IMSC 2026 UNJ Kaji Transformasi Tempat Kerja Global di Era AI dan Tanpa Batas
- account_circle Ning
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Ada sekitar 100 peserta hadir luring dan 400 peserta daring yang datang dari kalangan akademisi, praktisi, peneliti, mahasiswa, hingga profesional lintas institusi nasional dan internasional, ikut dalam forum konferensi hybrid tersebut. (Dok/Foto/Ning)
Mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Konsentrasi SDM Universitas Negeri Jakarta Angkatan 2025 sukses menggelar International Management Science Conference IMSC 2026.
JAKARTA, HITV – Konferensi hybrid tersebut berlangsung di Gd RA Kartini lantai 8 UNJ dan disiarkan live via Zoom-YouTube sejak pukul 08.30 WIB hingga sore.
Mengangkat tema “Transforming Global Workplaces: Organizational Behavior, Digital HRM, Diversity, Equity, Inclusion, and Leadership in a Borderless Era”, IMSC 2026 jadi ruang diskusi isu SDM paling relevan saat ini: AI, kepemimpinan digital, dan inklusi di dunia kerja global.
Sekitar 100 peserta hadir luring dan 400 peserta daring ikut dalam forum ini. Pesertanya datang dari akademisi, praktisi, mahasiswa, peneliti, hingga profesional lintas institusi nasional dan internasional.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNJ, Prof. Dr. Mohamad Rizan, SE, MM, resmi membuka acara. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa doktoral yang menghadirkan forum ilmiah internasional untuk pertukaran gagasan dan penguatan jejaring akademik global.
Turut hadir Koordinator PDIM UNJ Prof. Dr. Umi Widyastuti, SE, ME. serta 4 dosen pengampu Kapita Selekta: Prof. Dr. Dra. Dewi Susita, Prof. Dr. Rd. Tuty Sariwulan, Dr. Widya Parimita, dan Hania Aminah, SPd., MM. Ph.D.
Tiga narasumber utama membagi insight strategis:
1. Prof. Dr. Yusliza Mohd Yusoff, Universiti Malaysia Terengganu
Bahas AI-Driven and Green Human Resource Management. Intinya: AI + Green HRM jadi fondasi talenta global berkelanjutan. Dunia kerja masa depan makin “hijau”, tanpa batas geografis, dan full dukungan teknologi AI.
2. Kun Wahyu Wardana, Askrindo
Angkat Digital Leadership and Talent Transformation. Pesannya: teknologi penting, tapi kunci sukses organisasi ada di pemimpin yang mampu kembangkan kapasitas manusia, bangun budaya belajar, dan optimalkan kolaborasi manusia-AI.
3. Mr. River Chen, Dean Jukuan Academy & Chairman BulkTEK Industries
Paparkan Block-Based Collaboration Inclusion and Sustainable Leadership. Konsep “kolaborasi berbasis blok” disebut model kerja masa depan. Efektif lintas lokasi, zona waktu, dan budaya. Kepemimpinan berkelanjutan jadi perekat ekosistem digital yang inklusif dan kompetitif.
Ketua pelaksana dari PDIM SDM UNJ Angkatan 2025 bilang, IMSC 2026 adalah implementasi nyata Mata Kuliah Kapita Selekta. Targetnya bukan cuma akademik, tapi juga perluas jejaring profesional dan kontribusi ke ilmu manajemen SDM global.
Acara ini didukung MRT Jakarta, Askrindo Syariah, Askrindo, PT Nasional Reasuransi Indonesia, STIE Mulia Pratama, Jasa Raharja Putra, Sambel Rampai by Mayko, serta partisipasi mandiri mahasiswa PDIM SDM UNJ Angkatan 2025.
Lewat IMSC 2026, diharapkan lahir gagasan inovatif dan kolaborasi strategis untuk wujudkan organisasi dan SDM yang adaptif, inklusif, berkelanjutan menghadapi tantangan dunia kerja digital. (\•/)
Editor: Ning
Sumber: Humas PDIM SDM UNJ
- Penulis: Ning





Dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan, wartawan HITV dilengkapi Surat Tugas dan ID Card yang masih berlaku dan namanya tercantum dalam Box Redaksi saat di scanning barcode.