Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Membangun Kedaulatan Ekonomi dari Bawah: Saatnya Indonesia Memperkuat Ekonomi Rakyat

  • account_circle Prof Dr Nandan Limakrisna
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • print Cetak

Oleh: Prof. Dr. Nandan Limakrisna

DALAM dua dekade terakhir, banyak negara di dunia menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang sangat cepat. China melonjak menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia dengan membangun mesin produksi nasional yang kuat. Vietnam pun mencatat pertumbuhan tinggi dengan menjadikan industri manufaktur ekspor sebagai tulang punggung ekonominya. Kedua negara tersebut berhasil memanfaatkan strategi industrialisasi secara agresif sehingga mampu meningkatkan daya saing global dalam waktu relatif singkat.

Indonesia memiliki karakter ekonomi yang berbeda. Struktur ekonomi nasional selama ini lebih banyak ditopang oleh konsumsi domestik. Lebih dari separuh Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia berasal dari konsumsi rumah tangga. Secara makro hal ini membuat ekonomi Indonesia relatif stabil dibandingkan banyak negara lain. Namun di sisi lain, pola ini membuat pertumbuhan ekonomi cenderung berjalan lebih lambat dan sering kali terjebak pada kisaran lima persen.

Masalah utama bukan terletak pada potensi ekonomi bangsa. Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah, pasar domestik yang sangat besar, serta jumlah penduduk produktif yang tinggi. Persoalan mendasarnya justru terletak pada belum terintegrasinya ekosistem ekonomi rakyat secara sistematis.

Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang jumlahnya mencapai lebih dari 60 juta unit masih bergerak secara terpisah. Koperasi belum sepenuhnya menjadi pusat distribusi ekonomi rakyat. Rantai perdagangan yang panjang membuat produsen kecil sering berada pada posisi lemah dalam menentukan harga. Akibatnya, nilai tambah ekonomi lebih banyak dinikmati oleh perantara daripada oleh produsen.

Di sinilah pentingnya membangun desain ekonomi yang mampu mengintegrasikan kekuatan rakyat secara kolektif. Ekonomi rakyat tidak cukup hanya didorong melalui bantuan modal, kredit, atau subsidi pemerintah. Yang lebih mendasar adalah menciptakan sistem yang memastikan adanya pasar yang berkelanjutan bagi produk rakyat.

Salah satu pendekatan yang dapat dikembangkan adalah model ekonomi berbasis jaringan anggota yang saling mendukung dalam produksi, konsumsi, dan promosi. Dalam pendekatan ini, anggota bukan hanya berperan sebagai produsen, tetapi juga sebagai konsumen dan promotor bagi produk anggota lainnya. Dengan demikian, terbentuk pasar internal yang kuat sekaligus memperluas akses pasar eksternal.

Pendekatan ini dikenal sebagai Snowball Business Model (SBM), sebuah konsep yang menekankan pentingnya perputaran ekonomi yang dimulai dari komunitas itu sendiri. Prinsipnya sederhana: semakin banyak anggota yang terlibat dalam ekosistem ekonomi yang saling terhubung, maka efek penggandaan ekonomi akan semakin besar, layaknya bola salju yang terus membesar saat menggelinding.

Jika model ini diterapkan secara luas melalui koperasi, komunitas UMKM, perguruan tinggi, dan desa-desa, maka Indonesia memiliki peluang besar untuk membangun kekuatan ekonomi domestik yang kokoh. Perguruan tinggi dapat berperan melalui fungsi tridarma dengan membina UMKM binaan yang menghasilkan produk berkualitas. Koperasi dapat menjadi pusat distribusi dan pemasaran produk anggota. Sementara masyarakat menjadi bagian aktif dalam perputaran ekonomi tersebut.

Dengan cara ini, pembangunan ekonomi tidak semata-mata bertumpu pada investasi besar atau ekspor komoditas, tetapi juga pada kekuatan ekonomi rakyat yang terorganisasi. Ketika ekonomi rakyat kuat, maka ketahanan ekonomi nasional juga akan semakin kokoh.

Indonesia tidak harus meniru model pembangunan negara lain secara persis. Setiap bangsa memiliki karakter sosial, budaya, dan ekonomi yang berbeda. Justru dengan mengembangkan model ekonomi yang berakar pada kekuatan masyarakatnya sendiri, Indonesia dapat menemukan jalannya menuju kedaulatan ekonomi yang berkelanjutan.

