaos, sementara Pemerintah Memiliki Program Nasional yakni Pilkada serentak, dimana pelaksanaan momoen tersebut sangat dibutuhkan situasi keamanan yang Kondusif ” kata Warga setempat.

(HI/Network)

  • Penulis:

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sejumlah Awak Media Soroti Anggaran Kerjasama Publikasi Media, APH Diminta Periksa Pejabat Diskominfo Purwakarta

    Sejumlah Awak Media Soroti Anggaran Kerjasama Publikasi Media, APH Diminta Periksa Pejabat Diskominfo Purwakarta

    • calendar_month Sabtu, 7 Sep 2024
    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta –  Viralnya pemberitaan di sejumlah media online terkait anggaran kerjasama publikasi media di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Purwakarta tahun 2024, menuai sorotan keras dari berbagai kalangan awak media dan kalangan publik. Anggaran murni kerjasama publikasi media melalui Diskominfo Kabupaten Purwakarta, diduga menjadi ajang bancakan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. […]

  • BKAG Sumatera Utara Perkuat Sinergi Pelayanan di Tengah Tantangan Zaman

    BKAG Sumatera Utara Perkuat Sinergi Pelayanan di Tengah Tantangan Zaman

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • 0Komentar

    Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Provinsi Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) selama dua hari, 17–18 April 2026, di Wisma Metodist Parapat. PARAPAT, HITV — Forum ini menjadi ruang konsolidasi penting bagi gereja-gereja lintas denominasi untuk merespons dinamika pelayanan di tengah perubahan sosial yang kian cepat. Rakor dibuka oleh Ketua Umum DPP BKAG, Pendeta Johny […]

  • Diperkirakan Empat Jutaan Jamaah Hadiri Kegiatan Haul Guru Sekumpul Ke-20 di Martapura!

    Diperkirakan Empat Jutaan Jamaah Hadiri Kegiatan Haul Guru Sekumpul Ke-20 di Martapura!

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
    • 0Komentar

    Jutaan Jamaah hadir dalam acara Haul Guru Sekumpul ke-20 di Martapura Kabupaten Banjar Propinsi Kalimantan Selatan pada 5 Januari 2025. Acara keagamaan tersebut mendapat perhatian ekstra dari Kapolda Kalimantan Selatan hingga Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo yang memberikan sumbangan untuk acara haul itu berupa empat ekor Sapi jenis Limousin. (Dok/Foto/Kolase/AR) HITVBERITA.COM | MARTAPURA – Dalam […]

  • Sinergi di Hari Bakti Pemasyarakatan: Lapas Batang dan BRI Dorong UMKM Bangkit

    Sinergi di Hari Bakti Pemasyarakatan: Lapas Batang dan BRI Dorong UMKM Bangkit

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 tahun 2026 menjadi momentum bagi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Batang untuk menegaskan peran barunya yang lebih luas: tidak hanya membina warga binaan, tetapi juga hadir di tengah masyarakat. BATANG, HITV — Bersama BRI Cabang Batang, Lapas menyalurkan bantuan berupa gerobak usaha kepada warga prasejahtera, Selasa (21/4). Bantuan itu […]

  • Menjelang Idul Fitri, Bupati Belitung Tinjau Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar dan Gudang

    Menjelang Idul Fitri, Bupati Belitung Tinjau Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar dan Gudang

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • 1Komentar

    Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Bupati Belitung H. Djoni Alamsyah Hidayat bersama Wakil Bupati Syamsir serta jajaran Forkopimda Kabupaten Belitung melakukan peninjauan terhadap kondisi harga dan stok bahan pokok di berbagai lokasi di Kabupaten Belitung pada Rabu pagi (19/3). HITVBERITA.COM | Belitung – Kegiatan tersebut dilakukan pihak pemerintah daerah, guna memastikan ketersediaan dan […]

  • Ojol Batam Desak Negara Hadir Lewat Regulasi Transportasi Daring

    Ojol Batam Desak Negara Hadir Lewat Regulasi Transportasi Daring

    • calendar_month Kamis, 11 Sep 2025
    • 0Komentar

    Penulis Taufik Rahman Ratusan pengemudi transportasi daring roda dua dan roda empat di Batam menyuarakan tuntutan kepada pemerintah agar segera menghadirkan regulasi yang lebih berpihak. HITVBERITA.COM | Batam— Aspirasi itu mereka sampaikan langsung kepada Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, dalam pertemuan usai makan siang bersama di Barelang Seafood Restaurant, Rabu (10/9/2025). Dalam suasana santai, […]

expand_less