Tancapkan Semangat Pengabdian di Puncak Sindoro, Delegasi Lapas Batang Taklukkan Medan Terjal HBP ke-62
- account_circle Hadi Lempe
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Bagi Nurhamdan (Kepala Lapas Batang), ekspedisi ini bukan sekadar capaian personal atau institusional. Ia menyebutnya sebagai cerminan tugas pemasyarakatan itu sendiri: penuh tantangan, menuntut daya tahan, sekaligus mengandalkan kekompakan tim. (Dok/Foto/HL)
Udara dingin menusuk tulang saat fajar menyingsing di puncak Gunung Sindoro, Sabtu (2/5/2026). Di ketinggian lebih dari 3.100 meter di atas permukaan laut itu, tujuh personel Lapas Kelas IIB Batang menancapkan semangat pengabdian—menyatu dengan momentum Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62.
TEMANGGUNG, HITV — Pendakian yang berlangsung selama dua hari, 1–2 Mei 2026, bukan sekadar ekspedisi fisik. Di bawah komando Kepala Lapas Batang, Nurhamdan, rombongan kecil ini menjadi bagian dari gerak besar lintas wilayah yang diikuti 89 peserta dari Jawa Tengah, DKI Jakarta, Lampung, hingga Padang.
Perjalanan dimulai dari Base Camp Kledung. Jalur yang menanjak panjang memaksa peserta mengatur ritme dan napas. Rombongan sempat beristirahat di Sunrise Camp sekitar Pos 3, titik krusial untuk memulihkan tenaga sebelum dorongan terakhir menuju puncak.
Serangan puncak dimulai pada dini hari. Dalam gelap dan suhu yang terus merosot, langkah demi langkah dijaga dalam formasi rapat. Hingga akhirnya, pukul 05.30 WIB, mereka tiba di puncak—bertepatan dengan matahari yang muncul dari balik cakrawala.
Bagi Nurhamdan, ekspedisi ini bukan sekadar capaian personal atau institusional. Ia menyebutnya sebagai cerminan tugas pemasyarakatan itu sendiri: penuh tantangan, menuntut daya tahan, sekaligus mengandalkan kekompakan tim.
“Pendakian ini adalah analogi kerja kami. Dibutuhkan ketahanan mental, disiplin, dan solidaritas. Di puncak ini, kami membawa semangat pengabdian serta rasa syukur atas alam Indonesia,” ujarnya.
Tak hanya sebagai peserta, Nurhamdan juga mengemban peran dalam jajaran panitia bersama sejumlah kepala lapas lain. Lapas Batang sendiri mengirimkan delegasi terpilih—enam personel yang telah melalui seleksi fisik ketat, mendampingi sang kepala lapas.
Ekspedisi berakhir tanpa cela. Seluruh personel kembali ke titik awal pada Sabtu pukul 18.00 WIB dalam kondisi selamat dan lengkap. Capaian itu, menurut Nurhamdan, menjadi bukti konkret soliditas tim.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, mulai dari Kementerian hingga jajaran wilayah. “Dengan sinergi, tantangan seberat apa pun dapat dilalui bersama,” katanya.
Dari puncak Sindoro, para peserta membawa pulang lebih dari sekadar pengalaman. Ada energi baru, mentalitas yang ditempa, dan semangat pelayanan yang diperbarui—bekal untuk kembali ke ruang kerja, melanjutkan tugas pembinaan dengan daya juang yang tak lagi sama. (\•/)
Editor: AYS Prayogie
Sumber: HITV Jateng
- Penulis: Hadi Lempe






Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.