Dirjen Imigrasi Tekankan Integritas dan Fokus Pelayanan Publik
- account_circle M. Saipul
- calendar_month 4 jam yang lalu
- print Cetak

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko. (Dok/Foto/Kementrian Imigrasi)
Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, meminta seluruh jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi kembali fokus menjalankan tugas, fungsi, dan program kerja yang telah dicanangkan serta meninggalkan praktik maupun budaya kerja lama yang tidak sesuai dengan tuntutan pelayanan publik saat ini.
JAKARTA | HITV – Arahan tersebut disampaikan Hendarsam kepada seluruh petugas Imigrasi di Indonesia dan Atase Imigrasi pada Perwakilan RI dalam pengarahan yang digelar secara hybrid di Aula Ditjen Imigrasi, Selasa (9/6/2026).
Hendarsam menegaskan bahwa seluruh proses hukum yang sedang berlangsung diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum (APH). Sementara itu, jajaran Imigrasi diminta tetap memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
“Kita serahkan sepenuhnya proses hukum yang sedang berjalan kepada aparat penegak hukum. Mulai minggu ini, saya minta semua jajaran kembali fokus pada tugas, fungsi, dan program-program yang sudah dicanangkan. Pelayanan kepada masyarakat harus berjalan optimal,” ujarnya.
Menurut Hendarsam, situasi yang tengah dihadapi menjadi salah satu tantangan terbesar bagi organisasi. Namun, ia meminta seluruh jajaran menjadikan momentum tersebut sebagai sarana refleksi dan perbaikan menyeluruh.
Ia menekankan bahwa perubahan zaman dan meningkatnya ekspektasi masyarakat menuntut aparatur Imigrasi bekerja secara profesional dan berintegritas.
“Zaman sudah berubah, dan tuntutan masyarakat saat ini telah berubah. Tidak ada hak istimewa bagi siapa pun untuk melakukan pelanggaran,” tegasnya.
Hendarsam juga mengingatkan bahwa sebagai instansi pelayanan publik, Imigrasi berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga rentan terhadap kritik dan keluhan. Karena itu, setiap aparatur harus mampu merespons berbagai masukan secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, Ditjen Imigrasi memiliki sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, kapasitas tersebut harus dibarengi dengan integritas yang kuat agar organisasi dapat terus menjaga kepercayaan publik.
Lebih lanjut, Hendarsam menegaskan bahwa semangat “Imigrasi untuk Rakyat” merupakan komitmen untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat dan menghilangkan jarak antara institusi dengan publik.
“Gagasan ‘Imigrasi untuk Rakyat’ lahir karena kita harus mendekatkan diri dan menghilangkan jarak dengan masyarakat. Fokus kita sekarang adalah membuktikan komitmen itu, merebut kembali kepercayaan publik, dan memastikan bahwa setiap kerja Imigrasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat,” pungkasnya. (tr)
- Penulis: M. Saipul
- Sumber: Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan RI





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.