Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

AYS Prayogie Tegaskan Pers Sehat Butuh Kebijakan Berpihak

  • account_circle Alam Massiri
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

Ketua Umum MIO Indonesia AYS Prayogie menilai tema Hari Pers Nasional (HPN) 2026, “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, relevan dengan situasi terkini, namun belum sepenuhnya menyentuh persoalan struktural yang dihadapi industri pers, khususnya media online dan media lokal.

SERANG | HTV— Menurut Prayogie, tantangan utama pers saat ini bukan semata soal adaptasi teknologi, melainkan krisis ekonomi yang bersifat sistemik.

“Pers hari ini menghadapi tekanan ekonomi yang serius. Banyak perusahaan pers bertahan dalam kondisi tidak sehat akibat ketimpangan distribusi belanja iklan, dominasi platform digital global, serta minimnya kebijakan yang berpihak pada media lokal,” kata Prayogie, Senin (9/2/2026), di Aston Hotel, Kota Serang, Banten.

Ia menjelaskan, berbagai laporan industri menunjukkan sebagian besar belanja iklan nasional kini mengalir ke platform digital global dan media sosial. Sementara itu, media pers—terutama media lokal dan independen—hanya memperoleh porsi yang relatif kecil.

Kondisi tersebut, lanjut Prayogie, berdampak langsung pada keberlangsungan redaksi dan kesejahteraan wartawan.

“Ketika perusahaan pers kesulitan bertahan, yang sering dikorbankan adalah kualitas jurnalistik. Wartawan dibebani target kuantitas, bekerja dengan upah minim, bahkan tanpa perlindungan kerja yang layak,” ujarnya.

Prayogie menambahkan, tekanan ekonomi juga membuka ruang intervensi terhadap independensi pers. Media yang bergantung pada iklan atau kerja sama tertentu berada dalam posisi tawar yang lemah ketika harus bersikap kritis terhadap kekuasaan maupun kepentingan modal.

Kebebasan Pers di Bawah Tekanan

Selain persoalan ekonomi, Prayogie juga menyoroti meningkatnya ancaman terhadap kebebasan pers. Dalam beberapa tahun terakhir, kata dia, publik disuguhkan berbagai kasus intimidasi, pelaporan hukum, hingga kriminalisasi terhadap jurnalis dan media yang mengangkat isu-isu sensitif.

“Ancaman terhadap pers hari ini tidak selalu berbentuk kekerasan fisik. Tekanan ekonomi, gugatan hukum, pasal-pasal karet, hingga pembatasan akses informasi menjadi cara baru membungkam kritik,” kata Prayogie.

Ia menilai, pelaporan jurnalis ke aparat penegak hukum, pemanggilan redaksi akibat pemberitaan kritis, hingga upaya penurunan konten jurnalistik di ruang digital menunjukkan kebebasan pers masih berada dalam kondisi rentan.

“Kondisi ini berbahaya bagi demokrasi. Pers yang takut dan lemah secara ekonomi tidak akan mampu menjalankan fungsi kontrol sosial secara maksimal,” ujarnya.

Prayogie menegaskan, peringatan HPN seharusnya menjadi ruang refleksi dan evaluasi bersama, bukan sekadar perayaan seremonial.

“Negara harus hadir memastikan ekosistem pers yang sehat. Kebebasan pers bukan hadiah, melainkan amanat konstitusi yang wajib dijaga,” kata Prayogie, merujuk pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (\•/)

Editor: Alam Masiri
Sumber: Humas MIO Indonesia

  • Penulis: Alam Massiri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis, Ini Hasilnya!

    Pemerintah Gelar Rapat Koordinasi Program Makan Bergizi Gratis, Ini Hasilnya!

