Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, Jejak Pengabdian yang Tak Pernah Purna

  • account_circle AYS Prayogie
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • print Cetak

 

Bagi Mayjen TNI (Purn) Asep Kuswani, SH, MSi, (Han), pengabdian kepada negara bukanlah sekadar masa tugas yang dibatasi oleh usia atau kepangkatan. Ia adalah pilihan hidup—yang dimulai sejak pertama kali mengenakan seragam hijau TNI dan terus berlanjut hingga hari ini, meski status dinas telah berakhir.

PERJALANAN panjang itu membentuk Asep Kuswani sebagai prajurit, pemimpin, pendidik, sekaligus tokoh kebangsaan yang konsisten memelihara nilai kesetiaan, kemanusiaan, dan kecintaan pada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ditempa Medan Tugas

KARIER militernya bermula dari penugasan-penugasan awal di berbagai wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi. Daerah konflik, medan alam yang berat, serta dinamika sosial yang kompleks menjadi ruang pembelajaran paling nyata bagi seorang prajurit muda.

Di medan tugas, Asep Kuswani memahami bahwa tanggung jawab prajurit TNI tidak berhenti pada menjalankan perintah. Lebih dari itu, ia memikul amanah untuk menjaga keselamatan rakyat dan mempertahankan martabat negara. Prinsip kesatriaan dan kepatuhan pada konstitusi menjadi pegangan utama dalam setiap langkah pengabdian.

Baginya, kehadiran TNI di tengah masyarakat harus membawa rasa aman dan harapan—bukan ketakutan.

Kemanunggalan TNI dan Rakyat

KEPERCAYAAN negara kemudian mengantarkan Asep Kuswani pada jabatan strategis sebagai Komandan Teritorial. Di fase ini, pemahamannya tentang kekuatan pertahanan semakin utuh. Senjata dan strategi, menurutnya, hanyalah satu sisi. Sisi lainnya—yang tak kalah penting—adalah kemanunggalan dengan rakyat.

Ia mendorong prajurit untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat: mendengar keluhan, membantu pembangunan infrastruktur dasar, serta menjadi bagian dari solusi atas persoalan sosial. Pendekatan teritorial yang humanis ia yakini sebagai kunci stabilitas keamanan jangka panjang.

Rakyat, dalam pandangannya, bukan sekadar objek perlindungan. Mereka adalah mitra sejati dalam menjaga kedamaian wilayah dan keutuhan bangsa.

Senyum masyarakat yang kembali tumbuh setelah kehidupan mereka membaik menjadi sumber kebanggaan tersendiri—sebuah pengingat bahwa pengabdian sejati selalu berakar pada kemanusiaan.

Membentuk Pemimpin Masa Depan

BABAK penting lain dalam perjalanan Asep Kuswani adalah ketika ia memasuki dunia pendidikan militer. Menjabat sebagai Patun hingga Wadirbindikjar Seskoad, ia mengabdikan diri untuk membentuk Perwira Menengah TNI Angkatan Darat yang dipersiapkan sebagai pemimpin masa depan.

Di lingkungan akademik Seskoad, Asep Kuswani menanamkan nilai-nilai fundamental kepemimpinan: kejujuran, integritas, tanggung jawab, dan dedikasi kepada bangsa. Ia percaya, kecakapan strategi tanpa karakter hanya akan melahirkan pemimpin yang rapuh.

Melihat para peserta didiknya kemudian menduduki berbagai posisi penting di tubuh TNI dan mampu membawa perubahan positif menjadi kepuasan batin yang tak ternilai. Di sanalah, menurutnya, estafet pengabdian diteruskan.

Purnabakti yang Tetap Bermakna

MEMASUKI masa purnawirawan, Asep Kuswani tidak pernah memaknai purnabakti sebagai titik akhir. Ia justru melihatnya sebagai ruang pengabdian baru—lebih luas dan lintas sektor.

Dengan tubuh dan jiwa yang masih tegar, ia terus aktif menyumbangkan gagasan kebangsaan, berbagi pengalaman kepada generasi muda, serta mendukung kemajuan TNI dan bangsa melalui berbagai peran strategis di masyarakat sipil.

Saat ini, Asep Kuswani dikenal sebagai Pinisepuh Majelis Musyawarah Sunda (MMS), Ketua Dewan Pembina Paguyuban Asep Dunia (PAD), Dewan Pembina MIO Indonesia, sekaligus pendiri media AsepNews.id. Melalui ruang-ruang tersebut, ia tetap merawat semangat kebangsaan dan memperkuat literasi publik.

Bangga Menjadi Purnawirawan TNI

BAGI Asep Kuswani, status purnawirawan bukanlah label akhir, melainkan identitas kehormatan. Nilai-nilai keprajuritan—disiplin, loyalitas, dan pengabdian—tetap hidup dalam setiap langkahnya.