Pembangunan ekonomi sejati bukan hanya tentang angka pertumbuhan, tetapi tentang bagaimana kesejahteraan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat. Dan untuk mencapai tujuan tersebut, langkah paling strategis adalah memulai dari bawah dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. (\•/)

  • Penulis: Prof Dr Nandan Limakrisna

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bingo online Mejores casinos y no ha transpirado BONOS con el fin de participar bingo en internet

    Bingo online Mejores casinos y no ha transpirado BONOS con el fin de participar bingo en internet

    • 0Komentar

    Varios patrones usadas incluyen una “X”, la “T” o nuestro “ámbito integro”, lo que añade emoción y https://tryppa.com/resena-sobre-casino777-cualquier-casino-en-internet-sobre-argentina-con-manga-larga-extendida-habito/ variacií³n dentro del juego. Dibaca: 40

  • Deklarasi Dukungan Relawan Kampung Si Doel untuk PRAM-DOEL Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta

    Deklarasi Dukungan Relawan Kampung Si Doel untuk PRAM-DOEL Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta

    • 0Komentar

    𝐇𝐈𝐓𝐕𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚.𝐂𝐨𝐦| Jakarta, – Relawan Kampung Si Doel (Kampoeng Si Doel) secara resmi menyatakan dukungan penuh untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Mas Prams dan Bang Doel. Deklarasi yang dihadiri oleh berbagai tokoh masyarakat, seniman, budayawan, pemuda, serta ulama ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen dan harapan besar relawan terhadap masa depan Jakarta di bawah […]

  • Sita Ratusan Minuman Keras, Polres Subang Gelar Operasi Pekat Jelang Nataru!

    Sita Ratusan Minuman Keras, Polres Subang Gelar Operasi Pekat Jelang Nataru!

    • 0Komentar

    Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Subang, Polda Jawa Barat berhasil mengamankan ratusan botol minuman keras (miras) berbagai jenis dalam Operasi Pekat, yang digelar pada Jumat 6 Desember 2024. (Dok/Foto/Mangasih) HITVBERITA.COM | SUBANG – Pengungkapan peredaran miras ilegal di wilayah hukum Polres Subang ini, guna menciptakan kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Natal dan Tahun […]

  • Badai Ancaman PHK dan Solusinya

    Badai Ancaman PHK dan Solusinya

    • 1Komentar

    Oleh: Saiful Huda Ems Kebijakan tarif resiprokal oleh Donald Trump, telah berpengaruh pada perekonomian dunia, khususnya Indonesia. Bahkan bagi negara-negara tertentu, ada yang dikenai tarif lebih tinggi, melebihi tarif yang ditetapkan Pemerintahan Amerika Serikat untuk Indonesia, yakni 32 % dari basis tarif sebesar 10 % yang diterapkan Amerika Serikat kepada semua negara dan tarif yang […]

  • Relawan Jokowi Jawa Barat Resmi Deklarasikan Dukungan kepada Paslon Arfi-Yena dan Dedi-Erwan

    Relawan Jokowi Jawa Barat Resmi Deklarasikan Dukungan kepada Paslon Arfi-Yena dan Dedi-Erwan

    • 0Komentar

    HITVBERITA.COM | BANDUNG – Selain deklarasi untuk Arfi-Yena, Relawan Jokowi juga menggalang dukungan terhadap Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat, Nomor Urut 4, Dedi Mulyadi-Erwan Setiawan di Pilkada serentak 2024. Ketua Tim Relawan Jokowi Jawa Barat, Awi Jaya mengatakan, bahwa deklarasi dukungan yang dilakukan pihaknya tersebut, merupakan seperti apa yang dilakukan Presiden […]

  • Dandim 0502/JU Hadiri Lepas Sambut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok

    Dandim 0502/JU Hadiri Lepas Sambut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok

    • 0Komentar

    Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara, Kolonel Inf Dony Gredinand, SH, MTr.(Han), M.I.Pol, menghadiri kegiatan lepas sambut Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok yang digelar di Gedung Pelindo Cabang Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu malam (7/1/2026). JAKARTA UTARA | HITV – Kegiatan tersebut menandai serah terima jabatan Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dari AKBP Martuasah H. Tobing, SIK, MH. kepada AKBP […]

expand_less