    • 1Komentar

    Kementerian Koordinator Bidang Pangan baru-baru ini menggelar rapat koordinasi terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Acara tersebut dihadiri oleh Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Kepala BPOM, dan Kementerian terkait lainnya. HITVBerita.com | JAKARTA – Dalam kesempatan itu, Zulkifli Hasan atau biasa disapa Zulhas menjelaskan dalam jumpa pers, bahwa Program […]

  • BPN dan Aktivis Lingga Soroti Tindakan PT SPP yang Pasang Plang Tanpa Dasar Hukum

    BPN dan Aktivis Lingga Soroti Tindakan PT SPP yang Pasang Plang Tanpa Dasar Hukum

    • 0Komentar

    Kekhawatiran masyarakat Lingga meningkat setelah BPN memastikan PT Singkep Payung Perkasa tidak memiliki HGU atas lahan yang mereka pasangi plang, sebuah tindakan yang dinilai dapat memicu konflik agraria jika tidak segera ditangani. HITVBERITA.COM | Lingga – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lingga memberikan klarifikasi resmi mengenai beredarnya informasi terkait pemasangan plang oleh PT Singkep Payung […]

  • Mutasi Siswa Reguler ke Sekolah Terbuka di Sekolah yang Sama Dinilai Langgar Aturan

    Mutasi Siswa Reguler ke Sekolah Terbuka di Sekolah yang Sama Dinilai Langgar Aturan

    • 0Komentar

    Mutasi Siswa Reguler ke Sekolah Terbuka di Sekolah yang Sama Dinilai Langgar Aturan. Penulis: Erwin Lubis Aturan tegas melarang mutasi siswa dari kelas reguler ke kelas terbuka di sekolah yang sama. Namun, praktik itu justru ditemukan di SMAN 4 Depok. Dua siswa kelas XI yang tidak naik kelas dipindahkan ke jalur sekolah terbuka, meski masih […]

  • TMMD ke-128 Purwakarta Resmi Ditutup, Pangdam Siliwangi Soroti Pembangunan Desa

    TMMD ke-128 Purwakarta Resmi Ditutup, Pangdam Siliwangi Soroti Pembangunan Desa

    • 0Komentar

    Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kabupaten Purwakarta resmi ditutup melalui upacara di Lapangan Desa Sukajadi, Kecamatan Pondoksalam, Kamis (21/5/2026). PURWAKARTA | HITV – Upacara penutupan dipimpin Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih dan dihadiri sekitar 400 peserta dari unsur TNI, Polri, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, tokoh masyarakat, hingga warga setempat. Turut […]

  • ‎Kepsek SMAN 3 Subang Tegaskan Penggunaan Dana BOS Sesuai Ketentuan dan Arahan Kemendikbud

    ‎Kepsek SMAN 3 Subang Tegaskan Penggunaan Dana BOS Sesuai Ketentuan dan Arahan Kemendikbud

    • 0Komentar

    ‎‎Penulis: Mangasih Saor M. Siparhutar ‎Editor: Raffa Christ Manalu ‎Seluruh pengelolaan dana BOS di SMAN 3 Subang diklaim telah melalui proses audit resmi dan pembinaan Dinas Pendidikan Jawa Barat. HITVBERITA.COM | Subang— Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Subang, Rika Rachmita Sujatma, menegaskan bahwa seluruh penggunaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sekolah yang dipimpinnya telah […]

  • Panen Cabai Diareal Seluas 146 Hektare, Benni Irwan: Upaya Menjaga Ketahanan Pangan di Purwakarta

    Panen Cabai Diareal Seluas 146 Hektare, Benni Irwan: Upaya Menjaga Ketahanan Pangan di Purwakarta

    • 0Komentar

    HITVBerita.Com | Purwakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, Jawa Barat terus melakukan upaya untuk tetap menjaga ketahanan pangan melalui sejumlah program. Salah satunya, dengan menanam cabai dilahan seluas 146 hektare di wilayah Desa Cileunca, Kecamatan Bojong. Hal itu disampaikan oleh Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan saat melaksanakan panen cabai di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong, Kabupaten […]

expand_less