Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Gamelan Degung Bergema di Berlin, Sunda Menembus Eropa

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • print Cetak

Di tengah riuh jadwal konser musim panas Eropa, sekelompok musisi dari Jawa Barat hadir membawa warna yang jarang terdengar: musik Sunda. (Foto/Arief/HITV)

Penulis: Arief Imanuwarta

Di Berlin yang riuh oleh denting piano dan gesekan biola musim panas, suara gamelan degung mengalun bagai bisikan angin dari kaki Gunung Tangkuban Parahu. Nada-nada logamnya merambat pelan, menembus dinding batu Konzerthaus yang megah, lalu jatuh lembut ke hati para penonton yang sebagian besar baru pertama kali mendengarnya.

Di balik panggung, para musisi Simpay Panaratas saling bertukar pandang, menghela napas, lalu menyerahkan jari dan rasa mereka pada irama yang diwariskan leluhur. Malam itu, di jantung Eropa, musik Sunda menemukan ruangnya—hangat, teduh, dan tak terlupakan.

HITVBERITA.COM | Berlin – Awal Agustus 2025, Berlin tak hanya hangat oleh musim panas yang mencapai puncaknya. Kota itu juga dirayapi denting gamelan degung dan gesekan tarawangsa yang lembut.

Di tengah riuh jadwal konser musim panas Eropa, sekelompok musisi dari Jawa Barat hadir membawa warna yang jarang terdengar: musik Sunda.

Mereka adalah Simpay Panaratas, kelompok musik tradisi asal Indonesia yang untuk pertama kalinya menapaki panggung-panggung penting di Jerman.

Selama lebih dari sepekan, rombongan ini menjelajahi Berlin dan Munich, membagi musiknya lewat lokakarya, konser, hingga tampil di Young Euro Classic Festival 2025—ajang musik klasik bergengsi dunia.

Perjalanan mereka dimulai di Rumah Budaya Indonesia (RBI) KBRI Berlin, 3–4 Agustus. Bukan sekadar tampil, mereka juga menghidupkan kembali kelompok gamelan degung yang pernah aktif di sana. Instrumen-instrumen yang lama terdiam dibersihkan, di stem ulang, dan dipukul lagi untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun.

“Rasanya seperti membangunkan teman lama dari tidur panjang,” ujar seorang anggota grup sambil tersenyum.

Dari Berlin, langkah berlanjut ke EineWeltHaus, Munich, 4–6 Agustus. Di kota Bavaria yang sarat sejarah itu, mereka menggelar lokakarya musik Sunda.

Instrumen-instrumen yang lama terdiam dibersihkan, di stem ulang, dan dipukul lagi untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun. (Foto/Arief/HITV)

Peserta lokal ada sekitar 36 orang, sebagian besar dari mereka belum pernah bersentuhan dengan gamelan—mereka duduk melingkar, mencoba meniru irama yang ditunjukkan. Denting demi denting mengalun pelan, kadang tersendat, lalu perlahan menyatu menjadi harmoni.

“Ada rasa damai saat memainkannya,” tutur seorang peserta dari Munich.

Puncak perjalanan tiba pada 9–10 Agustus di Berlin. Simpay Panaratas naik ke panggung Young Euro Classic Festival di Konzerthaus Berlin, gedung konser yang menjadi rumah bagi para musisi dunia. Tiket—275 lembar—ludes terjual.

Di bawah sorot lampu panggung, gamelan degung berpadu dengan karya kontemporer garapan Dedy Hernawan, pimpinan sekaligus komposer grup. Musiknya mengalir dari tradisi menuju eksplorasi modern, tanpa kehilangan akar Sunda.

“Ini pengalaman luar biasa. Bisa memperkenalkan musik klasik dan kontemporer Sunda di ruang internasional adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab budaya,” kata Dedy, pria asal Sumedang yang telah berkeliling dunia memperkenalkan musik tradisi.

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Berlin, Fajar Wirawan Harijo bersama kelompok musisi dari Jawa Barat yang hadir membawa musik Sunda. (Foto/Arief/HITV)

Dukungan penuh datang dari KBRI Berlin dan organisasi budaya Cara Bali e.V. Sebagai bentuk apresiasi sekaligus kebanggaan, Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Berlin, Fajar Wirawan Harijo, menyebut misi ini sebagai contoh nyata diplomasi budaya.

“Kami mendorong kolaborasi pemerintah daerah dengan seniman untuk mempromosikan budaya Indonesia di Jerman,” ujarnya.

Bagi Simpay Panaratas, langkah di Jerman ini bukan penutup, melainkan pintu pembuka untuk perjalanan budaya berikutnya. Di tengah dominasi musik Barat, kini suara Sunda menemukan ruangnya—membuktikan bahwa harmoni Nusantara punya tempat istimewa di telinga dunia.