Ia meyakini bahwa selama napas masih berhembus, pengabdian kepada bangsa tidak pernah benar-benar selesai. Dengan keyakinan itu pula, ia menegaskan satu sikap hidup yang sederhana namun kuat:

Bangga menjadi purnawirawan TNI, karena pengabdian kepada Ibu Pertiwi sejatinya tidak pernah mengenal kata purna.

(/*/*/)

Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Jabar

  • Penulis: AYS Prayogie

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Desa Pelehu Dilaporkan ke Polda Gorontalo, Proyek Talud Tak Jelas Realisasinya!

    Kepala Desa Pelehu Dilaporkan ke Polda Gorontalo, Proyek Talud Tak Jelas Realisasinya!

    • 0Komentar

    Aktivis pemerhati tata kelola desa, Fery Isa. (Dok/Foto/HITV) Reporter: Yohanes Lamara Kepala Desa Pelehu, Kecamatan Bilato, Kabupaten Gorontalo, dilaporkan akan menghadapi proses hukum. Pasalnya, aktivis pemerhati tata kelola desa, Fery Isa, menyatakan akan melaporkan Kepala Desa Pelehu tersebut ke Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo. HITVBERITA.COM | Gorontalo — Laporan Fery Isa ini berkaitan dengan proyek pembangunan […]

  • Warga Binaan Lapas Batang Diberikan Bekal Ketrampilan Pembuatan Stick Keju

    Warga Binaan Lapas Batang Diberikan Bekal Ketrampilan Pembuatan Stick Keju

    • 0Komentar

    Penulis : Hadi Lempe Warga Binaan Lapas Klas IIB Batang mendapat pelatihan tataboga. Pelatihan ini bertujuan memberi bekal ketrampilan bagi warga binaan di bidang pengolahan makanan yang nantinya setelah keluar dari tahanan, warga binaan dapat mengembangkan usaha mandiri. HITV BERITA. COM | BATANG – Sebagai wujud komitmen dalam memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan, Lapas […]

  • Ombudsman Turun Tangan, Warga Keluhkan Layanan Administrasi Desa Rajekwesi!

    Ombudsman Turun Tangan, Warga Keluhkan Layanan Administrasi Desa Rajekwesi!

    • 0Komentar

    Penulis: Sunang Sainudin Pelayanan publik di Desa Rajekwesi, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara memunculkan dugaan diskriminasi pelayanan serta dugaan adanya indikasi maladministrasi oleh perangkat desa setempat, hingga akhirnya Ombudsman Republik Indonesia pun mulai menaruh perhatian atas persoalan ini JEPARA | HITV — Kasus bermula dari kesulitan yang dialami oleh keluarga besar ahli waris almarhum H. Arifin […]

  • Donasi Santri SMPIT–SMAIT untuk Korban Bencana Sumatra Disalurkan kepada Korwil

    Donasi Santri SMPIT–SMAIT untuk Korban Bencana Sumatra Disalurkan kepada Korwil

    • 0Komentar

    Donasi kemanusiaan yang dihimpun dari para santri serta warga SMPIT–SMAIT untuk korban bencana di Sumatra akhirnya disalurkan kepada koordinator wilayah (Korwil). Total dana yang terkumpul mencapai Rp549.000. LINGGA | HITV — Langkah ini menjadi wujud kepedulian sekaligus solidaritas warga sekolah terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Pengelola sekolah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi […]

  • Sambut HUT Humas Polri ke-73, Polres Purwakarta Gelar Aksi Donor Darah

    Sambut HUT Humas Polri ke-73, Polres Purwakarta Gelar Aksi Donor Darah

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Purwakarta – Menyambut Hari Jadi Humas Polri ke-73, Polres Purwakarta, Polda Jawa Barat menggelar aksi donor darah di Aula Tatag Trawang Tungga, Mapolres Purwakarta, pada Selasa 29 Oktober 2024. Kegiatan aksi sosial yang diprakarsai Humas Polres Purwakarta, dan berkolaborasi dengan PMI tersebut bertujuan untuk meningkatkan solidaritas serta menunjukkan kepedulian Polri terhadap kesehatan masyarakat. […]

  • Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga dan Sekolah di Subang Rusak Berat

    Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah Warga dan Sekolah di Subang Rusak Berat

    • 0Komentar

    HiTvBerita.com | Subang – Puluhan rumah mengalami rusak parah akibat hujan deras disertai angin puting beliung di tiga desa, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Selain merusak puluhan rumah warga, sejumlah pohon besar juga tumbang akibat terjangan puting beliung. Namun, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Peristiwa bencana ini menyebabkan sebanyak 31 rumah warga […]

expand_less