Demikian laporan berita ini disampaikan oleh Reporter Arief Imanuwarta dari Kantor Perwakilan Redaksi Hitvberita.com Wilayah Eropa, berkedudukan di FrankfurtJerman.

(///)

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gebyar Silaturahmi Seniman Se-Belitong: Rajut Harmoni dalam Seni di HUT ke-4 ISABABEL

    Gebyar Silaturahmi Seniman Se-Belitong: Rajut Harmoni dalam Seni di HUT ke-4 ISABABEL

    • 0Komentar

    Reporter: Iswandi    Puluhan seniman dari berbagai penjuru Pulau Belitung berkumpul dalam semangat persaudaraan pada malam Gebyar Silaturahmi Seniman Se-Belitong yang digelar dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-4 Ikatan Seniman Bangka Belitung (ISABABEL), Rabu (11/6/2025) malam di Gedung Nasional, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.   HITVBERITA.COM | Tanjungpandan — Dengan mengusung tema “Dengan Silaturahmi Seniman Lintas Usia […]

  • Polsek Singkep Barat Turun ke Sawah, Bantu Panen Jagung Warga

    Polsek Singkep Barat Turun ke Sawah, Bantu Panen Jagung Warga

    • 0Komentar

    Penulis: Ruslan LGA Bhabinkamtibmas Desa Bukit Belah, Bripda Rizki Adrian, ikut turun ke lahan bersama warga saat panen jagung pipil di Desa Bukit Belah, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, Sabtu (16/8/2025). HITVBERITA.COM | Lingga – Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang diinisiasi Polres Lingga untuk mendukung swasembada pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. […]

  • KIPP Jakarta Laporkan Hasil Temuan Ke Bawaslu DKI, Soal Stiker Coklit Tidak Ada Tanggal Pelaksanaan Pada Pilkada Jakarta!

    KIPP Jakarta Laporkan Hasil Temuan Ke Bawaslu DKI, Soal Stiker Coklit Tidak Ada Tanggal Pelaksanaan Pada Pilkada Jakarta!

    • 0Komentar

    HiTvBerita.COM | Jakarta – Ketua KIPP DKI Jakarta Faiz Yazid mendatangi Kantor Bawaslu DKI, guna melaporkan hasil temuan pihaknya pada Stiker Coklit yang ditempelkan Pantarlih, yang tidak mencantumkan tanggal 27 November 2024, sebagai tanggal pelaksanaan Pilkada Jakarta. Laporan KIPP tersebut diterima langsung oleh empat Anggota Bawaslu DKI Jakarta yakni, Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat, Burhanuddin, […]

  • Grand Opening Top 100 Batam Diserbu Masyarakat

    Grand Opening Top 100 Batam Diserbu Masyarakat

    • 0Komentar

    Penulis: Zulkifli Ritonga Masyarakat Batam dari berbagai penjuru menyerbu pusat perdagangan Top 100 Batam di Bengkong Laut dan Sadai saat Grand Opening pada Selasa (9/9/2025), yang berlangsung selama enam hari. HITVBERITA.COM | Batam – Dalam pantauan, Minggu (13/9/2025), sejak pagi hingga pukul 23.15 WIB, Top 100 Batam tetap ramai dikunjungi masyarakat. Diskon khusus untuk buah-buahan […]

  • Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni Siap Ajukan Banding ke PTUN Soal Putusan DKPP!

    Ketua KPU Jawa Barat, Ummi Wahyuni Siap Ajukan Banding ke PTUN Soal Putusan DKPP!

    • 0Komentar

    Usai diberhentikan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Republik Indonesia melalui sidang yang digelar di Jakarta secara daring, atas dugaan melanggar kode etik, pada Senin 2 Desember 2024. Ketua KPU Jawa Barat non aktif, Ummi Wahyuni menyatakan, akan melakukan banding soal putusan DKPP yang memberhentikan dirinya sebagai KPU Jabar. (Dok/Foto/Raffa) HITVBERITA.COM | BANDUNG – Hal tersebut […]

  • Peringati HUT ke-24 Komdigi, Meutya Hafid: Kesederhaan Menjadi Jalan Inovasi

    Peringati HUT ke-24 Komdigi, Meutya Hafid: Kesederhaan Menjadi Jalan Inovasi

    • 0Komentar

    Raffa Christ Manalu Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, bahwa kesederhanaan adalah fondasi bagi lahirnya kolaborasi dan inovasi. Pesan itu ia sampaikan dalam acara Syukuran 24 Tahun Kementerian Komunikasi dan Digital di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, pada Selasa (23/9/2025). HITVBERITA.COM | Jakarta – “Jadilah orang-orang yang rendah hati. Tanpa rendah hati, ilmu tidak […]

expand_less